4 Tradisi Halloween yang Kerap Dilakukan di Beberapa Negara dan Asal Usulnya

Rifan Aditya

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 23:41 WIB
4 Tradisi Halloween yang Kerap Dilakukan di Beberapa Negara dan Asal Usulnya
Ilustrasi Halloween - Tradisi Halloween (Pixabay)

emudian mereka  menaruh sebuah mangkuk berisi makanan di luar pintu rumah untuk menahan hantu-hantu itu masuk. Seiring berjalannya waktu, orang-orang mulai tidak takut pada hantu dan memakan makanan persembahan untuk hantu itu sendiri. 

Beberapa orang percaya jika kebiasaan inilah yang menjadi awal mula dari permainan trick or treat. Namun ada cerita lain, yang mengatakan jika trick or treat dimulai saat orang-orang memberikan kue sebagai ketidakseimbangan atas doa-doa yang ditujukan untuk kerabat mereka yang sudah meninggal pada malam All Soul's Day di Inggris. 

Seiring berjalannya waktu, kini trick or treat ditandai dengan kedatangan anak-anak kecil yang mengenakan kostum kemudian berkeliling dari rumah ke rumah untuk meminta "trick or treat" atau mendapatkan hadiah seperti cokelat, kue, makanan, permen, ataupun uang.  Ini adalah tradisi Halloween yang paling populer.

3. Apple Bobbing  

Tradisi Apple bobbing merupakan salah satu tradisi yang masih ada hingga sekarang saat Halloween. Permainan ini biasanya akan dimainkan dengan mengisi wadah besar dengan udara lalu memasukkan apel ke dalamnya. Karena apel tidak sepadat udara, maka apel akan muncul di permukaan. 

Para pemain kemudian akan mencoba menangkap apel di dalam udara tersebut hanya dengan menggunakan gigi mereka. Jika ada yang menggunakan tangan maka akan dianggap curang. Nama lain dari bobbing apel adalah 'dooking', 'apel merunduk' dan juga 'apel bebek'.  

4. Kostum Menyeramkan 

Orang-orang pada malam Halloween percaya jika roh-roh dari dunia lain akan kebumi. Mereka takut hantu tersebut memasuki rumah dan menyebabkan masalah.

Oleh karena itu, mereka mulai menggunakan kostum dan topeng menyerupai hantu untuk menipu. Agar percaya bahwa mereka adalah sama seperti roh-roh lain.  

baca juga

Nah itulah tadi beberapa tradisi Halloween yang sampai saat ini masih ada. Peringatan Halloween menjadi hari libur nasional terbesar kedua di Amerika Serikat setelah natal.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Indonesia Tidak Merayakan Halloween? Ini 5 Jawabannya

Kenapa Indonesia Tidak Merayakan Halloween? Ini 5 Jawabannya

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 07:16 WIB

Halloween Merayakan Apa? Begini Sejarah dan Tradisinya

Halloween Merayakan Apa? Begini Sejarah dan Tradisinya

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 20:46 WIB

Cara Nonton SMTWON Wonderland 2022, Siap-siap Pesta Halloween 30 Oktober!

Cara Nonton SMTWON Wonderland 2022, Siap-siap Pesta Halloween 30 Oktober!

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 15:46 WIB

Terkini

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB