Bukan Cak Imin atau Khofifah, Kalau Mau Didukung Massa NU Prabowo Perlu Gandeng Tokoh Ini..

Dany Garjito, Fita Nofiana

Senin, 31 Oktober 2022 | 12:33 WIB
Bukan Cak Imin atau Khofifah, Kalau Mau Didukung Massa NU Prabowo Perlu Gandeng Tokoh Ini..
Menhan Prabowo Subianto melambaikan tangan saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2022). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp].

Suara.com - Ketua umum (ketum) PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin belakangan memang digadangkan bakal maju jadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo Subianto 2024 mendatang.

Kedua petinggi partai itu sudah tampak 'mesra' sejak pendaftaran partai di KPU. Baik PKB dan Gerindra juga sudah menyatakan untuk koalisi.

Kendati Cak Imin yang juga tokoh NU digadangkan sebagai calon kuat pendamping Prabowo. Namun Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyebutkan bahwa ada tokoh NU lain yang lebih bisa menguntungkan Prabowo.

"Sangat rasional Muhamin Iskandar itu jadi pasangannya Prabowo Subianto yang kemudian agak ramai karena elektabiltas Muhaimin tidak muncul secara signifikan," kata Adi dalam wawancara di stasiun televisi nasional.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerindra) Prabowo Subinato (kiri) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) berjabat tangan usai mendaftarkan partainya masing-masing sebagai Calon Peserta Pemilu tahun 2024 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerindra) Prabowo Subinato (kiri) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) berjabat tangan usai mendaftarkan partainya masing-masing sebagai Calon Peserta Pemilu tahun 2024 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut Adi, jika disandingkan dengan Cak Imin maka suara untuk Prabowo tak diuntungkan secara dignifikan.

"Yang kedua sebenarnya Prabowo Subianto tak perlu pusing-pusing, misalnya cari cawaprsnya entah itu Khofifah atau yang lain kalau PKB mampu mengkonversi suaranya menjadi suaranya Muhaimin Iskandar," ujar Adi.

"PKB itu kan punya 9,6 sekian persen tapi Muhaimin Iskanadar cuma nol koma sekian persen, artinya jarak antara pemilih PKB dengan pemilih Muhaimin rentangnya sangat signifikan," imbuhnya.

Kecilnya elektablitas Cak IMin kemudian memunculkan nama lain yakni Gubernur Jawa Timur Khofifah Endar Parawansa yang disebut bisa mengisi kekosongan suara Prabowo di kalangan NU dan Jawa Timur.

Namun khofifah saja menurutnya tidak cukup karena Khofifiah sendiri masih berppotensi maju lagi di Jawa Timur dan hanya mewakili 50 persen suara Jawa Timur.

baca juga
Menhan Prabowo Subianto memuji kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam puncak milad ke-45 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (29/10). [Dok. DPP Partai Gerindra]
Menhan Prabowo Subianto memuji kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam puncak milad ke-45 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (29/10). [Dok. DPP Partai Gerindra]

"Saya di berbagai kesmepatan mengatakan kalau memang yang dicari adalah basis politiknya Nahdiyin, enggak usah susah-susah Gus Yahya aja sebagai ketua PBNU untuk dirangkul Prabowo dan bisa maju jelas dan clear," ungkap Adi.

Menurut Adi PBNU adalah satu ormas terbesar hampir 60 persen yang mengaku Islam adalah Nahdatul Ulama, tapi ketika disounding di publik nama seperti Gus Yahya belum muncul signifikan.

"Kalau mau menyederhanakan lagi persoalan kalau mau ngomong kepentingan NU, tokoh Nahdiyin saat ini ya Kyai Maruf Amin untuk mendampingi Prabowo," kata Adi.

"Basis politiknya juga jelas saat ini wapres, sangat kuat di NU," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Subianto Ngaku Tak Ingin Jadi Presiden di Atas Perpecahan Bangsa, Apa Maksudnya?

Prabowo Subianto Ngaku Tak Ingin Jadi Presiden di Atas Perpecahan Bangsa, Apa Maksudnya?

News | Senin, 31 Oktober 2022 | 10:48 WIB

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, PKB Mengusahakan Muhaimin Jadi Capres

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, PKB Mengusahakan Muhaimin Jadi Capres

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 20:44 WIB

Terkuak! Ini Alasan Prabowo Subianto Terobsesi Jadi Presiden Walau Sudah 3 Kali Gagal Nyapres

Terkuak! Ini Alasan Prabowo Subianto Terobsesi Jadi Presiden Walau Sudah 3 Kali Gagal Nyapres

News | Senin, 31 Oktober 2022 | 09:47 WIB

Terkini

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:49 WIB

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:42 WIB

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:30 WIB

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:45 WIB

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:05 WIB

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

×