Terkuak! Ini Alasan Prabowo Subianto Terobsesi Jadi Presiden Walau Sudah 3 Kali Gagal Nyapres

Agatha Vidya Nariswari | Elvariza Opita | Suara.com

Senin, 31 Oktober 2022 | 09:47 WIB
Terkuak! Ini Alasan Prabowo Subianto Terobsesi Jadi Presiden Walau Sudah 3 Kali Gagal Nyapres
Prabowo Subianto (Suara.com/Alfian Winanto)

Suara.com - Semangat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk mencalonkan diri di pemilihan presiden seolah tak ada tandingannya. Pasalnya sudah 3 kali gagal nyapres pun Prabowo masih bersemangat menjajal peruntungan di tahun 2024 mendatang.

Tentu menjadi pertanyaan besar, apa yang sebenarnya menyebabkan Prabowo sangat berdedikasi mengejar posisi sebagai RI 1?

Pertanyaan ini yang akhirnya dijawab oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani. Dikutip dari WartaEkonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Muzani membenarkan bila Prabowo memang memiliki sebuah obsesi kalau berkesempatan menjadi presiden.

Tak neko-neko, ternyata Prabowo terobsesi untuk melihat rakyat Indonesia menatap masa depan dengan penuh senyuman.

"Apa yang akan dilakukan Prabowo kalau beliau jadi presiden? Yang menjadi obsesi beliau cuma satu saja, beliau ingin melihat rakyat tersenyum menatap masa depan," ucap Muzani dalam konsolidasi dan temu kader DPD Gerindra Bali, Rabu (26/10/2022).

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani (Suara.com/Bagaskara)
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani (Suara.com/Bagaskara)

"Kalau rakyat senyum menghadapi masa depan, itu artinya dia optimis bahwa anaknya bisa sekolah, anaknya bisa berobat, dan anaknya mudah mendapat pekerjaan," lanjutnya.

Hal ini, menurut Muzani, bisa terwujud apabila tercipta persatuan dan kesatuan di Indonesia. "Itu sebabnya mengapa Pak Prabowo memutuskan untuk bekerja sama dengan Presiden Jokowi. Karena beliau menyadari bahwa kegotongroyongan diperlukan dalam membangun dan memajukan bangsa kita," terang Muzani.

Karena itulah, Partai Gerindra yang memiliki visi misi serupa sepakat untuk kembali mengusung Prabowo menjadi capres pada 2024. Muzani menuturkan, dalam situasi yang serba tidak menentu seperti sekarang maka diperlukan pemimpin dengan visi yang jelas.

Selain itu diperlukan pula pemimpin dengan karakter yang kuat, tegas, serta disegani negara-negara di dunia. "Karena itu kami merasa tidak berlebihan kalau Prabowo adalah orang yang tepat untuk memimpin bangsa kita ke depan," ujar Muzani.

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menemui Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd J. Austin III di Gedung Pentagon, Virginia, Amerika Serikat, Kamis (20/10/2022) pagi. (Dok. Tim Media Prabowo)
Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menemui Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd J. Austin III di Gedung Pentagon, Virginia, Amerika Serikat, Kamis (20/10/2022) pagi. (Dok. Tim Media Prabowo)

Wakil Ketua Umum MPR RI itu membeberkan sejumlah bukti pernyataannya. Misal ketika Prabowo disegani dan dihormati kala melakukan lawatan internasional sebagai seorang Menteri Pertahanan.

"Kunjungan Pak Prabowo ke Pentagon bertemu Menhan AS menunjukkan bahwa beliau memiliki pergaulan yang begitu luas dan diplomasi pertahanan yang baik dan dihormati," terang Muzani.

"Kalau kemampuan itu kemudian ditingkatkan dalam kursi kepresidenan. Insya Allah bangsa Indonesia akan lebih baik ke depan," sambungnya.

Bahkan Muzani sudah menyiapkan satu tagline khusus untuk mendukung Prabowo di Pilpres 2024. "Wis Wayahe Prabowo Presiden (sudah waktunya Prabowo presiden)," tegas Muzani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Ingin Elite Politik Bersatu Jadi Penyejuk Demi Kebaikan Negara

Prabowo Ingin Elite Politik Bersatu Jadi Penyejuk Demi Kebaikan Negara

Riau | Minggu, 30 Oktober 2022 | 20:05 WIB

Penjelasan Soal Pernyataan Muhaimin Sebut Prabowo Capres 2024

Penjelasan Soal Pernyataan Muhaimin Sebut Prabowo Capres 2024

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 19:29 WIB

Prabowo Memuji Kinerja Presiden Joko Widodo

Prabowo Memuji Kinerja Presiden Joko Widodo

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:21 WIB

Ditanya Pilih Anies atau Ganjar, Ridwan Kamil Langsung Melotot: Pengantin Tak Bisa Milih Jodohnya Sendiri

Ditanya Pilih Anies atau Ganjar, Ridwan Kamil Langsung Melotot: Pengantin Tak Bisa Milih Jodohnya Sendiri

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:39 WIB

Denny Siregar Colek AHY Usai Anies Dikabarkan Temui Aher, 'Begitu Syulid, Padahal Agus Baik...'

Denny Siregar Colek AHY Usai Anies Dikabarkan Temui Aher, 'Begitu Syulid, Padahal Agus Baik...'

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 17:23 WIB

Terkini

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:33 WIB

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?

DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:15 WIB

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:13 WIB

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:03 WIB

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:59 WIB