Warga Ukraina Rayakan Kemenangan di Kherson, Tapi Perang Belum Berakhir

Siswanto, BBC

Minggu, 13 November 2022 | 16:00 WIB
Warga Ukraina Rayakan Kemenangan di Kherson, Tapi Perang Belum Berakhir
BBC

Suara.com - Pejabat Ukraina memperingatkan bahwa “perang belum berakhir” setelah Rusia menarik mundur pasukannya dari Kherson, seiring dengan perayaan kemenangan yang dilakukan warga Ukraina akhir pekan ini.

Warga bersorak sorai menyambut pasukan Ukraina di Kherson – satu-satunya ibu kota daerah yang dikuasai oleh Moskow sejak Februari silam – pada Jumat (11/10).

Pemandangan yang sama juga dilaporkan di sejumlah wilayah di Ukraina, seperti di ibu kota Kyiv dan Odesa.

Namun, kendati ambisi Rusia untuk menguasai Ukraina berhasil dipatahkan, para pejabat tetap waspada.

Penasehat menteri pertahanan Ukraina, Yuriy Sak, mengatakan kepada BBC bahwa saat ini “terlalu dini untuk bersantai”.

“Kami selalu yakin kami dapat membebaskan Kherson,” katanya kepada program Radio 4 BBC.

Baca juga:

“Dan kami percaya diri bahwa kini Rusia mulai meyakini bahwa mereka tak akan bisa memenangkan perang ini. Kami menyaksikan kepanikan mereka. Kami menyaksikan betapa paniknya mesin propaganda mereka.

“Tentu saja, ini adalah momen yang sangat penting, tapi… perang belum benar-benar berakhir.”

baca juga

Saat ini, Kherson kekurangan pasokan air bersih, obat-obatan dan makanan. Pasokan darurat mulai berdatangan dari kota tetangga, Mykolaiv, menurut ajudan wali kota Kherson, Roman Golovnya.

Golovnya berkata saat ini hanya ada sekitar 70.0000 hingga 80.000 penduduk Kherson, sedangkan sebelum perang kota itu ditinggali 320.000 jiwa.

Presiden Ukraina Volodymir Zelensky mengemukakan bahwa “sebelum melarikan diri dari Kherson, para penjajah menghancurkan seluruh infrastruktur penting – komunikasi, pasokan air, dan listrik".

Belum jelas kapan listrik di kota itu akan kembali pulih – sedangkan wilayah-wilayah terdekat diperkirakan akan kembali dialiri listrik dalam waktu beberapa hari ke depan.

Pemadaman listrik ini membuat sejumlah toko roti di Kherson berhenti memproduksi roti.

Zelensky menambahkan pasukan Ukraina telah memulai tugas besar untuk membongkar ranjau dan jebakan yang dipasang oleh Rusia di Kherson dan sekitarnya.

Sementara itu, televisi Ukraina telah melanjutkan siaran di wilayah tersebut – sumber utama bagi banyak warga Ukraina.

Penasehat menteri pertahanan Ukraina, Yuriy Sak, memperingatkan risiko serangan rudal yang kemungkinan terus terjadi – sama seperti yang diungkapkan oleh kepala militer Kyiv, Oleksiy Kuleba.

Rusia terus menembakkan rudal yang menyasar infrastruktur energi milik Ukraina dalam beberapa pekan terakhir, sehingga mengganggu pasokan energi negara itu.

Kuleba mengatakan kepada BBC: “Selama sebulan terakhir… kami telah serangan besar-besaran terhadap permukiman penduduk di Ukraina. Sekarang saya ingin mengatakan bahwa ancaman serangan roket di wilayah Kyiv tetap tinggi.

Sementara itu, mantan kepala Dewan Keamanan Nasional Ukraina, Oleksandr Danylyuk, memperingatkan bahwa pasukan Rusia yang telah mundur dari Kherson akan menyeberangi sungai Dnipro untuk "melakukan pertahanan".

Dia mengatakan kepada BBC, "itu akan menempatkan mereka [pada] posisi yang menguntungkan".

Baca juga:

Moskow mengatakan sekitar 30.000 personel telah dibawa keluar dari daerah itu, bersama dengan sekitar 5.000 perangkat militer, persenjataan dan aset lainnya.

Seperti yang ditunjukkan oleh editor internasional BBC, Jeremy Bowen, keputusan untuk menarik diri "telah menyelamatkan nyawa tentara yang mungkin tewas dalam pertempuran yang tidak bisa mereka menangkan" dan memungkinkan mereka untuk ditugaskan di tempat lain di negara itu.

Kementerian Pertahanan Inggris mencatat pada hari Sabtu (12/11) bahwa "sangat mungkin" pasukan Rusia menghancurkan jembatan jalan dan rel di atas sungai Dnipro sebagai bagian dari upaya mundur mereka.

Sebuah foto yang menampilkan keruntuhan Jembatan Antonivksy – yang menjadi sarana penyeberangan utama – muncul pada hari Jumat (11/11). Masih belum jelas bagaimana kerusakan itu terjadi.

Pada Sabtu (12/11) pagi, foto lain muncul menunjukkan kerusakan bendungan Nova Kakhovka, sekitar 58 km timur laut kota Kherson.

Perusahaan citra satelit AS Maxar menulis unggahan via Twitter bahwa "bagian bendungan dan pintu air" telah dihancurkan.

Sebuah jalan raya dan jalur kereta api melintasi bendungan dan foto dari Maxar menunjukkan bahwa sarana infrastruktur itu telah terputus.

Adapun rekaman video yang diverifikasi oleh BBC, menunjukkan ledakan besar di salah satu ujung bendungan.

Ukraina dan Rusia menuduh satu sama lain berencana untuk membobol bendungan dengan bahan peledak, yang meningkatkan ancaman banjir di wilayah Kherson.

Penarikan pasukan berarti Rusia telah kehilangan ibu kota administratif salah satu dari empat wilayah yang dianeksasi secara ilegal pada bulan September.

Pada Sabtu (12/11), Moskow mengumumkan kota pelabuhan bernama Henichesk – yang terletak lebih dari 200 km tenggara Kherson, dekat Krimea yang diduduki Rusia – akan menjadi ibu kota pengganti sementara.

Kantor berita Rusia Interfax mengatakan pihak berwenang mengevakuasi semua kantor regional, serta "patung dan artefak bersejarah", dari tepi barat sungai Dnipro - yaitu dari kota Kherson dan sekitarnya.

Lebih dari 115.000 orang dievakuasi dari daerah itu, lapor Interfax.

Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace, mengatakan penarikan pasukan Rusia dari Kherson menandai "kegagalan strategis lainnya" bagi Moskow.

"Pada bulan Februari, Rusia gagal mencapai salah satu tujuan utamanya kecuali Kherson," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Sekarang dengan penarikan pasukan di sana, warga Rusia pasti bertanya pada diri sendiri: 'Untuk apa semua ini?'

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa

Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:20 WIB

Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas

Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:09 WIB

Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia

Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:10 WIB

Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?

Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:34 WIB

Intelijen Rusia Disinyalir Bantu Iran Hancurkan Pangkalan Militer AS Tanpa Menyentuh

Intelijen Rusia Disinyalir Bantu Iran Hancurkan Pangkalan Militer AS Tanpa Menyentuh

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:16 WIB

Paradoks Ekspor Bioenergi Indonesia ke Rusia di Tengah Transisi Energi

Paradoks Ekspor Bioenergi Indonesia ke Rusia di Tengah Transisi Energi

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:45 WIB

Perang Iran Belum Selesai, Trump Kini Tantang Rusia dan China hingga Ancam Putin

Perang Iran Belum Selesai, Trump Kini Tantang Rusia dan China hingga Ancam Putin

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:30 WIB

Rusia Rekrut Warga Miskin Jadi Tentara Perang, Dijanjikan Uang Melimpah

Rusia Rekrut Warga Miskin Jadi Tentara Perang, Dijanjikan Uang Melimpah

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:06 WIB

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:11 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×