7 Nama Capres Alternatif Dirilis Bikin Kaget, Ada Iriana Jokowi

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Senin, 14 November 2022 | 15:37 WIB
7 Nama Capres Alternatif Dirilis Bikin Kaget, Ada Iriana Jokowi
Ibu Negara Iriana Jokowi mengenakan pakaian hasil dari tenunan khas Balai Panjang, Kota Payakumbuh. [Dok.Klikpositif.com]

Suara.com - Bursa survei calon presiden atau capres 2024 sejauh ini kerap memunculkan nama-nama populer yang sudah malang melintang di dunia pemerintahan. Sebut saja Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Prabowo Subainto hingga Ridwan Kamil.

Namun, apa jadinya jika nama-nama yang dimunculkan sebagai capres merupakan pilihan alternatif? Baru-baru ini, Gerakan Nasional Pemimpin Alternatif (GPA) 2024 memunculkan tujuh nama figur capres alternatif.

Salah satu nama yang dimunculkan adalah istri Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi. Selain Iriana, ada juga nama La Nyalla Mahmud Mattalitti, Andika Perkasa, Moeldoko, Tito Karnavian, Amran Sulaiman dan Rizal Ramli.

Adapun pilihan capres alternatif itu diambil berdasarkan penjaringan enam indikator. Pertama belum pernah menjadi kandidat dalam Pilpres dan kedua mendapat dukungan masyarakat.

Lalu ketiga memiliki pengalaman memimpin lembaga negara. Keempat berstatus sarjana. Kelima bukan bagian fungsionaris partai politik. Dan terakhir memiliki komitmen memajukan Indonesia.

Koordinator nasional GPA 2024, Ilham Muhammad menjelaskan landasan pihaknya sampai memunculkan tujuh figur pemimpin alternatif. Ini dilakukan demi menghindari polarisasi di tengah rakyat, sebagaimana yang terjadi di Pilpres sebelumnya.

Ilham mengatakan, gerakan nasional pemimpin alternatif 2024 merupakan sebuah gerakan penetralisir penggiringan opini capres tertentu melalui media dan media sosial dalam kurun dua tahun terakhir.

"Juga memantik masyarakat Indonesia untuk menelaah figur alternatif yang memiliki kapabilitas menjadi kepala negara," terang Ilham seperti dikutip dari Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Senin (14/11/2022).

Selain itu, Ilham menjelaskan jika gerakan ini dilakukan untuk mendorong figur potensial menunjukkan visi ke-Indonesia-an kepada masyarakat.

“Maka akan muncul bentuk partisipasi masyarakat dalam menghadirkan pemimpin alternatif agar tercipta iklim demokrasi yang berdaulat dan bermartabat,” pungkasnya.

Pada akhirnya, gerakan tersebut dinilai akan mendorong Partai Politik lebih terbuka mengusung capres alternatif secara elegan dan profesional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rencana Pensiun Jokowi: Kembali ke Solo dan Jadi Warga Biasa

Rencana Pensiun Jokowi: Kembali ke Solo dan Jadi Warga Biasa

| Senin, 14 November 2022 | 15:30 WIB

Ibu Negara Terpeleset Saat Menuruni Tangga Pesawat di Bali

Ibu Negara Terpeleset Saat Menuruni Tangga Pesawat di Bali

| Senin, 14 November 2022 | 15:24 WIB

Surya Paloh Ngaku Apes Belum Dapat Pemodal Sokong Koalisi Anies, Politisi PKS: Uang Bukan Segala-galanya!

Surya Paloh Ngaku Apes Belum Dapat Pemodal Sokong Koalisi Anies, Politisi PKS: Uang Bukan Segala-galanya!

News | Senin, 14 November 2022 | 15:15 WIB

Ketum Partai Jangan GR! Jokowi Tak Pernah Beri Sinyal Dukung Capres Tertentu

Ketum Partai Jangan GR! Jokowi Tak Pernah Beri Sinyal Dukung Capres Tertentu

News | Senin, 14 November 2022 | 14:57 WIB

10 Tahun Hidup di Khayalan, Pengusaha Mini Gold Ini Siap Beli 5 Unit Mobil Esemka

10 Tahun Hidup di Khayalan, Pengusaha Mini Gold Ini Siap Beli 5 Unit Mobil Esemka

News | Senin, 14 November 2022 | 15:04 WIB

Batik Air Kembalikan Koper Kaesang yang Nyasar ke Bandara Kualanamu

Batik Air Kembalikan Koper Kaesang yang Nyasar ke Bandara Kualanamu

Sumut | Senin, 14 November 2022 | 15:05 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB