Survei Pilpres 2024: 65,9 Persen Masyarakat Indonesia Tak Sudi Jokowi Maju Cawapres

Agung Sandy Lesmana | Rakha Arlyanto | Suara.com

Selasa, 15 November 2022 | 16:02 WIB
Survei Pilpres 2024: 65,9 Persen Masyarakat Indonesia Tak Sudi Jokowi Maju Cawapres
Survei Pilpres 2024: 65,9 Persen Masyarakat Indonesia Tak Sudi Jokowi Maju Cawapres. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom

Suara.com - Lembaga survei Political Weather Stations (PWS) merilis hasil survei yang menyatakan jika 65,9 persen masyarakat Indonesia tidak sepakat Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024.

"Mayoritas publik atau 65,9 persen responden menyatakan tidak setuju apabila Jokowi dicalonkan sebagai wakil presiden pada Pemilu 2024." kata peneliti PWS Sharazani dalam pemaparannya yang disiarkan secara virtual, Selasa (15/11/2022).

Sedangkan sebanyak 27,5 persen masyarakat menyatakan setuju jika Jokowi maju sebagai cawapres di 2024. Kemudian 6,6 persen di antaranya menjawab tidak tahu.

Sementara itu, mengenai perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu 2024, sebanyak 74,2 persen menyatakan tidak sepakat. Hanya 21,5 persen masyarakat yang menginginkan wacana tersebut.

Di sisi lain, masyarakat menyatakan puas berada di bawah masa pemerintahan Jokowi selama jadi presiden dengan persentase 54,7 persen. Sebanyak 43,9 persen lainnya menyatakan kurang puas.

Hasil tersebut, menurut Sharazani tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi mengalami penurunan jika dibandingkan dengan hasil survei yang pernah dilakukan PWS sebelumnya.

"Tingkat kepuasan publik mengalami penurunan jika dibandingkan survei-survei PWS sebelumnya," ujar Sharazani.

Untuk diketahui, survei PWS dilaksanakan pada 4-11 November 2022. Adapun populasi dari survei ini adalah WNI yang sudah mempunyai hak pilih atau seluruh penduduk Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun dan/atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah.

Survei ini melibatkan sebanyak 1.200 responden yang dinyatakan diperoleh melalui teknik pencuplikan secara acak sistematis (systematic-random sampling).

Margin of error dari survei ialah +/- 2,83 persen pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara melalui telepon dengan pedoman kuesioner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Cari Keuntungan Politik' Reaksi Menohok Ketua PDIP soal Anies Bertemu Gibran di Solo

'Cari Keuntungan Politik' Reaksi Menohok Ketua PDIP soal Anies Bertemu Gibran di Solo

Jakarta | Selasa, 15 November 2022 | 15:54 WIB

GP Mania Koar-koar Deklarasi Ganjar Capres Digelar HUT 10 Januari, PDIP: Kami Tak Tunduk dengan Keinginan Relawan!

GP Mania Koar-koar Deklarasi Ganjar Capres Digelar HUT 10 Januari, PDIP: Kami Tak Tunduk dengan Keinginan Relawan!

News | Selasa, 15 November 2022 | 14:36 WIB

'Bisa Saja Akhir Tahun', PKS Yakin Koalisi Bersama Demokrat dan NasDem Segera Deklarasi

'Bisa Saja Akhir Tahun', PKS Yakin Koalisi Bersama Demokrat dan NasDem Segera Deklarasi

News | Selasa, 15 November 2022 | 13:04 WIB

Koalisi dengan PKB, Seberapa Besar Peluang Prabowo dan Gerindra Tarik Suara NU di Pilpres?

Koalisi dengan PKB, Seberapa Besar Peluang Prabowo dan Gerindra Tarik Suara NU di Pilpres?

News | Selasa, 15 November 2022 | 12:31 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB