Disentil Andi Arief, Waketum NasDem Kirim Balasan Telak: Jangan Sensi Deh!

Agung Sandy Lesmana

Senin, 21 November 2022 | 10:28 WIB
Disentil Andi Arief, Waketum NasDem Kirim Balasan Telak: Jangan Sensi Deh!
Politikus Partai Demokrat Andi Arief diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (10/5/2022), sebagai saksi kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Ali, menegaskan, bahwa anggota koalisi tidak ada yang berhak membatasi partai lain untuk berbicara. Termasuk membatasi bakal calon presiden (bacapres) dari NasDem, Anies Baswedan untuk bertemu dengan figur mana pun.

Pernyataan Ali itu menyusul pernyataan Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief meminta NasDem sebaiknya fokus untuk membangun Koalisi Perubahan dari pada sibuk menawarkan cawapres di luar PKS dan Demokrat.

Ali awalnya menjelaskan, Koalisi Perubahan yang sedang dijajaki NasDem, Demokrat dan PKS sifatnya setara sehingga kemudian semua partai yang ada di koalisi memiliki hak yang sama, memiliki derajat yang sama, memiliki kewajiban yang sama. Menurutnya, semua harus saling menghargai.

"Tidak anggota koalisi yang berhak membatasi partai lain untuk berbicara, atau untuk ketemu siapa saja ataupun membatasi Anies Baswedan sebagai calon presiden yang diusung oleh Partai Nasdem untuk ketemu siapa saja," kata Ali kepada wartawan dikutip Senin (21/11/2022).

Ali menegaskan, pertemuan atau diskusi yang dilakuakn oleh Anies atau orang lain itu bukan berarti melanggar komitmen yang sudah disepakati, karena itu sampai hari ini kita sedang melakuakn komunikasi-komunikasi politik.

"Nah, persoalan kemudian menjadi masalah adalah ketika kita selalu berprasangka," tuturnya.

Di sisi lain, kata dia, NasDem sangat menghormati Partai Demokrat. Termasuk jika Demokrat memasang baliho Anies-AHY di sejumlah daerah.

baca juga

"Bagi kami itu adalah mekanisme yang terjadi di dalam Partai Demokrat dan itu kami hargai. Walaupun di internal koalisi itu tidak pernah memunculkan nama AHY seabagi wakil presden," tuturnya.

Lebih lanjut, untuk itu, kata Ali, ketika dirinya mewacanakan Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal cawapres Anies, hal tersebut merupakan pendapat pribadinya.

"Begitu juga kemudian ketika saya memberikan wacana diskursus yang terjadi di publik dengan adanya pertemuan Gibran dengan Anies bukan berarti itu menjadi putusan koalisi. Mari kita jangan sama-sama sensi deh," pungkasnya.

Pernyataan Andi Arief

Andi Arief sebelumnya mengomentari soal NasDem yang menyebut Gibran memiliki peluang untuk mendampingi Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.

Melalui akun Twitter-nya, @Andiarief__ meminta agar NasDem fokus terhadap apa yang telah dibicarakan dalam koalisi perubahan antara NasDem-PKS-Demokrat.

"Sebaiknya konsentrasi saja pada apa yang sudah dibicarakan di koalisi. Bulatkan saja tekad, bahwa NasDem bergabung bersama PKS dan Demokrat memilih di jalur perubahan," kata Andi Arief seperti dikutip pada Kamis (17/11/2022).

Politisi Partai Demokrat Andi Arief (kiri) seusai diperiksa oleh penyidik KPK. (Suara.com/Welly H)
Politisi Partai Demokrat Andi Arief (kiri) seusai diperiksa oleh penyidik KPK. (Suara.com/Welly H)

Andi lantas memperingatkan agar NasDem tidak menawarkan posisi calon wakil presiden kepada figur di luar PKS dan Demokrat.

"Jangan setiap bertemu figur di luar PKS dan Demokrat, Nasdem menawarkan sana-sini," lanjutnya.

Cuitan dari salah satu elite Demokrat ini pun kontan menjadi sorotan dari netizen. Netizen tampaknya setuju dengan pernyataan dari Andi Arief.

Dalam komentarnya, netizen juga menilai jika NasDem tampaknya masih mencla-mencle.

"Om mungkin Pak Anies mau ambil amunisi," ujar netizen.

"Kader Partai NasDem harusnya konsisten dengan apa yang sudah diutarakan ke publik bahwa untuk urusan cawapres Pak Anies Baswedan diserahkan kepada beliau untuk memilihnya. Jangan tebar usulan si A atau si B tanpa memperhatikan usulan dari pendukung partai koalisi lainnya," imbuh netizen lain.

"Betul Pak Andi jangan setengah-setengah. Kasih tahu lah jadi keuntungan buat koalisi sebelah," kata netizen lain.

"Tawarannya Demokrat nggak menarik atau NasDem lagi bargaining position sama PKS dan Demokrat," tambah netizen lain.

"Bener, Mas. Rakyat tidak suka yang mencla-mencle," komentar netizen lainnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Picu 'Bara' Di Tubuh PPP, Kader Ramai Membelot Dukung Capres NasDem: "Elite Partai Ka'bah Ketar-ketir"

Anies Picu 'Bara' Di Tubuh PPP, Kader Ramai Membelot Dukung Capres NasDem: "Elite Partai Ka'bah Ketar-ketir"

News | Senin, 21 November 2022 | 09:28 WIB

Meriah FKM Yogyakarta Deklarasi Dukung Capres NasDem, Rocky Gerung: Massa PPP 98 Persen Ke Anies

Meriah FKM Yogyakarta Deklarasi Dukung Capres NasDem, Rocky Gerung: Massa PPP 98 Persen Ke Anies

News | Senin, 21 November 2022 | 07:13 WIB

Sepucuk Surat Penuh Tanda Tangan Dari Relawan Loyal Jokowi, Minta Megawati Restui Ganjar Nyapres

Sepucuk Surat Penuh Tanda Tangan Dari Relawan Loyal Jokowi, Minta Megawati Restui Ganjar Nyapres

News | Senin, 21 November 2022 | 06:25 WIB

Begini Kira-kira, Kalau Anies Nekat Diduetkan dengan AHY Buat Pilpres 2024

Begini Kira-kira, Kalau Anies Nekat Diduetkan dengan AHY Buat Pilpres 2024

News | Senin, 21 November 2022 | 04:45 WIB

Ternyata Nama Gibran Tak Pernah Dibahas jadi Cawapres Anies di Tim Kecil

Ternyata Nama Gibran Tak Pernah Dibahas jadi Cawapres Anies di Tim Kecil

Video | Senin, 21 November 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu

Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:02 WIB

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:57 WIB

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung

No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:48 WIB

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:37 WIB

Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!

Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:35 WIB

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:34 WIB

Sensor Media Venezuela Bikin Warga Kalang Kabut Cari Keluarga yang Terjebak Pascagempa Bumi

Sensor Media Venezuela Bikin Warga Kalang Kabut Cari Keluarga yang Terjebak Pascagempa Bumi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:33 WIB

Indonesia Berpotensi Ciptakan Jutaan Green Jobs, Seberapa Siap SDM Kita?

Indonesia Berpotensi Ciptakan Jutaan Green Jobs, Seberapa Siap SDM Kita?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:30 WIB