Cak Imin: Jika Sistem Pemilu Tak Baik akan Lahirkan Anak Haram Pemerintahan Jadah!

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 21 November 2022 | 12:18 WIB
Cak Imin: Jika Sistem Pemilu Tak Baik akan Lahirkan Anak Haram Pemerintahan Jadah!
Cak Imin: Jika Sistem Pemilu Tak Baik akan Lahirkan Anak Haram Pemerintahan Jadah! (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, mengatakan, bahwa jika sistem pemilihan umum atau Pemilu berjalan tidak baik, hanya akan melahirkan anak haram atau pemerintahan yang jadah.

Hal itu disampaikan Cak Imin dalam acara launching Lembaga Saksi Pemenangan Nasional di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2022).

Cak Imin awalnya mengatakan, demokrasi harus dijalankan dengan benar dan konsisten. Menurutnya, PKB bertanggung jawab atas hal tersebut, untuk itu pihaknya membentuk lembaga saksi pemenangan untuk menjaga jalannya demokrasi yang jujur hingga adil.

"Insya Allah dengan demokrasi yang terjaga sistem pemilu yang adil ini akan membawa bangsa kita menjadi bangsa yang kuat rakyat akan memiliki daya kemandirian politik seperti hal harapan dan cita-cita kita," kata Cak Imin.

Menurutnya, kedaulatan politik menjadi syarat hadirnya kedaulatan ekonomi hingga legitimasi pemerintahan yang sah, jujur dan adil.

Ia menilai Indonesia hanya mimpi menjsdi negeri yang berdaulat, mimpi menjadi negeri yang punya kedaulatan politik kalau gagal melahirkan pemerintahan yang kuat, jujur, adil dan demokratis.

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar. (Dok: DPR)
Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. (Dok: DPR)

"Ini lah yang menjadi syarat kita sebagai sebuah partai yang ikut pemilu 2024 dan insya Allah apa yang anda semua siapkan lembaga saksi pemenangan nasional tidak hanya berkontribusi kepada PKB saja tapi berkontribusi kepada sistem pemilu yang demokratis yang melahirkan pemerintahan yang baik," tuturnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI ini menegaskan, jika sistem pemilihan umum atau pemilu berjalan tidak baik, maka hanya akan melahirkan pemerintahan yang jadah.

baca juga

"Kalau sistem pemilihan yang tidak baik pasti akan melahirkan anak haram pemerintahan yang jadah, pemerintahan yang tidak konsisten terhadap jalannya sistem yang kita bangun," tuturnya.

"Oleh karena itu apa yang kita lakukan bukan semata-semata untuk kemenangan PKB tetapi untuk sebuah negeri yang demokratis terbuka adil dan makmur," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Para Capres Jaga Politik Tetap Sejuk karena Situasi Dunia Sedang Tidak Berjalan Normal

Jokowi Minta Para Capres Jaga Politik Tetap Sejuk karena Situasi Dunia Sedang Tidak Berjalan Normal

News | Senin, 21 November 2022 | 12:02 WIB

Wanti-wanti Jokowi Ke Bakal Capres-Cawapres: Jangan Politisasi Agama, Jangan!

Wanti-wanti Jokowi Ke Bakal Capres-Cawapres: Jangan Politisasi Agama, Jangan!

News | Senin, 21 November 2022 | 11:55 WIB

Malaysia Hadapi Parlemen Gantung untuk Pertama Kali usai Tak Ada Partai yang Amankan Kursi Mayoritas

Malaysia Hadapi Parlemen Gantung untuk Pertama Kali usai Tak Ada Partai yang Amankan Kursi Mayoritas

News | Senin, 21 November 2022 | 09:54 WIB

Hadiri Penutupan Muktamar Muhammadiyah, Ini Pesan Wapres Ma'ruf Amin

Hadiri Penutupan Muktamar Muhammadiyah, Ini Pesan Wapres Ma'ruf Amin

News | Minggu, 20 November 2022 | 22:46 WIB

Pemilu Malaysia 2022, Soal Stigmasisasi Lapangan Kerja 'Tiga D'

Pemilu Malaysia 2022, Soal Stigmasisasi Lapangan Kerja 'Tiga D'

Video | Minggu, 20 November 2022 | 17:21 WIB

Terkini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49 WIB

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

The Last House Seharusnya Menjadi Film Tentang Keluarga Bukan Monster

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:19 WIB

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:16 WIB

×