Sindiran Kabareskrim Buat Geng Sambo: Lempar Balik Isu Tambang Ilegal, Ungkit Muslihat Kasus Brigadir J

Farah Nabilla

Sabtu, 26 November 2022 | 11:32 WIB
Sindiran Kabareskrim Buat Geng Sambo: Lempar Balik Isu Tambang Ilegal, Ungkit Muslihat Kasus Brigadir J
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. [ANTARA/Laily Rahmawaty]

Suara.com - Kasus dugaan suap hasil tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim) semakin memanas usai Kabareskrim Komjen Agus Andrianto menyerang balik Geng Sambo dengan berbagai sindiran. Momen ini sekaligus dipakai Agus untuk membantah tudingan yang ditujukan kepadanya.

Diketahui sebelumnya seorang mantan anggota polisi bernama Ismail Bolong menyebut bahwa ada petinggi Polri yang menerima suap miliaran rupiah dari bisnis tambang ilegal Kaltim. Agus Andrianto menjadi salah satu nama yang disebutnya.

Sempat bekerja di Divisi Propam Polri, Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan dimintai keterangan terkait kasus tersebut. Kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, mereka membenarkan, namun enggan berkomentar banyak.

Menanggapi keterangan tersebut, Kabareskrim Agus Andrianto langsung menyerang balik Geng Sambo dan berikut sindiran-sindiran yang ia lontarkan.

Sebut Ismail Bolong Dipaksa Hendra

Agus Andrianto tak terima dan langsung membantah tudingan yang dilontarkan Hendra dan Sambo. Ia bahkan mengatakan, bahwa Ismail Bolong menyebut namanya karena dipaksa oleh Hendra Kurniawan.

“Apalagi sudah diklarifikasi karena dipaksa,” kata Agus, Kamis (24/11/2022) malam.

Tanggapannya kepada Geng Sambo itu didasarkan pada bukti klarifikasi dari Ismail Bolong. Ismail mengklaim bahwa video kesaksian pada bulan Februari 2022 lalu dilakukan di bawah tekanan dari Hendra Kurniawan yang saat itu menjabat sebagai Karopaminal Divisi Propam Polri

Balik Menuduh Geng Sambo

baca juga

Dalam kesempatan yang sama, Agus menuduh balik Hendra dan Sambo yang justru terlibat kasus dugaan suap hasil tambang ilegal tersebut. Ia bahkan menyebut mereka sengaja melakukannya untuk mengalihkan mata publik dari isu pembunuhan Brigadir J.

"Jangan-jangan, mereka yang terima dengan tidak teruskan masalah, lempar batu untuk mengalihkan isu," pungkas Agus.

Singgung Kasus Brigadir J Direkayasa

Agus mengatakan laporan hasil penyelidikan kasus tambang yang diteken oleh Sambo itu mungkin saja direkayasa dan ditutupi. Ia lantas menyamakannya dengan BAP dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

"Maklum lah kasus almarhum Brigadir Yosua aja mereka menutup-nutupi," ujar Agus Andrianto dalam keterangan tertulis, Jumat (25/11/2022).

Agus juga menyinggung penyelidikan awal atas kematian Yosua, yang tidak lepas dari tekanan Geng Sambo. Semua yang tergabung, katanya, menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.

"Lihat saja BAP awal, semua tersangka pembunuhan alm. Brigadir Yosua," lanjutnya.

Kabareskrim Dinilai Tak Hormati Penyelidikan

Pengamat kepolisian Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menilai bantahan Agus itu menunjukkan sikap yang tidak menghormati hasil pemeriksaan Propam Polri.

“Justru bantahan Kabareskrim itu menunjukkan beliau tidak menghormati hasil pemeriksaan institusi pengawasan internal dalam hal ini Biro Paminal, Divpropam,” kata Bambang mengutip ANTARA, Sabtu (26/11/2022).

Ia menyebut jika bantahan itu tidak dapat menjadi alasan untuk menghentikan pemeriksaan terhadap kasus dugaan uang suap tambang batu bara ilegal di Kalimantan Timur. Bahkan menurutnya, bantahan Agus seperti alibi para pelaku pidana.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Sengit, Kubu Ferdy Sambo dan Kabareskrim Saling Serang Soal Dugaan Aliran Dana Tambang Ilegal

Makin Sengit, Kubu Ferdy Sambo dan Kabareskrim Saling Serang Soal Dugaan Aliran Dana Tambang Ilegal

Purwokerto | Sabtu, 26 November 2022 | 05:44 WIB

Kabareskrim Sebut Geng Sambo Lempar Batu Alihkan Isu, Soal Keterlibatanya Terima Suap Tambang Ilegal

Kabareskrim Sebut Geng Sambo Lempar Batu Alihkan Isu, Soal Keterlibatanya Terima Suap Tambang Ilegal

Serang | Jum'at, 25 November 2022 | 20:17 WIB

CEK FAKTA: Ferdy Sambo Pakai Uang di Rekening Brigadir J Buat Bisnis Nakoba, Benarkah?

CEK FAKTA: Ferdy Sambo Pakai Uang di Rekening Brigadir J Buat Bisnis Nakoba, Benarkah?

Manado | Jum'at, 25 November 2022 | 19:07 WIB

Asal Mula Geng Sambo Vs Kabareskrim Saling Tuding soal Tambang Ilegal, Semua Karena Ismail Bolong

Asal Mula Geng Sambo Vs Kabareskrim Saling Tuding soal Tambang Ilegal, Semua Karena Ismail Bolong

News | Jum'at, 25 November 2022 | 18:38 WIB

Rekening Brigadir J Diblokir PPATK, Kamaruddin Simanjuntak: Saya yang Minta Lewat Kabareskrim

Rekening Brigadir J Diblokir PPATK, Kamaruddin Simanjuntak: Saya yang Minta Lewat Kabareskrim

News | Jum'at, 25 November 2022 | 18:12 WIB

Komjen Agus Jawab Isu Terima Setoran Bisnis Tambang, Singgung Kasus Brigadir J Ditutup-tutupi

Komjen Agus Jawab Isu Terima Setoran Bisnis Tambang, Singgung Kasus Brigadir J Ditutup-tutupi

Riau | Jum'at, 25 November 2022 | 18:09 WIB

Terkini

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:11 WIB

×