Ormas Garis Viral Gegara Copot Label Gereja di Gempa Cianjur, Ternyata Pernah Dipermasalahkan saat Pilpres 2019

Farah Nabilla

Senin, 28 November 2022 | 16:25 WIB
Ormas Garis Viral Gegara Copot Label Gereja di Gempa Cianjur, Ternyata Pernah Dipermasalahkan saat Pilpres 2019
Tangkapan tenda bantuan kemanusian gempa Cianjur label gereja dicopot [Instagram]

Suara.com - Publik sedang dihebohkan dengan munculnya video viral ulah anggota organisasi masyarakat (ormas) mencopot label gereja tenda bantuan. Kejadian ini pun menimbulkan keresahan beberapa pihak, termasuk Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

"Sangat disesalkan dan tidak boleh terulang lagi. Pencabutan label identitas pemberi bantuan tenda oleh oknum warga setempat di tenda pengungsian Cianjur," ujar Ridwan Kamil sebagaimana dikutip dari akun Instagram resminya, Minggu (27/11/2022).

Lantas seperti apakah profil Ormas Garis yang jadi perbincangan tersebut?

Profil Ormas Gerakan Reformis Islam (GARIS)

Ormas GARIS atau yang memiliki kepanjangan Gerakan Reformis Islam yang didirikan pada 24 Juni 1998. Organisasi masyarakat ini mulai dikenal karena pernah jadi pendukung pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno pada 2019 lalu.

Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy pernah mempersoalkan ormas Garis sebagai pendukung Sandiaga ini. Saat itul, Romahurmuzy yang merupakan anggota TKN Jokowi-Ma'ruf Amin menyentil soal massa terlarang HTI dan Gerakan Reformis Islam (GARIS) berada di belakang pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Pada saat itu, Prabowo menggunakan Toyota Vellfire warna hitam dengan plat nomor B 265 RIS saat berkunjung ke Cianjur Jawa Barat. Kemudian diketahui kendaraan itu dipinjamkan oleh Chep Hernawan selaku Ketua GARIS dan mengaku eks donatur ISIS.

Diduga ormas GARIS ini juga hadir sejak ijtima’ ulama 212. Menurut Ketua Umum PPP Romahurmuziy, salah satu pimpinan GARIS juga membiayai orang-orang Indonesia agar bergabung dengan ISIS di Syria.

Selain itu, ormas GARIS juga pernah terlibat dalam keributan yang melibatkan kelompok Debt-Collector di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Simpang Jalur Lingkar Selatan Cibolang Cisaat, Sukabumi pada Kamis (16/9/2021). Salah satu perwakilan GARIS dan Gerakan Anak Sukaumi Anti Ketidakadilan (Gasak 46 SC) mewakili tokoh masyarakat Cibatu, Kabupaten Sukabumi yang menjadi korban peristiwa tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sukabumi Kota Inspektur Polisi Satu Yanto Sudiarto menyampaikan pemicu keributan itu adalah adanya kesalahpahaman antara ormas dengan eksternal PT PCB selaku debt collector. Keributan tersebut menimbulkan luka dari kedua belah pihak berupa sobekan di kepala dan robek di bagian pelipis kiri.

Kekinian, ormas Garis jadi perbincangan lagi di tengah momen duka korban gempa Cianjur. Dalam video yang beredar, terlihat beberapa orang membongkar tulisan ‘Tim Aksi Kasih Gereja Reformed Injili Indonesia’.

Beberapa orang tersebut mencabut tulisan dari tenda biru tersebut. Mereka mencabut tulisan tersebut karena khawatir ada motivasi lain yang masuk melalui penyaluran bantuan gempa.

Ridwan Kamil pun meminta kepolisian khususnya Kapolda Jawa Barat untuk menindaklanjutinya agar tidak terulang kembali. Kapolsek Cianjur AKBP Doni Hermawan pun menyampaikan agar masyarakat tidak berprasangka buruk atas bantuan kemanusian yang diberikan.

"Kami menjamin keamanan masyarakat yang akan memberikan bantuan kemanusiaan. Selain itu, kami akan tindak tegas secara hukum apabila ada yang melakukan atau menghalangi pemberian bantuan kepasa masyarakat Cianjur," tutupnya.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lokasi Gempa Cianjur Jadi Tempat Wisata Bencana, BNPB Langsung Beri Peringatan Soal Ini

Lokasi Gempa Cianjur Jadi Tempat Wisata Bencana, BNPB Langsung Beri Peringatan Soal Ini

Bekaci | Senin, 28 November 2022 | 16:13 WIB

Heboh Wisata Bencana di Lokasi Gempa Cianjur, Warganet: Nggak Bersyukur, Sih

Heboh Wisata Bencana di Lokasi Gempa Cianjur, Warganet: Nggak Bersyukur, Sih

Mamagini | Senin, 28 November 2022 | 16:03 WIB

Ini Klarifikasi Kemensos soal Narasi Adopsi Bayi Korban Gempa Cianjur

Ini Klarifikasi Kemensos soal Narasi Adopsi Bayi Korban Gempa Cianjur

News | Senin, 28 November 2022 | 15:07 WIB

Gempa Susulan di Cianjur Semakin Jarang Terjadi, Pengungsi Diminta Pulang ke Rumah

Gempa Susulan di Cianjur Semakin Jarang Terjadi, Pengungsi Diminta Pulang ke Rumah

Tekno | Senin, 28 November 2022 | 15:02 WIB

Kocak! Aksi Bapak-Bapak Korban Gempa Cianjur Pakai Daster, Akibat Banyak Bantuan Pakaian Wanita

Kocak! Aksi Bapak-Bapak Korban Gempa Cianjur Pakai Daster, Akibat Banyak Bantuan Pakaian Wanita

Bogor | Senin, 28 November 2022 | 14:57 WIB

Istri Lupa Tutup Aurat Saat Gempa Cianjur, Ide Spontan Youtuber Dede Inoen Panen Pujian

Istri Lupa Tutup Aurat Saat Gempa Cianjur, Ide Spontan Youtuber Dede Inoen Panen Pujian

Entertainment | Senin, 28 November 2022 | 14:52 WIB

Kisah Walet: Anjing Pelacak Berhasil Temukan 10 Jenazah Korban Gempa Cianjur

Kisah Walet: Anjing Pelacak Berhasil Temukan 10 Jenazah Korban Gempa Cianjur

News | Senin, 28 November 2022 | 14:42 WIB

Terkini

KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!

KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:29 WIB

Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak

Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:15 WIB

BEM UI: Polisi Hadang Demo Mahasiswa di HI, Bahkan Sempat Larang Kami Salat Jumat!

BEM UI: Polisi Hadang Demo Mahasiswa di HI, Bahkan Sempat Larang Kami Salat Jumat!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:14 WIB

WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan

WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:02 WIB

Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!

Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:52 WIB

Gedung DPR RI 'Dibentengi' Beton Meski Titik Utama Demo Mahasiswa di Bundaran HI

Gedung DPR RI 'Dibentengi' Beton Meski Titik Utama Demo Mahasiswa di Bundaran HI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:46 WIB

'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa

'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:45 WIB

DPRD DKI Jakarta Sahkan Perda P4GN

DPRD DKI Jakarta Sahkan Perda P4GN

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:43 WIB

Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tahu! Ada Pengalihan dari Gambir  ke Jatinegara Imbas Demo di Jakarta

Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tahu! Ada Pengalihan dari Gambir ke Jatinegara Imbas Demo di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:24 WIB

Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar

Baru Sebulan Pascabencana Mematikan, Izin Tambang Andesit Terbit di Kawasan Hulu Sumbar

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:21 WIB