Terus Tertunda, China Masih Upayakan Kunjungan Presiden Xi Jinping ke Jepang

Diana Mariska
Terus Tertunda, China Masih Upayakan Kunjungan Presiden Xi Jinping ke Jepang
Presiden China Xi Jinping saat menggelar pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat di sela-sela KTT G20 di Nusa Dua, Bali, Indonesia, Senin (14/11/2022). [SAUL LOEB / AFP]

Setelah beberapa kali tertunda, pejabat China menyebut negara itu masih terus mengupayakan kunjungan resmi Presiden Xi Jinping ke Jepang.

Suara.com - Setelah beberapa kali tertunda, pejabat China menyebut negara itu masih terus mengupayakan kunjungan resmi Presiden Xi Jinping ke Jepang, yang disebut akan menjadi kunci bagi hubungan bilateral kedua negara.

Dalam wawancara dengan Kyodo News, Duta Besar China untuk Jepang, Kong Xuanyou, pada Kamis (1/12) mengatakan negaranya terus berusaha mengintensifkan pertukaran kunjungan di “tingkat pemimpin” dengan Jepang.

Dubes Kong juga menyebut bahwa jika terwujud, kunjungan Xi ke Jepang akan menjadi "hal penting dan kekuatan pendorong strategis yang tak ternilai" bagi hubungan kedua negara Asia Timur itu.

Sebelumnya, Xi diagendakan datang ke Jepang pada musin semi 2020 dan bertemu Kaisar Naruhito serta mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan mantan perdana menteri Shinzo Abe, yang tewas pada Juli lalu. Namun, rencana itu dibatalkan usai merebaknya wabah Covid.

Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Sudah 84 Persen, Tiga Menteri Kawal Langsung

Sementara itu, Xi telah bertemu dengan PM Fumio Kishida di sela-sela KTT Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Bangkok pada pertengahan bulan ini.

Hu Jintao menjadi presiden China terakhir yang datang ke Jepang sebagai tamu negara pada Mei 2008.

Meski demikian, Dubes Kong memberikan sinyal bahwa kedua negara masih mencoba mengatur kunjungan Xi ke Jepang, terlepas dari masih berlangsungnya pandemi.

Komentar mengenai kunjungan Xi ini muncul di tengah memanasnya hubungan antara China dan Jepang.

Kedua negara Asia itu berkonflik terkait kepemilikan Kepulauan Senkaku, yang diklaim oleh China. Kapal penjaga pantai China berulang kali memasuki perairan teritorial Jepang di sekitar Senkaku, termasuk pada minggu lalu.

Baca Juga: Sinopsis Film The Legend & Butterfly: Saat Haruka Ayase Bantu Oda Nobunaga Satukan Jepang

Sementara itu, kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ke Taiwan, pada Agustus juga telah meningkatkan tensi di kawasan.