Polsek Astanaanyar Bandung, Kasus Narkoba Kapolsek Sampai Bom Bunuh Diri

Iwan Supriyatna | Muhammad Yasir
Polsek Astanaanyar Bandung, Kasus Narkoba Kapolsek Sampai Bom Bunuh Diri
Petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan terkait suara ledakan di Mapolsek Astanaanyar, Rabu 7 Desember 2022. (ayobandung.com)

Belum usai kasus narkoba, Polsek Astanaanyar kembali digegerkan dengan dugaan aksi bom bunuh diri.

Suara.com - Belum usai kasus narkoba, Polsek Astanaanyar kembali digegerkan dengan dugaan aksi bom bunuh diri.

Polsek Astanaanyar Bandung belum lama ini menjadi sorotan lantaran Kapolsek Kompol Yuni Purwanti dan beberapa jajarannya terlibat kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Kompol Yuni pun dicopot sebagai Kapolsek Astanaanyar oleh Kapolda Jabar pada 17 Pebruari 2021.

Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. [Instagram Polsek Astanaanyar]
Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. [Instagram Polsek Astanaanyar]

Bom Bunuh Diri

Baca Juga: Kronologi Tengku Zanzabella Polisikan Nikita Mirzani Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik: Disebut Pemakai Narkoba-Sebarkan Nomor Ponsel

Pelaku yang diduga bom bunuh diri itu disebut-sebut sempat berupaya memaksa masuk Polsek Astanaanyar saat anggota sedang melakukan apel pagi.

Akibat peristiwa ini pelaku yang diduga bom bunuh diri ini meninggal dunia dan dilaporkan beberapa anggota mengalami luka-luka.

"Dugaan bom bunuh diri," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Rabu (7/12/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Densus 88 antiteror telah berada di tempat kejadian perkara untuk menyelidiki lebih dalam peristiwa bom bunuh diri tersebut.

Baca Juga: Bekuk 2 Bandar Sabu di Kampung Boncos, Polisi Sita Uang Rp 3 Juta Hasil Penjualan Narkoba