Prabowo Berpotensi Menang Pilpres Satu Putaran, Syaratnya Berpasangan dengan Sosok Ini

Agatha Vidya Nariswari
Prabowo Berpotensi Menang Pilpres Satu Putaran, Syaratnya Berpasangan dengan Sosok Ini
Menhan Prabowo Subianto melambaikan tangan saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2022). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp].

"Jika ini terjadi, gabungan dua tokoh yang konon sama-sama di-endorse Presiden Jokowi itu berpotensi memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran saja,"

Suara.com - Hasil survei memperlihatkan bahwa masyarakat sangat menantikan duet Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Berdasarkan analisis LSJ jika negarawan senior yang berpengalaman sekelas Prabowo Subianto berpasangan dengan tokoh muda yang enerjik dan populis seperti Ganjar Pranowo, potensi memenangkan Pilpres 2024 terbuka lebar," jelas Peneliti Senior LSJ, Iqbal Mawardi dikutip dari Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Kamis (8/12/2022).

Dalam survei, kekuatan Prabowo dan Ganjar disimulasikan secara head to head melawan pasangan manapun.

Namun, hasil membuktikan bahwa elektabilitasnya sulit untuk dibendung. Dua sosok yang di-endorse oleh Presiden Jokowi itu diprediksi bakal menang dalam satu putaran.

Baca Juga: Fakta-fakta Perjanjian Utang Piutang Anies dan Sandiaga Uno, Kesepakatan Rp 50 M Buat Pilkada DKI

"Lebih dari itu jika pilpres cukup satu putaran saja energi bangsa ini bisa lekas difokuskan untuk mengatasi berbagai tantangan nasional maupun global yang diperkirakan bakal lebih pelik pasca-2024 nanti," lanjutnya.

"Jika ini terjadi, gabungan dua tokoh yang konon sama-sama di-endorse Presiden Jokowi itu berpotensi memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran saja," pungkas Iqbal.

Diketahui, survei tersebut digelar pada 15-26 November 2022 di 34 provinsi dengan populasi seluruh penduduk Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas.

Sampel diperoleh dari 1.220 responden melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertahap atau multistate random sampling.

Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara tatap muka oleh tenaga terlatih dengan pedoman kuesioner.

Baca Juga: Presiden Jokowi Singgung Elektabilitas Prabowo di Acara HUT Partai Gerindra

Hasil survei mendapati batas kesalahan (margin of error) plus minus 2,81 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.