Surabaya Terancam! Mengenal Apa Itu Sesar Kendeng yang Bisa Memicu Gempa Bumi Magnitude 7

Rifan Aditya

Rabu, 14 Desember 2022 | 12:32 WIB
Surabaya Terancam! Mengenal Apa Itu Sesar Kendeng yang Bisa Memicu Gempa Bumi Magnitude 7
Surabaya Terancam! Mengenal Apa Itu Sesar Kendeng yang Bisa Memicu Gempa Bumi Magnitude 7 - Sesar Kendeng, salah satu sesar aktif di Jawa (Koulali dkk., 2016 "The Kinematics of Crustal Deformation in Java from GPS Observations: Implications for Fault Slip Partitioning")

Suara.com - Apa itu Sesar Kendeng? Keberadaan beberapa sesar aktif yang berposisi di Pulau Jawa memang perlu diwaspadai lantaran aktivitasnya yang berpotensi memicu gempa dengan potensi kekuatan cukup tinggi.

Salah satu sesar aktif yang ada di pantai utara Jawa dikenal dengan nama Sesar Kendeng. Mari mengenal apa itu Sesar Kendeng lebih lengkap, sebab patahan ini mengancam kota-kota termasuk Surabaya. 

Lokasi Sesar Kendeng

Sesar Kendeng merupakan zona sesar yang memanjang dari barat ke timur, yang dimulai dari selatan Semarang, Jawa Tengah hingga bagian barat Jawa Timur yang melintang sejauh 300 kilometer. Perlu diketahui, Sesar Kendeng ini terbagi dalam 6 (enam) segmen, yaitu:

1. Segmen Demak

2. Segmen Purwodadi

3. Segmen Cepu

4. Segmen Blumbang

5. Segmen Surabaya

baca juga

6. Segmen Waru.

Sesar Kendeng Memicu Gempa Bumi

Dikutip dari Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017, Sesar Kendeng ini terdiri dari kumpulan sesar-sesar naik dan lipatan-lipatan (blind faults) yang dapat diamati dari adanya anomali Bouguer di daerah ini.

Ahli gempa bumi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang juga Ketua Pokja Geologi Tim Revisi Peta Gempa Bumi Nasional, Danny Hilman Natawidjaja menyampaikan bahwa penemuan sesar darat di sepanjang pantai utara Jawa ini memiliki implikasi yang sangat penting bagi mitigasi bencana.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa Sesar Kendeng bisa memicu gempa bumi hingga kekuatan Magnitude 7 di sekitar Kota Surabaya.

Sesar Kendeng Adalah Sesar Aktif

Meskipun zona Sesar Kendeng telah diidentifikasi sebagai sesar naik yang aktif, namun periode keberulangannya belum diketahui. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa Sesar Kendeng ini adalah sebuah sesar yang masih aktif.

Dosen Teknik Geofisika, Fakultas Teknik Sipil Lingkungan dan Kebumian, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Amien Widodo (2019), mengungkapkan bukti pergerakan sesar naik Kendeng yang menyebabkan pergeseran lapisan tanah sampai dua meteran. Dikatakan pula bahwa bukti geologi ini ditemukan di kawasan Wringinanom, Gresik.

Sesar Kendeng di bagian barat diidentifikasi menyambung ke dalam sistem Sesar Semarang dan Sesar Baribis. Selanjutnya berdasarkan kajian peneliti gempa bumi Universitas Gadjah Mada (UGM), Gayatri Marliyani (2016), gempa-gempa dangkal berukuran menengah (M4-5) terjadi di sepanjang zona sesar ini dalam beberapa tahun terakhir. Bukti pergerakan sesar ini juga dapat diamati dengan adanya teras-teras sungai yang terangkat seiring dengan pergerakan sesar-sesar di daerah ini.

Sebelumnya, kajian peneliti dari Australian National University, A Koulali (2016), juga menemukan bahwa Sesar Kendeng ini memiliki mekanisme sesar naik dengan pergerakan ke selatan. Adapun kecepatan gerakannya hingga mencapai 5 milimeter per tahun dan bisa berdampak pada Kota Surabaya.

Dikutip dari laman LIPI, Sesar Kendeng adalah satu dari ratusan sumber gempa baru yang ditambahkan dalam revisi peta gempa bumi nasional. Pada peta gempa nasional tahun 2010, jumlah sesar di Jawa hanya 4, kini jadi 34. Jumlah sesar baru yang ditemukan kini jadi 295 zona, pada peta gempa bumi nasional 2010 hanya 81 zona.

Danny Hilman Natawidjaja, ahli gempa bumi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut potensi gempa bumi yang dipicu oleh Sesar Kendeng bisa mencapai kekuatan hingga Magnitude 7. Namun periode berulangnya belum diketahui.

Demikian ulasan mengenai apa itu Sesar Kendeng yang menarik untuk disimak. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Sebabkan Kerusakan 46 Rumah di Karangasem dan Berpeluang Tanah Longsor

Gempa Sebabkan Kerusakan 46 Rumah di Karangasem dan Berpeluang Tanah Longsor

Bali | Rabu, 14 Desember 2022 | 12:28 WIB

Gempa Susulan di Cianjur Tercatat 415, Ada Peningkatan Aftershock

Gempa Susulan di Cianjur Tercatat 415, Ada Peningkatan Aftershock

Purwasuka | Rabu, 14 Desember 2022 | 09:14 WIB

Penjelasan BMKG Terkait Gempa Magnitudo 4,0 di Pangandaran

Penjelasan BMKG Terkait Gempa Magnitudo 4,0 di Pangandaran

Purwasuka | Selasa, 13 Desember 2022 | 21:31 WIB

Terkini

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

×