Presiden Jokowi Ngaku Ketakutan Dipanggil Bawaslu: Saya Nggak Ngerti Kesalahan Apa Dipanggil

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 17 Desember 2022 | 20:27 WIB
Presiden Jokowi Ngaku Ketakutan Dipanggil Bawaslu: Saya Nggak Ngerti Kesalahan Apa Dipanggil
Presiden Jokowi membuka Konsolidasi Nasional (Konsolnas) 2024 jajaran pengawas pemilu di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Sabtu, (17/12/2022). [Tangkapan layar YouTube Pemilu]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) salah satu lembaga yang paling kuat dan sekaligus ditakuti peserta pemilihan umum (pemilu). Dia menceritakan pengalamannya pernah merasakan grogi dan takut saat dipanggil Bawaslu.

Hal itu disampaikan presiden saat membuka Konsolidasi Nasional (Konsolnas) 2024 untuk memantapkan kinerja dan soliditas jajaran pengawas pemilu dalam mengawal pengawasan tahapan penyelenggaraan pemilu tahun 2024 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada Sabtu (17/12/2022).

"Bawaslu ini hat-hati loh. Bawaslu ini sangat kuat, sangat ditakuti. Tapi bapak, ibu saudara tidak merasakan, bahwa bapak, ibu ini disegani, ditakuti. Karena saya pernah dipanggil Bawaslu Jakarta," kata Jokowi dalam sambutannya.

Mengetahui dirinya dipanggil, Jokowi mengaku bertanya-tanya tentang kesalahannya.

"Saya enggak ngerti kesalahan apa dipanggil. Sebelum saya datang ke Bawaslu saya betul-betul grogi betul saat itu. Artinya, bapak ibu semua ini ditakuti disegani," katanya.

Hal itu disampaikan Jokowi untuk mengingatkan Anggota Bawaslu, bahwa mereka memiliki kewenangan yang besar untuk memastikan proses Pemilu 2024 mendatang diawasi sebaik-baiknya.

"Peserta pemilu, siapapun lah, capres, cawapres, cagub, cawagub, semuanya kalau bapak, ibu panggil itu percaya saya, grogi. Apalagi diberitahu, ini peringatan terakhir Pak Cagub, ini peringatan terakhir Pak Capres, ngeri semuanya, karena saya pernah merasakan," kata Jokowi yang disambut tawa dan tepuk tangan pesera yang hadir.

"Saya ngomong ini karena pernah merasakan dipanggil dan saya takut betul saat itu," sambungnya.

Oleh karenanya, Jokowi meminta kepada seluruh anggota Bawaslu untuk memanfaatkan kewenangannya menyukses pemilu serentak 2024.

baca juga

"Dan saya berharap Bawaslu tidak hanya berhenti pada level pengawasan teknis pelaksanaan tahapan pemilu, tak hanya berhenti di situ. Bawaslu juga harus punya indeks kerawanan pemilu, ini bagus dan jangan berhenti sampai disitu," kata Jokowi.

Meski demikian, ia juga mengingatkan Bawaslu untuk tidak memanfaatkan kewenangannya secara berlebihan sehingga memberi kesan menakutkan.

"Begitu tadi saya beritahu, bapak, ibu dtakuti dan disegani loh, jangan jadi badan pembuat was was pemilu. Yang membuat was was masyarakat utuk memilih peserta pemilu untuk bersosialisasi," ujarnya.

"Artinya apa? Hingar bingar pemilu harus tetap terasa sebagai bagian dalam kita berdemokrasi. Ini penting sekali, harus hingar bingar. Harus hingar bingar pemilunya. Jangan sampai diselenggarakan pemilu senyap. Keliahatan enggak ada apa-apa, yang engggak benar juga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Data DPT Lemah, Jokowi Minta Bawaslu Bereskan: Kalau Pemerintah Hambat, Laporkan ke Saya!

Akui Data DPT Lemah, Jokowi Minta Bawaslu Bereskan: Kalau Pemerintah Hambat, Laporkan ke Saya!

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 19:02 WIB

Geruduk Bawaslu Pakai 30 Pengacara, Amien Rais Kini Minta Sumbangan buat Partai Ummat

Geruduk Bawaslu Pakai 30 Pengacara, Amien Rais Kini Minta Sumbangan buat Partai Ummat

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 19:26 WIB

Pemilu Serentak Tahun 2024 Bakal Jadi Pesta Demokrasi Terberat, Jokowi Ingatkan Bawaslu: Hati-Hati!

Pemilu Serentak Tahun 2024 Bakal Jadi Pesta Demokrasi Terberat, Jokowi Ingatkan Bawaslu: Hati-Hati!

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 18:46 WIB

Terkini

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:31 WIB

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:22 WIB

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:15 WIB

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:08 WIB

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:53 WIB

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

×