Instalasi Air Terpadu dari Kemensos Mampu Sediakan 12.000 Liter/Hari untuk Warga Klungkung

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 19 Desember 2022 | 09:07 WIB
Instalasi Air Terpadu dari Kemensos Mampu Sediakan 12.000 Liter/Hari untuk Warga Klungkung
warga Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung di, Bali sedang menikmati air bersih yang merupakan program Instalasi Air Terpadu dari Kemensos. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menjawab kebutuhan air bersih bagi warga Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung di, Bali, melalui program instalasi air terpadu. Program ini mampu menyediakan 12.000 liter air per hari atau sekitar 600 galon. Walhasil, program ini pun mulai dinikmati oleh masyarakat sekitar.

Ketut Mulyani (41), salah satu warga Klungkung yang mulai menikmati program tersebut. Berkat program Instalasi Air Terpadu, langkahnya kini terasa lebih ringan karena mulai Minggu, (18/12/2022) kemarin, ibu beranak 3 ini tak perlu lagi bolak balik ke kali (sungai) hanya untuk mencuci pakaian.

Mulyani dan 6 anggota keluarga lainnya dalam satu atap, tak perlu menampung air hingga semalaman untuk bisa mandi esok paginya. Kebutuhannya akan air, kini terjawab sudah. Warga Desa Kasaman, Kecamatan Klungkung, Bali ini, bisa kembali mencuci di muka rumah. Mandi pun tak lagi perlu bersusah payah.

"Senang sekali, airnya sudah lancar. Sekarang, mau nyuci kapan pun, mau pagi, siang, sore juga bisa, ga perlu repot jalan dulu ke kali," kata Mulyani saat ditemui di rumahnya di kawasan Klungkung, Sabtu, (17/12/2022) sore.

Sebelumnya, untuk mencuci baju saja, Mulyani harus berjalan sekitar 50 meter dari rumahnya dengan medan turunan menuju sungai. Termasuk, untuk mandi, dia harus lebih dulu menampung air semalaman pada bak-bak besar agar satu KK dengan 7 jiwa itu bisa mandi pada esok harinya.

Ini disebabkan oleh sulitnya air yang mengalir dari kran rumahnya. Menurut dia, kondisi ini juga dialami sejumlah warga di sekitar tempat tinggalnya.

"Dulu, kondisi airnya susah, kadang macet. Hidupnya di jam-jam tertentu, itu pun kecil ngalirnya. Makanya, nyuci susah, masak susah, mandi juga harus nampung," katanya.

Hal serupa dirasakan guru SDN 1 Kamasan, Ni Nengah Ardini, yang tinggal di mess sekolah. Selama tinggal di sana, dia juga memantau aliran air di sekolah dalam satu tahun terakhir yang diakuinya tidak lancar.

"Air di sekolah itu mengalirnya kurang lancar. Pagi itu (airnya) ga ngalir, paling siang, ngalirnya itu kira-kira jam 1 atau jam 2. Itu pun, kami tidak bisa menyalakan semua titik air atau kran yang ada, baik di WC maupun di wastafel, harus secara bergilir," kata Ardini saat ditemui di SDN 1 Kamasan.

baca juga

Menurut dia, kebutuhan air di sekolahnya mengajar menjadi penting lantaran anak-anak usia SD perlu menjaga kebersihan sebelum dan sesudah beraktivitas di dalam kelas.

"Air itu pasti jadi kebutuhan utama setiap hari, baik anak-anak untuk BAB, buang air kecil. Namanya juga anak-anak, jika tidak ada air, mereka pasti tidak mau menyiram atau kumuhlah jadinya WC di sekolah. Ini juga demi kebersihan dan kesehatan anak-anak kami," ucap wanita asal Pulau Dewata ini.

Sehingga, adanya air bersih untuk sekolahnya, dianggap mempunyai arti signifikan. "Kami, pihak sekolah di sini berharap dengan adanya bantuan air bersih, aliran air bisa lebih lancar. Jadi, kami di sekolah tidak kebingungan mencari air saat dibutuhkan, dan tidak kelabakan meladeni anak-anak," kata dia.

Dua Kebutuhan Jenis Air

Keresahan Mulyani dan Ardini terhadap air ini ditangkap Kemensos sebagai kebutuhan krusial warga yang harus segera dipenuhi.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Non Alam (PSKBSNA) Kemensos Mira Riyati Kurniasih mengatakan dampak terhadap kebutuhan air yang tidak terpenuhi bisa menimbulkan konflik di tengah-tengah warga.

"Karena bisa kita bayangkan ya, air itu 'kan menjadi kebutuhan pokok warga. Ketika air saja sulit didapatkan, bisa dipastikan ada dampak lanjutan atau konflik yang akan ditimbulkan," kata Mira di lokasi pengeboran sumur Desa Kamasan, Klungkung, Bali.

Untuk itu, pihaknya menuturkan dua kebutuhan jenis air telah disiapkan Kemensos melalui Program Keserasian Sosial untuk warga di Desa Kamasan, Klungkung, Bali.

"Setelah kami lakukan survey dan asesmen ke lapangan, kami upayakan pemenuhan terhadap dua kebutuhan jenis air untuk warga dengan membangun instalasi air terpadu di Desa Kamasan," ucap dia.

Dua jenis air itu, disampaikan Mira, yakni air bersih yang dapat digunakan untuk MCK dan air minum yang dapat langsung dikonsumsi.

Terkait kapasitas instalasi air terpadu untuk air bersih, dijelaskan dia, debitnya 2 liter per detik dapat mengaliri hingga 200 KK dalam satu desa. Sementara, untuk air minum mencapai 12.000 liter per hari atau dapat dikonversi menjadi 600 galon.

Pemenuhan kebutuhan air untuk warga Desa Kamasan ini, lanjutnya, dilaksanakan sebagai rangkaian Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2022 yang puncaknya akan digelar pada lusa, 20 Desember di Klungkung, Bali.

"Ini merupakan rangkaian kegiatan besar Kemensos, salah satu kegiatan yang kami lakukan di sini. Sebenarnya, terkait dengan air bersih, tidak hanya di Bali, kami juga lakukan di Cilincing, sebelumnya juga ada di Gunungkidul," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Mesin Gergaji Khusus dari Kemensos, Tukang Ukir di Klungkung Makin Produktif Bekerja

Terima Mesin Gergaji Khusus dari Kemensos, Tukang Ukir di Klungkung Makin Produktif Bekerja

News | Senin, 19 Desember 2022 | 08:35 WIB

7 Pemilik KTP Ini Berhak Terima PKH Rp750.000 dari Kemensos dan Cairkan Bantuan di Aplikasi Cek Bansos

7 Pemilik KTP Ini Berhak Terima PKH Rp750.000 dari Kemensos dan Cairkan Bantuan di Aplikasi Cek Bansos

Cianjur | Minggu, 18 Desember 2022 | 17:00 WIB

Penuhi Syarat Ini dan Cek Bansos PKH Ibu Hamil yang Cair Rp750.000 Desember 2022 dari Kemensos di Link Ini

Penuhi Syarat Ini dan Cek Bansos PKH Ibu Hamil yang Cair Rp750.000 Desember 2022 dari Kemensos di Link Ini

Cianjur | Minggu, 18 Desember 2022 | 16:00 WIB

Cek Bansos BLT BBM Tahap 2 via Link cekbansos.kemensos.go.id dan Cairkan Rp300.000 dari Kemensos

Cek Bansos BLT BBM Tahap 2 via Link cekbansos.kemensos.go.id dan Cairkan Rp300.000 dari Kemensos

Cianjur | Minggu, 18 Desember 2022 | 15:40 WIB

Cukup Pakai KTP untuk Cek Bansos PKH Lansia Tahap 4 Cair Rp600.000 Desember 2022 di Link Ini

Cukup Pakai KTP untuk Cek Bansos PKH Lansia Tahap 4 Cair Rp600.000 Desember 2022 di Link Ini

Cianjur | Minggu, 18 Desember 2022 | 15:05 WIB

Lengkapi Syarat Ini dan Cek Bansos BLT BBM Tahap 2 Cair Desember 2022 Rp300.000 di Link Ini

Lengkapi Syarat Ini dan Cek Bansos BLT BBM Tahap 2 Cair Desember 2022 Rp300.000 di Link Ini

Cianjur | Sabtu, 17 Desember 2022 | 21:00 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×