7 Fakta Kasus Penculikan Malika di Jakarta Pusat: Pelaku Pemulung, Beraksi Naik Bajaj

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 20 Desember 2022 | 11:07 WIB
7 Fakta Kasus Penculikan Malika di Jakarta Pusat: Pelaku Pemulung, Beraksi Naik Bajaj
Sudah dua pekan Malika Anastasya tak pulang ke rumah, setelah dijak pergi oleh seseorang yang bernama Yudi. Kepolisianpun menemui sejumlah kendala dalam penyelidikan. (Ist)

Suara.com - Sudah dua pekan Tunggal dan Oni, orang tua Malika Anastasya dirundung rasa sedih dan cemas, sebab putrinya belum juga pulang sejak Rabu (7/12/2022).

Malika yang berusia 6 tahun itu menjadi anak korban penculikan seorang pemulung yang diketahui bernama Yudi, di daerah Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Kakak Malika, Ardia Maharani yang terakhir kali melihat adiknya itu pergi  dengan Yudi pada 7 Desember 2022, sekitar 10 pagi. Hingga kini kepolisian masih terus mendalami kasus penculikan tersebut.

Apa saja fakta-fakta kasus tersebut? Berikut ulasannya.

Keluarga Malika mengenal sosok Yudi

Pemulung yang diketahui bernama Yudi diperkirakan berusia 35 sampai 40 tahun. Keluarga Malika diketahui pula sudah mengenal sosok Yudi.

Pemulung itu juga akrab dengan orang tua Malika sehingga beberapa kali membiarkan anak-anaknya pergi bersama Yudi. Sosok pemulung itu juga pernah beberapa kali memberikan uang kepada anak-anak Tunggal.

Sempat memberikan uang sebelum menculik Malika

Kakak Malika, Ardia mengatakan, pagi hari sebelum adiknya menghilang, Yudi sempat mampir ke warungnya, memesan kopi dan menanyakan nasi. Ardia diketahui memang membuka sebuah warung kopi kecil, di samping kios ikan hias orang tuanya.

baca juga

"Dia nanya, 'Kak masak nasi enggak?' Saya bilang enggak, enggak ada beras,'" kata Ardia.

Tak disangka, Yudi langsung mengeluarkan sejumlah uang kepada Ardia untuk membeli beras. Ia langsung pergi ke warung untuk membeli beras.

Penampilan Yudi tak seperti biasanya

Di hari ketika Malika hilang, penampilan Yudi tidak terlihat seperti biasanya. Ia mengenakan pakaian serba hitam, kemeja lengan panjang, celana panjang dan topi.

Padahal di hari-hari lain, penampilan Yudi hanya dengan pakaian seadanya lengkap dengan sebuah handuk yang menggantung di leher, sambil mengayuh sepeda yang dimodifikasi menjadi gerobak kayuh.

Berpura-pura ajak Malika beli ayam goreng

Ketika melancarkan aksinya, Yudi berpura-pura mengajak Malika untuk membeli ayam goreng yang lokasinya tak jauh dari kios ikan hias milik Tunggal.

Setelah disadari Malika tak kunjung kembali, atah Malika mendatangi penjual ayam goreng itu dan tidak menemui anaknya di sana.

Menurut Tunggal, penjual ayam goreng itu sempat menanyakan hubungan Yudi dengan Malika, dan pelaku menjawab kalau ia merupakan paman dari bocah itu.

"Sampai di tempat dia beli kentucky, sempat ditanya sama yang jualan, Malika ini siapa? Anak saya tuh yang ditanya yang kecil. Nah yang jawab itu si Yudi, 'saya mamangnya.' Terus ditanya lagi, mamang dari mananya? Dari ayah apa dari ibu? Kata si Yudi 'dari ibu' dia bilang gitu," kata Tunggal.

Malika dibawa menggunakan Bajaj

Setelah membeli ayam goreng, Yudi tidak membawa Malika kembali ke Kios ayahnya. Ia malah menghentikan sebuah Bajaj dan membawa bocah berusia 6 tahun itu pergi.

Detik-detik Yudi membawa pergi Malika menggunakan bajaj terekam kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi, dengan waktu tercatat pukul 10.10 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun kepolisian, Yudi dan Malika turun dari bajaj di sekitar Stasiun Jakarta Kota.

Kepolisian menemui kendala dalam penyelidikan

Kepolisian Resor Metro jakarta Pusat yang menangani kasus penculikan Malika mengaku menemui sejumlah kendala dalam penyelidikan.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengatakan, salah satu kendala yang ditemui kepolisian adalah minimnya informasi mengenai pelaku yang diketahui seorang pemulung.

Setelah itu, rentang peristiwa hilangnya Malika dengan pelaporan pihak keluarga ke polisi yang sampai dua hari juga menjadi kendala penyelidikan oleh kepolisian.

"Kemudian mereka melapor ke Polres Jakpus tanggal 9 dengan isi laporan terkait dengan kehilangan orang. Maka di sana didisposisi bantuan pencarian orang," ujarnya kepada awak media.

Sopir bajaj memiliki keterbelakangan mental

Kombes Komarudin mengaku jajarannya telah memeriksa sopir bajaj yang membawa Yudi dan Malika.

Namun ternyata sopir bajaj tersebut mengalami keterbelakangan mental, sehingga ia belum bisa menjawab satupun pertanyaan polisi mengenai perkara ini.

Hal tersebut membuat kepolisian harus melakukan pengecekan ulang terkait informasi yang disampaikan.

"Sopir bajaj ini bukan sopir asli, sopir tembak. Dan punya riwayat keterbelakangan mental. Mudah-mudahan misteri ini bisa segera kami ungkap," jelasnya.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Penculikan Anak di Gunung Sahari, Ini Cerita Kakak Kedua Malika

Kronologi Penculikan Anak di Gunung Sahari, Ini Cerita Kakak Kedua Malika

Video | Selasa, 20 Desember 2022 | 10:00 WIB

Ibu Malika Anastasya Bocah Perempuan Korban Penculikan: Ya Allah, Enggak Nyangka Dia Orang Jahat!

Ibu Malika Anastasya Bocah Perempuan Korban Penculikan: Ya Allah, Enggak Nyangka Dia Orang Jahat!

Jakarta | Senin, 19 Desember 2022 | 21:42 WIB

Kasus Penculikan Anak di Jakarta Pusat: Pelaku Ngaku Jadi Paman Korban

Kasus Penculikan Anak di Jakarta Pusat: Pelaku Ngaku Jadi Paman Korban

Video | Senin, 19 Desember 2022 | 20:30 WIB

Yudi, Pemulung yang Culik Anak Perempuan 6 Tahun Sempat Curhat ke Ibu Korban Soal Istrinya Meninggal

Yudi, Pemulung yang Culik Anak Perempuan 6 Tahun Sempat Curhat ke Ibu Korban Soal Istrinya Meninggal

Jakarta | Senin, 19 Desember 2022 | 20:46 WIB

Pemulung yang Culik Anak di Jakarta Pusat Sempat Jajan Ayam Goreng, Yudi Ngaku-ngaku Pamannya Malika

Pemulung yang Culik Anak di Jakarta Pusat Sempat Jajan Ayam Goreng, Yudi Ngaku-ngaku Pamannya Malika

News | Senin, 19 Desember 2022 | 19:40 WIB

Kronologi Penculikan Anak di Gunung Sahari, Orangtua Tak Sadar Malika Anastasya Dibawa Kabur Yudi

Kronologi Penculikan Anak di Gunung Sahari, Orangtua Tak Sadar Malika Anastasya Dibawa Kabur Yudi

News | Senin, 19 Desember 2022 | 18:48 WIB

Terkini

Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta

Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 11:06 WIB

Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu

Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:02 WIB

Cara Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Imbang Lawan Malaysia

Cara Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Imbang Lawan Malaysia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:00 WIB

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok Rp5,65 T, Tersisa Rp759 M

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok Rp5,65 T, Tersisa Rp759 M

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:56 WIB

SBR015 Hadir, bank bjb Buka Akses Investasi SBN Ritel Bagi Masyarakat

SBR015 Hadir, bank bjb Buka Akses Investasi SBN Ritel Bagi Masyarakat

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:56 WIB

Berapa Harga Stylus Pen Samsung Galaxy Tab Terbaru? Cek di Sini!

Berapa Harga Stylus Pen Samsung Galaxy Tab Terbaru? Cek di Sini!

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 10:51 WIB

Erick Thohir Pasang Badan Lindungi John Herdman dari Hujatan Suporter Garuda

Erick Thohir Pasang Badan Lindungi John Herdman dari Hujatan Suporter Garuda

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:50 WIB

InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2

InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:48 WIB

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:45 WIB

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

×