Sengkarut Masalah Beras Dan Pupuk Makin Menjadi, Legislator DPR Usulkan Reformasi Total

Bangun Santoso

Selasa, 27 Desember 2022 | 13:25 WIB
Sengkarut Masalah Beras Dan Pupuk Makin Menjadi, Legislator DPR Usulkan Reformasi Total
Anggota Komisi VI DPR RI Evita Nursanty. ANTARA/HO-PDIP/am.

Suara.com - Anggota Komisi VI DPR RI Evita Nursanty mengusulkan reformasi total dan strategi baru secara nasional untuk mengatasi permasalahan beras dan pupuk.

"Masalah beras dan pupuk ini sudah sangat lama dan tidak tuntas-tuntas. Butuh reformasi menyeluruh, mulai dari data, kelembagaan, pupuk-benih-pestisida, teknologi dan alat pertanian, kredit pertanian, harga, hingga manajemen stok," kata Evita Nursanty dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (27/12/2022).

Salah satu permasalahan yang cukup aneh, menurut dia, ketika mau meningkatkan produksi, alokasi dan anggaran untuk pupuk bersubsidi malah menurun dari tahun ke tahun.

"Jadi, banyak hal kontraproduktif sehingga kami sarankan adanya strategi baru nasional," kata Evita.

Setiap kali dirinya turun ke daerah pemilihan, kata dia, masalah pupuk bersubsidi yang terus muncul dari para petani.

"Prihatin sekali karena sepertinya tidak ada solusi permanen. Padahal, dunia saat ini dihantui ancaman krisis pangan sehingga dibutuhkan pembenahan yang cepat," kata anggota DPR RI dari Dapil Jateng III itu.

Evita menilai koordinasi dan komunikasi lintas kementerian/lembaga kurang begitu baik dalam urusan beras. Demikian pula koordinasi antara pusat dan daerah. Namun, hal itu tidak bisa dibiarkan terus, apalagi berpikir masalahnya dapat selesai dengan sendirinya.

"Butuh political will dan action yang cepat, sebelum berlarut-larut. Lebih heran lagi, di tengah upaya besar untuk menggenjot produksi beras, justru anggaran untuk pupuk bersubsidi terus menurun," ucapnya.

Wakil rakyat ini menyebutkan jumlah anggaran tersebut Rp34,31 triliun pada 2019, kemudian turun menjadi Rp31,1 triliun pada tahun 2020, pada tahun 2021 menjadi Rp29,1 triliun, kemudian turun lagi pada tahun 2022 yang hanya Rp25,3 triliun.

"Jadi, kebutuhan pupuk subsidi sebanyak 25,18 juta ton hanya bisa dipenuhi 9,5 juta ton atau sekitar 40 persen saja," kata dia

Begitu pula terkait dengan jenisnya. Dia menyebutkan dari lima jenis untuk 70 komoditas pertanian, menjadi hanya dua saja, yaitu urea dan NPK untuk hanya sembilan komoditas.

Evita menilai hal itu kontraproduktif terhadap upaya swasembada pangan yang berkelanjutan.

"Penurunan ini menurut saya kontraproduktif terhadap upaya swasembada pangan yang berkelanjutan. Pada waktu lalu ada indikasi kenaikan anggaran tidak diiringi dengan kenaikan produksi maka pengawasannya yang harus diperkuat, bukan malah dikurangi," katanya.

Ia menegaskan bahwa beras adalah komoditas strategis dalam ekonomi Indonesia karena beras merupakan makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia. Gangguan pada produksi dan distribusi bisa berdampak pada stabilitas. Oleh karena itu, isu beras tidak bisa dipandang enteng.

Terkait saling bantah data Kementan dan Bulog, Evita mengaku heran hal itu masih terus saja terjadi. Kementan bilang produksi beras surplus danstok cukup. Namun, menurut Bulog, kondisi defisit sehingga dibutuhkan beras impor.

Padahal, lanjut Evita, ada begitu banyak solusi yang bisa diberikan oleh kemajuan teknologi komunikasi dan informasi atau era digital saat ini.

Jika persoalannya tentang metodologi, kata dia, harus bisa disepakati bersama. Namun, egosektoralnya harus dihilangkan dengan memandang pada kepentingan nasional yang lebih utama.

Disebutkan pula bahwa data yang baik dibutuhkan, mulai dari pengadaan pupuk hingga penyaluran bantuan lainnya, termasuk dalam urusan stok.

"Itu berpengaruh ke semua. Jadi, kalau tidak mau diajak bersama-sama dari kementerian/lembaga atau antardaerah, perlu ada kekuatan yang bisa memaksa, yaitu dari Presiden RI," ujarnya. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawa Tengah Tak Butuh Beras Impor, Ganjar Pranowo: Jangan Sampai Masuk

Jawa Tengah Tak Butuh Beras Impor, Ganjar Pranowo: Jangan Sampai Masuk

Semarang | Selasa, 27 Desember 2022 | 13:20 WIB

Jokowi Resmikan Bendungan ke-33 di Sumedang

Jokowi Resmikan Bendungan ke-33 di Sumedang

Tantrum | Selasa, 27 Desember 2022 | 13:16 WIB

Indonesia Perlu Lakukan Reformasi Total dan Strategi Baru Atasi Masalah Beras dan Pupuk

Indonesia Perlu Lakukan Reformasi Total dan Strategi Baru Atasi Masalah Beras dan Pupuk

Tantrum | Selasa, 27 Desember 2022 | 12:46 WIB

Optimalkan Sistem Manajemen Aset di Seluruh Pabrik, Pupuk Kaltim Gelar Audit ISO 55001

Optimalkan Sistem Manajemen Aset di Seluruh Pabrik, Pupuk Kaltim Gelar Audit ISO 55001

Bisnis | Selasa, 27 Desember 2022 | 08:24 WIB

Mantap! Ganjar Tegas Tak Terima Beras Impor

Mantap! Ganjar Tegas Tak Terima Beras Impor

Bisnis | Senin, 26 Desember 2022 | 14:59 WIB

Beras Impor Mulai Banjiri Indonesia, Petani Makin Tercekik

Beras Impor Mulai Banjiri Indonesia, Petani Makin Tercekik

Bisnis | Senin, 26 Desember 2022 | 09:24 WIB

Bank Dunia Rilis Beras Indonesia Termahal se Asia Tenggara, Pemerintah Beri Bantahan

Bank Dunia Rilis Beras Indonesia Termahal se Asia Tenggara, Pemerintah Beri Bantahan

Purwokerto | Jum'at, 23 Desember 2022 | 21:06 WIB

Terkini

Investasi Pariwisata Tembus Rp39 Triliun: Warga Lokal Ikut Kaya atau Cuma Jadi Penonton?

Investasi Pariwisata Tembus Rp39 Triliun: Warga Lokal Ikut Kaya atau Cuma Jadi Penonton?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:58 WIB

Lebih Murah, Perahu Wisata di Ramang-Ramang Beralih dari BBM ke Listrik

Lebih Murah, Perahu Wisata di Ramang-Ramang Beralih dari BBM ke Listrik

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Tanoana mPae: Ketika Masyarakat Pamona Belajar Menjaga Pangan dari Sukma Padi

Tanoana mPae: Ketika Masyarakat Pamona Belajar Menjaga Pangan dari Sukma Padi

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Ini Kronologi Kasus Penipuan yang Libatkan Oknum THL Dishub dan Satpol PP Pemkot Surabaya

Ini Kronologi Kasus Penipuan yang Libatkan Oknum THL Dishub dan Satpol PP Pemkot Surabaya

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Tegas! Marc Marquez Bilang Jorge Martin Bukan Calon Juara Dunia MotoGP 2026

Tegas! Marc Marquez Bilang Jorge Martin Bukan Calon Juara Dunia MotoGP 2026

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Detik-Detik Menegangkan, Tim SAR Evakuasi Bayi 6 Bulan dari Reruntuhan Gempa Kolombia

Detik-Detik Menegangkan, Tim SAR Evakuasi Bayi 6 Bulan dari Reruntuhan Gempa Kolombia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Quarter Life Crisis dan Makna Kemerdekaan Gen Z: Merdeka Bekerja Belum Tentu Merdeka Hidup

Quarter Life Crisis dan Makna Kemerdekaan Gen Z: Merdeka Bekerja Belum Tentu Merdeka Hidup

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Donald Trump Umumkan Terbuka untuk Perang Lagi: Amerika Satu-satunya Pengendali Selat Hormuz

Donald Trump Umumkan Terbuka untuk Perang Lagi: Amerika Satu-satunya Pengendali Selat Hormuz

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Syarat Dokumen Wajib untuk Kredit Mobil Bekas: Segini Cicilan Syariah Avanza 2019

Syarat Dokumen Wajib untuk Kredit Mobil Bekas: Segini Cicilan Syariah Avanza 2019

Otomotif | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Transaksi BRImo Gagal? Begini Cara Praktis Lapor Keluhan Tanpa Perlu ke Bank

Transaksi BRImo Gagal? Begini Cara Praktis Lapor Keluhan Tanpa Perlu ke Bank

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:40 WIB

×