Mau Sanksi ASN LGBT, Gubernur Riau Bahas Taubat, Laknat, Syaraf dan Kejiwaan

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Kamis, 29 Desember 2022 | 18:02 WIB
Mau Sanksi ASN LGBT, Gubernur Riau Bahas Taubat, Laknat, Syaraf dan Kejiwaan
Gubernur Riau Syamsuar. [Ist]

Suara.com - Gubernur Riau Syamsuar menyatakan akan memberi sanski tegas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) jika mereka Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT). Alasan orang nomor satu di Riau itu, LGBT adalah tindakan menyimpang dari kodrat manusia yang membuat Allah SWT murka.

Tak cuma menyebut laknat, Syamsuar jika mengklaim bahwa LGBT bisa mempengaruhi gangguan kejiwaan. Ia bahkan mengklaim orang yang memiliki orientasi seksual LGBT bakal mengalami efek yang sangat kuat pada syaraf mereka.

"Selain dilaknat Allah SWT, perilaku LGBT dari sisi psikologi akan mempengaruhi kejiwaan dan memberi efek yang sangat kuat pada syaraf," klaim Syamsuar di Pekanbaru, Kamis (29/12/2022).

"Dampaknya pelaku merasa dirinya bukan lelaki atau perempuan sejati dan justru merasa khawatir terhadap identitas diri dan seksualitasnya," lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Syamsuar juga mengklaim bahwa LGBT memicu perilaku lainnya. Menurutnya, LGBT bisa membuat orang semakin terlibat dalam tindak kejahatan.

LGBT, baginya, dipicu oleh pergaulan bebas, sehingga bisa terpengaruh penggunaan obat-obat terlarang atau narkoba, seks bebas hingga terjangkit HIV/AIDS. Ia pun mengait LGBT dengan data orang yang terkena HIV/AIDS.

"Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, kasus HIV/AIDS di Riau tahun 2022 juga meningkat dan hingga Oktober 2022 terdapat 8.034 penderita penyakit HIV/AIDS (ODHA) di Provinsi Riau. Dari data tersebut, sebanyak 3.711 orang di antaranya sudah dalam stadium AIDS," ucapnya.

Karena itu, Syamsuar meminta mereka yang LGBT untuk segera berubah dan bertaubat, serta tak lupa beribadah memohon ampun sang pencipta. Pasalnya, LGBT dianggapnya sebagai perilaku yang mendatangkan murka Allah SWT.

Syamsuar pun tak segan akan memberikan sanski tegas bagi ASN yang LGBT. Ia bahkan meminta masyarakat untuk menjauhi kelompok LGBT dengan alasan bisa menurunkan kasus HIV/AIDS.

"Mari bersama menurunkan kasus HIV/AIDS dan menjauhi kelompok LGBT. Untuk melawan kelompok LGBT dan menurunkan kasus HIV/AIDS tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah saja, namun semua pihak dapat terlibat dan memasifkan sosialisasi tentang bahaya LBGT bagi generasi penerus bangsa," pesannya.

"HIV/AIDS ada penyebabnya, tapi belum ada obat penyembuhannya, untuk itu mari bersama-sama gencarkan sosialisasi bahaya LGBT, karena dapat merusak generasi penerus bangsa," tandas Syamsuar. [ANTARA]

LGBT Bukan Penyakit Kejiwaan, Homoseksual Sama Sehatnya dengan Heteroseksual

Lebih dari empat puluh tahun lalu, pada 17 Desember 1973, American Psychiatric Association (APA) menyatakan bahwa homoseksual bukanlah penyakit mental atau penyakit lain. Meski mengundang pro kontra, penyataan organisasi psikiatris terbesar di dunia itu telah mempu menggeser opini publik tentang kesetaraan LGBT.

"Kami tidak akan lagi menuntut label penyakit untuk orang-orang yang bersikeras bahwa mereka baik-baik saja dan tidak menunjukkan penurunan mental dalam efektivitas sosial," menurut penyataan APA.

Jauh sebelum APA menyatakan homoseksual bukan sebagai gangguan kejiwaan, peneliti Evelyn Hooker sudah membantah mitos populer tersebut, bahwa homoseksual secara inheren kurang sehat secara mental daripada heteroseksual melalui penelitiannya di tahun 1950-an.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Syamsuar Bakal Sanksi Tegas ASN Riau yang Terbukti LGBT

Gubernur Syamsuar Bakal Sanksi Tegas ASN Riau yang Terbukti LGBT

| Kamis, 29 Desember 2022 | 17:56 WIB

Sedih! Deretan Kisah Viral Paling Ngenes Sepanjang 2022, dari Batal Nikah Hingga Jadi Sadboy

Sedih! Deretan Kisah Viral Paling Ngenes Sepanjang 2022, dari Batal Nikah Hingga Jadi Sadboy

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 15:08 WIB

Kabar Gembira! Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS 2023, Begini Formasi dan Prioritasnya

Kabar Gembira! Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS 2023, Begini Formasi dan Prioritasnya

| Rabu, 28 Desember 2022 | 09:46 WIB

Rachmad Wijaya Bilang LGBT Penyimpangan Berbahaya, Harus Diberantas

Rachmad Wijaya Bilang LGBT Penyimpangan Berbahaya, Harus Diberantas

Sumbar | Senin, 26 Desember 2022 | 17:05 WIB

Gubernur Syamsuar Ajak Semua Berantas Perilaku Menyimpang LGBT di Bumi Melayu

Gubernur Syamsuar Ajak Semua Berantas Perilaku Menyimpang LGBT di Bumi Melayu

| Senin, 26 Desember 2022 | 14:20 WIB

Tetta Valentia, Istri Soleh Solihun yang Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Tetta Valentia, Istri Soleh Solihun yang Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Your Say | Minggu, 25 Desember 2022 | 08:07 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB