Cerita Mama-mama Papua Dapat Banyak Ilmu saat Ikuti Pelatihan Membatik dan Menjahit

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 30 Desember 2022 | 23:50 WIB
Cerita Mama-mama Papua Dapat Banyak Ilmu saat Ikuti Pelatihan Membatik dan Menjahit
Maria Watimena (65) dan ​Yonecenlince Ansaka (62), peserta pelatihan membatik dan menjahit yang diselenggarakan oleh Kemensos saat menunjukkan hasil karyanya. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), terutama untuk kawasan tertinggal. Terbaru, Kemensos menggelar pengembangan budaya wirausaha bagi masyarakat dari empat daerah di Papua yakni, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Supiori.

Pelatihan vokasional atau pemberian keterampilan membatik bagi masyarakat di Papua tersebut diselenggarakan pada 5-16 Desember 2022. Pelatihan ini disambut antusias oleh para peserta.

Yonecenlince Ansaka (62), salah satu peserta pelatihan mengaku senang mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Kemensos tersebut. Ada banyak ilmu yang didapatkan. Ini lantaran pelatihannya bersifat aplikatif serta langsung dipraktikkan dalam situasi yang sebenarnya.

"Kami sangat bersukacita dengan pelatihan kemarin. Ada banyak sekali yang didapatkan setelah mengikuti pelatihan ini. Sekarang saya sudah bisa membuat baju batik, saya juga bisa membuat baju daster meski belum begitu bagus hasilnya," tutur Yonecenlince Ansaka kepada awak media saat ditemu di rumahnya pada Jumat, (30/12/2022).

Wanita yang akrab disapa Mama Oce itu pun menceritakan dengan antusias bagaimana kegiatan yang berlangsung selama 12 hari tersebut. Kata dia, para peserta masing-masing diberi tantangan untuk bisa menghasilkan tiga potong batik dari kain yang diberikan.

Lebih jauh Mama Oce menjelaskan, untuk menghasilkan satu batik harus melalui proses yang panjang, mulai dari membuat pola pada kain, mencanting kain berpola, pewarnaan sebanyak tiga kali, pelorodan hingga penjemuran. Namun proses ini, ia tekuni hingga menghasilkan karya batik yang memiliki nilai seni.

"Saat proses pewarnaan itu, saya sempat kesulitan karena warnanya luntur. Tapi saya tidak menyerah, saya terus ikuti prosesnya sampai akhirnya saya bisa menghasilkan batik," tutur Mama Oce.

Tidak hanya itu, dari segi kreativitas, menurut Mama Oce, para peserta juga ditantang untuk mengembangkan desain, seperti desain motif buah mangrove, desain burung mambruk khas Papua, hingga desain ikan. Bahkan, para peserta juga ditantang untuk memadukan antara batik tulis dengan batik jumputan. 

"Jadi kami diberikan waktu untuk mendesain. Terserah mau apa motifnya, kalau saya buat ikan kurus-kurus," tutur Mama Oce dengan gelak tawanya mengenang momen bahagia tersebut.

Maria Watimena (65) peserta pelatihan membatik dan menjahit yang diselenggarakan oleh Kemensos saat menunjukkan hasil karyanya. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)
Maria Watimena (65) peserta pelatihan membatik dan menjahit yang diselenggarakan oleh Kemensos saat menunjukkan hasil karyanya. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Hal senada disampaikan oleh Maria Watimena (65), peserta pelatihan lainnya. Dia bercerita tentang bagaimana pelatihan menjahit yang diberikan oleh Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kemensos tersebut.

Wanita yang akrab disapa Mama Maria ini menjelaskan, selain diberikan keterampilan dalam hal membuat pola jahit, detail potongan dan jenis-jenis jahitan, para peserta juga dilatih untuk mengenal alat jahit hingga bongkar pasang mesin jahit.

"Sehingga kalau mesinnya rusak, kami juga bisa perbaiki," imbuhnya.

Mama Oce pun Mama Maria berharap, kegiatan ini dapat terus diselenggarakan. Sebab, untuk bisa mahir menjahit dan membatik, perlu dilakukan latihan secara terus menerus.

"Iya kalau bisa diselenggarakan kembali, jangan hanya sekali saja dan waktunya jangan sebentar. Selain itu, kalau ada pelatihan lagi, jangan lagi kasih orang baru,tapi tetap orang lama, namun materinya ditingkatkan. Dengan begitu, kami orang lama bisa mahir dan bisa ajarkan kepada masyarakat yang lain," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Juga Ditempati, 76 Rumah Sehat Doyo Baru Ternyata Belum Dialiri Listrik

Belum Juga Ditempati, 76 Rumah Sehat Doyo Baru Ternyata Belum Dialiri Listrik

News | Jum'at, 30 Desember 2022 | 23:20 WIB

Lalui Banyak Tantangan, Begini Cerita Usaha Mikro Binaan BRI Sulap Sampah Jadi Rezeki

Lalui Banyak Tantangan, Begini Cerita Usaha Mikro Binaan BRI Sulap Sampah Jadi Rezeki

Sulsel | Selasa, 27 Desember 2022 | 10:00 WIB

Pelaku Usaha Mikro di Jayapura Dulang Rezeki dari Daur Ulang Sampah, Begini Kisahnya!

Pelaku Usaha Mikro di Jayapura Dulang Rezeki dari Daur Ulang Sampah, Begini Kisahnya!

Bali | Selasa, 27 Desember 2022 | 09:30 WIB

BRI Bantu Usaha Mikro di Jayapura yang Sulap Sampah Jadi Kerajinan Tangan

BRI Bantu Usaha Mikro di Jayapura yang Sulap Sampah Jadi Kerajinan Tangan

Surakarta | Selasa, 27 Desember 2022 | 09:00 WIB

Begini Cerita Pelaku Usaha Mikro Binaan BRI Sulap Sampah Jadi Kerajinan Tangan

Begini Cerita Pelaku Usaha Mikro Binaan BRI Sulap Sampah Jadi Kerajinan Tangan

Jogja | Selasa, 27 Desember 2022 | 08:30 WIB

Dulang Rezeki dari Daur Ulang Sampah, BRI Bantu Usaha Mikro di Jayapura

Dulang Rezeki dari Daur Ulang Sampah, BRI Bantu Usaha Mikro di Jayapura

Bisnis | Selasa, 27 Desember 2022 | 07:59 WIB

Terkini

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB