Pendukung Anies Dituding Sebagai Barisan Orang Marah, Refly Harun: Benar, Geram Sama..

Chyntia Sami Bhayangkara, Fita Nofiana

Jum'at, 06 Januari 2023 | 17:56 WIB
Pendukung Anies Dituding Sebagai Barisan Orang Marah, Refly Harun: Benar, Geram Sama..
Anies Baswedan saat menemui relawan di Pangkep, Sulawesi Selatan. (Twitter/@aniesbaswedan)

Suara.com - Wakil ketua umum (Wakutum) Partai Gelora Fahri Hamzah menyindir bahwa pendukung Anies Baswedan adalah simbol dari kemarahan.

Hal tersebut diungkapkan Fahri Hamzah saat berdialog dengan komika Mamat Alkatiri di kanal Youtube HAS Creative.

Menanggapi penyataan Fahri, pakar tata negara Refly Harun menyebutkan bahwa memang pendukung Anies adalah orang-orang yang marah.

Namun berbeda dengan Fahri, pendukung Anies menurut Refly adalah orang yang marah pada kondisi hari ini. Refly menyebutkan bahwa kemarahan pendukung Anies adalah kemarahan untuk menuju Indonesia lebih baik. 

Refly Harun menanggapi politik terbaru Indonesia saat ini (YouTube/Refly Harun)
Refly Harun menanggapi politik terbaru Indonesia saat ini (YouTube/Refly Harun)

"Oke, dalam konteks seperti ini kita enggak bisa menyalahkan apa yang dikatakan Fahri Hamzah, tapi marahnya [pendukung Anies]  itu dengan ketidakadailan," kata Refly Harun di Kanal YouTube Refly Harun Official yang tayang Jumat (6/1/2023).

"Mereka marah dengan demokrasi yang dikoyak-koyak, marah dengan ketidakmauan, itu pendukung Anies yang saya rasakan," tambahnya.

Lebih lanjut Refly Harun menyatakan bahwa pendukung Anies Baswedan adalah orang-orang yang mengharapkan ada pergantian rezim.

Refly menyebutkan kemarahan pendukung Anies berasal dari mereka yang mengkritisi berbagai peristiwa di Indonesia.

"Jadi kalau dibilang pendukung Anies Baswedan adalah orang yang marah, ya benar tapi tidak emosional marah terhadap keadaan yang tidak benar, marah kepada ketidakadailan, marah tidak ditindaklanjutan km 50, marah dengan pemerintah yang mudah menangkap aktivis, marah dengan enegak hukum yang mudah menangkap orang," kata Refly Harun.

baca juga

"Jadi kemarahannya adalah kemaran agar Indonesia menjadi lebih baik," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Bak 'Maju Kena Mundur Kena' Jika Depak Menteri Partai NasDem dari Kabinetnya

Jokowi Bak 'Maju Kena Mundur Kena' Jika Depak Menteri Partai NasDem dari Kabinetnya

Sumatera | Jum'at, 06 Januari 2023 | 17:19 WIB

Profil Dhena Devanka: Penghasilan, Bisnis, dan Hoax Pernikahan Siri dengan Anies

Profil Dhena Devanka: Penghasilan, Bisnis, dan Hoax Pernikahan Siri dengan Anies

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2023 | 17:02 WIB

Sat-set Tanpa Drama, Cerita Anies Baswedan Dekati Istrinya Saat Mahasiswa: Kencan Pertama Pakai Jas!

Sat-set Tanpa Drama, Cerita Anies Baswedan Dekati Istrinya Saat Mahasiswa: Kencan Pertama Pakai Jas!

News | Jum'at, 06 Januari 2023 | 16:47 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×