'Di Ambang Kegalauan' Pengamat Sebut PKS dan Demokrat Berpotensi Tinggalkan Koalisi Perubahan

Senin, 09 Januari 2023 | 11:11 WIB
'Di Ambang Kegalauan' Pengamat Sebut PKS dan Demokrat Berpotensi Tinggalkan Koalisi Perubahan
Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan sejumlah elite Nasdem hingga PKS di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (25/10/2022). [Foto ist/ IG @aniesbaswedan]

Suara.com - Pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Andi Ali Armunanto menilai beberapa partai yang tergabung dalam koalisi sedang berada di ambang kegalauan. Termasuk PKS, NasDem, dan Demokrat yang masuk ke Koalisi Perubahan.

Menurutnya, Koalisi Perubahan berpotensi mengalami keretakan. Hal ini tergambar dari sikap PKS dan Demokrat yang tak kunjung mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden untuk Pilpres 2024.

Andi Ali menduga jika Ahmad Syaikhu dan Agus Harimurti Yudhoyono masih sama-sama ngotot dalam mengusung calon wakil presiden yang akan mendampingi mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut maju kontestasi.

Bukan itu saja, ia juga menilai bahwa Koalisi Perubahan sedang resah karena elektabiltas calon hanya mengerucut pada dua orang.

Tim kecil bentukan NasDem, Demokrat, dan PKS kian intens melakukan pertemuan dalam penjajkan koalisi yang lebih serius. (Ist)
Tim kecil bentukan NasDem, Demokrat, dan PKS kian intens melakukan pertemuan dalam penjajkan koalisi yang lebih serius. (Ist)

Selain itu, Andi Ali juga mengungkapkan jika kepentingan politik golongan yang semakin kuat membuat kegalauan tersebut makin besar. Hal ini disebabkan karena posisi sistem kepartaian yang cukup berimbang.

Dikatakan oleh Andi Ali, masing-masing partai dalam Koalisi Perubahan memiliki peran strategis yang berbeda-beda. NasDem sebagai penginisiasi koalisi, Demokrat merasa lebih superior, dan PKS pun juga merasa cukup kuat. Hal ini dinilai jadi penyebab mengapa ketiga partai ini masih ngotot dengan kepentingan politiknya masing-masing.

"Ini yang membuat partai diambang kegalauan," kata Ali, kemarin.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Baca Juga: Usung Anis Matta jadi Capres, Fahri Hamzah: Indonesia Butuh Pemimpin Filsuf, Pemimpin Populer itu Banyak Racunnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI