'Memang Ada Puan Secara Trah' Ganjar Dinilai Lebih Mampu Gaet Partai Lain Jika Diusung Jadi Capres

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 10 Januari 2023 | 14:02 WIB
'Memang Ada Puan Secara Trah' Ganjar Dinilai Lebih Mampu Gaet Partai Lain Jika Diusung Jadi Capres
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani. Dua tokoh PDIP yang santer dikabarkan maju jadi Capres 2024. [Dok.Istimewa]

Suara.com - Analis politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Andi Lukman Irwan menanggapi mengenai kemungkinan sosok yang akan diusung PDI Perjuangan sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Ia menilai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada akhirnya akan memutuskan untuk mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menurutnya, Puan Maharani yang dinilai menjadi saingan Ganjar itu kurang bisa diterima oleh koalisi lainnya.

Jika Ganjar yang diusung oleh PDIP, ia menduga Koalisi Indonesia Bersatu yang terdiri dari Golkar, PPP, dan PAN itu kemungkinan besar akan merapat.

Kendati demikian, tak bisa dipungkiri jika PDIP menjadi partai yang sangat istimewa pada Pilpres 2024.

Andi mengatakan bahwa PDIP bisa mengusung calon tanpa koalisi. Selain itu, partai berlambang banteng moncong putih itu juga sangat terbuka bisa bermitra dalam membangun koalisi besar dengan partai lain.

"Namun, sebagai poros pemerintah saat ini, pastinya PDIP tetap mengutamakan koalisi, termasuk koalisi besar," ujarnya pada Minggu (8/1/2023).

Ia mengungkapkan bahwa PDIP dan KIB bisa menjadi koalisi 'raksasa' jika menyatu di satu poros politik dengan mengusung figur yang sama. Hampir separuh kursi di Senayan akan dikuasai oleh Ganjar.

Dalam proses kontestasi, partai politik juga dinilai harus berpikir bagaimana caranya mendapatkan suara dari partai lain secara elektoral untuk menaikkan elekabilitas yang diusung sehingga bisa menang.

baca juga

"Oleh karena itu PDIP pasti tetap akan membuka ruang koalisi," lanjutnya.

Seperti yang diketahui, kini ada dua figur di PDIP yang kerap diperbincangkan, yaitu Ganjar dan Puan Maharani.

Ada dua hal yang menguat dari dua figur kader PDIP tersebut, yakni keberterimaan dan unsur ideologi keturunan.

Ganjar dinilai menjadi figur yang mudah diterima partai-partai dari poros lain, terutama poros KIB dan Koalisi Indonesia Raya (KIR) yang terdiri dari Partai Gerindra dan PKB.

Hal itu bisa menjadi modal Ganjar yang membuat elite PDIP menerimanya sebagai calon yang dipilih Megawati.

"Memang ada Puan Maharani secara trahidiologi mewarisi ketua umum, tetapi saya rasa politik cair sekali," katanya.

Lebih lanjut, ia menilai ada posisi lain yang bisa diisi Puan atas kompensasi dari sikap mengalahnya. Puan bisa menjadi bagian dari pemerintahan dengan menjadi menteri atau maju pada Pilgub DKI Jakarta.

Sementara itu, dari sisi elektabilitas, Puan Maharani dinilai belum ada prestasi yang signifikan sebagai ketua DPR RI.

Berbeda dengan Ganjar yang bisa mendapatkan suara besar dengan elektoral besar dan prestasinya sebagai kepala daerah Jawa Tengah.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Aduh Gawat Dah' Megawati Sindir Ada Parpol Dompleng Dukungan Capres ke Kader PDIP

'Aduh Gawat Dah' Megawati Sindir Ada Parpol Dompleng Dukungan Capres ke Kader PDIP

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 13:59 WIB

Hadiri HUT PDIP di JIExpo Kemayoran, Kader ke Ganjar: Hidup Ganjar! Ganjar Presiden!

Hadiri HUT PDIP di JIExpo Kemayoran, Kader ke Ganjar: Hidup Ganjar! Ganjar Presiden!

Jakarta | Selasa, 10 Januari 2023 | 13:46 WIB

Jokowi Puji Megawati: Tetap Kalem Umumkan Capres, Tak Grusa-Grusu Seperti yang Lain

Jokowi Puji Megawati: Tetap Kalem Umumkan Capres, Tak Grusa-Grusu Seperti yang Lain

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 13:46 WIB

Megawati Ingin Usung Kader PDIP jadi Capres, Jokowi: Saya Sangat Senang!

Megawati Ingin Usung Kader PDIP jadi Capres, Jokowi: Saya Sangat Senang!

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 13:39 WIB

Megawati Soekarnoputri Sebut Ada Partai Tak Punya Kader Pilpres 2024, Sindir Surya Paloh Dan Anies Baswedan?

Megawati Soekarnoputri Sebut Ada Partai Tak Punya Kader Pilpres 2024, Sindir Surya Paloh Dan Anies Baswedan?

Sumatera | Selasa, 10 Januari 2023 | 13:34 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×