Bentrokan Maut Pekerja di PT GNI, Anggota DPR: Pemerintah Lembek ke Investor China Tapi Keras ke Pekerja Lokal

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 20 Januari 2023 | 11:36 WIB
Bentrokan Maut Pekerja di PT GNI, Anggota DPR: Pemerintah Lembek ke Investor China Tapi Keras ke Pekerja Lokal
PT. Gunbuster Nickel Industri kini kembali menjadi sorotan usai adanya bentrok antara para pekerja. (Ist)

Suara.com - Sikap Presiden Joko Widodo atau Jokowi disebut lebih mementingkan investor China ketimbang nasib pekerja lokal di PT Gunbuster Nickel Industry alias PT GNI. Hal ini menyusul adanya bentrokan maut di lokasi Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Hal ini disamaikan Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto. Menurutnya pemerintahan Jokowi tidak berani bertindak tegas terhadap peristiwa bentrokan antara Tenaga Kerja Asing (TKA) dengan pekerja lokal yang terjadi pada Sabtu 14 Januari 2023 lalu.

“Pemerintah jangan tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Terkesan lembek kepada investor China dan keras terhadap pekerja lokal,” ujar Mulyanto seperti diberitalan terkini.id - jaringan Suara.com kepada wartawan, Jumat (20/1/2023).

Pemerintah kata dia, seharusnya bisa meminta T GNI untuk menyelidiki dan memperbaiki penanganan tenaga kerja agar kejadian berdarah tidak terulang kembali. Ia berharap kasus ini dapat ditangani dengan baik.

“Pemerintah punya kewenangan memaksa PT. GNI bersikap terbuka dan profesional terkait tenaga kerja mereka serta menjamin suasana yang kondusif bagi produktivitas kerja,” katanya.

“Dengan kewenangan yang ada harusnya Pemerintah bisa bergerak cepat menemukan akar masalahnya. Bukan sekedar mengimbau. Kalau sekedar mengimbau siapapun bisa,” Mulyono menambahkan.

Menurutnya PT GNI tidak mengatasi konflik antar pekerja yang bermula dari persoalan upah dan K3 secara adil. PT GNI sudah menjadi sorotan publik akibat dua pekerjanya tewas terbakar karena ledakan kebakaran smelter.

Selain itu ia mendesak pemerintaha Jokowi untuk segera melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap PT GNI.

“Ini kan soal serius bagi keamananan dan keselamatan kerja dan masyarakat yang menuntut peran pengaturan dan pengawasan Pemerintah,” katanya.

baca juga
Video diduga bentrok di PT GNI Morowali Utara  (Ist/Twitter)
Video diduga bentrok di PT GNI Morowali Utara (Ist/Twitter)

“Kalau melanggar, maka Pemerintah jangan sungkan-sungkan untuk mencabut izin operasional PT.GNI ini,” tambahnya.

Ia juga meminta agar pemerintah lebih transparan membuka hal penting seperti jumlah TKA, program hilirisasi nikel, kualifikasi dan registrasi PT GNI. Hal itu harusnya kata dia, dipublikasikan kepada masyarakat.

“Pemerintah harus membuka soal ini sejelas-jelasnya ke publik,” tuturnya.

Kemenaker Turun Tangan

Sebelumnya Kementerian Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa kasus PT GNI sudah dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Jika hasil penyelidikan terhadap PT GNI menyatakan terbukti telah melanggar aturan ketenagakerjaan dan keamanan, kesehatan dan keselamatan kerja alias K3, pemerintah akan membawa kasus ini ke meja hijau.

“Tim dari Kementerian Ketenagakerjaan melakukan pemeriksaan ke PT GNI untuk memperoleh informasi yang sebenar-benarnya yang menjadi pemicu terjadinya kerusuhan, khususnya yang terkait dengan ketenagakerjaan,” ucap Haiyani Rumondang selaku Dirjen Binwasnaker dan K3.

“Dari pemeriksaan apabila terbukti ditemukan perusahaan tidak menjalankan ketentuan ketenagakerjaan baik norma kerja maupun norma K3, tentu akan dilakukan langkah-langkah hukum untuk penegakannya,” paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Innalillahi! Cak Fuad, Kakak Kandung Cak Nun Meninggal Dunia

Innalillahi! Cak Fuad, Kakak Kandung Cak Nun Meninggal Dunia

Jatim | Jum'at, 20 Januari 2023 | 11:21 WIB

Megawati Effect Ngeri Banget! Jokowi Disebut Makin Mirip Bebek Lumpuh, Gerindra dan Golkar Langsung 'Mbalelo'

Megawati Effect Ngeri Banget! Jokowi Disebut Makin Mirip Bebek Lumpuh, Gerindra dan Golkar Langsung 'Mbalelo'

Metro | Jum'at, 20 Januari 2023 | 10:55 WIB

Diresmikan Jokowi, Daftar Manfaat Bendungan Kuwil Kawangkoan

Diresmikan Jokowi, Daftar Manfaat Bendungan Kuwil Kawangkoan

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2023 | 11:17 WIB

Pakar Hukum Buka Suara Soal Heboh Cak Nun Sebut Jokowi Firaun, Kalau Buzzer Sudah Lebih Dulu Sebut Anies Baswedan Firaun

Pakar Hukum Buka Suara Soal Heboh Cak Nun Sebut Jokowi Firaun, Kalau Buzzer Sudah Lebih Dulu Sebut Anies Baswedan Firaun

Bandung | Jum'at, 20 Januari 2023 | 09:48 WIB

Jokowi Bakal Kunjungi Bunaken hingga Pantai Malalayang Hari Ini

Jokowi Bakal Kunjungi Bunaken hingga Pantai Malalayang Hari Ini

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 09:20 WIB

Cak Nun Dihujat Habis-habisan, Fahri Hamzah Sentil Pendukung Jokowi: Apa Presiden Perlu Dibela Berlebihan?

Cak Nun Dihujat Habis-habisan, Fahri Hamzah Sentil Pendukung Jokowi: Apa Presiden Perlu Dibela Berlebihan?

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 09:16 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×