Deretan Kasus Pembunuhan Berantai yang Mengerikan di Indonesia, Terbaru Wowon Cs

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 20 Januari 2023 | 19:25 WIB
Deretan Kasus Pembunuhan Berantai yang Mengerikan di Indonesia, Terbaru Wowon Cs
Wowon Erawan alias Aki Wowon, tersangka kasus pembunuhan berantai atau serial killer di Bekasi dan Cianjur, Jawa Barat. (foto dok. Polisi)

Suara.com - Kasus pembunuhan berantai atau serial killer yang dilakukan Wowon Cs sukses membuat masyarakat Indonesia jadi geger. Diketahui kasus ini bermula dari tiga orang sekeluarga yang tewas di Bekasi. Awalnya ketiganya diduga keracunan namun kemudian terungkap dibunuh dengan cara diracun.

Bukan hanya kasus Wowon Cs, ada sederet kasus serial killer lainnya di Indonesia yang pernah membuat masyarakat jadi gempar. Simak deretan serial killer yang hebohkan Indonesia berikut ini.

1. Dukun AS

Kasus Ahmad Suradji alias Dukun AS jadi pemegang serial killer terbanyak di Indonesia. Dukun AS membunuh puluhan korbannya dengan motif demi mendapat ilmu hitam. 

Mayat korban Dukun AS dikuburkan di perkebunan tebu di Desa Sei Semayang, Kabupaten Deli Sedang, Sumatera Utara. Kasus Dukun AS ini mulai terungkap pada tahun 1997 silam.

Dukun AS mengaku telah membunuh 42 wanita demi menguasai ilmu hitam yang sedang dipelajarinya. Agar ilmunya sempurna, Dukun AS mengaku harus membunuh 70 wanita dan mengisap air liur korban. Dukun AS dijatuhi hukuman mati pada 27 April 1998 karena dinyatakan terbukti bersalah melakukan pembunuhan terhadap wanita-wanita tersebut.

Dalam perjalanan kasusnya, Dukun AS sempat melakukan banding, kasasi sampai permohonan grasi ke Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar hukumannya jadi lebih ringan. Namun semua upaya hukum itu tak berhasil sehingga Dukun AS dieksekusi mati pada 10 Juli 2008 di suatu titik di Deli Serdang oleh tim eksekusi Brimob Polda Sumut.

2. Babe

Serial killer berikutnya terjadi di Jakarta ketika 14 anak disodomi hingga dimutilasi dalam kurun waktu tahun 2000-2008 oleh pelaku bernama Baekuni alias Babe. Kasus ini bermula saat ditemukan korban mutilasi di Klender, Jakarta Timur  pada 2007. 

baca juga

Ketika ditemukan, dubur bocah berusia 6 tahun itu tersumpal kertas koran. Namun kala itu, Babe tidak bisa ditangkap karena korban anak jalanan tanpa identitas.

Lalu pada tahun 2008 ditemukan lagi bocah 9 tahun yang dimutilasi dan dibuang di dekat Terminal Pulogadung. Dari pembunuhan ini, polisi berhasil menangkap Babe.

Babe kemudian mengaku telah membunuh 14 anak. Sebagian disodomi dan 4 di antaranya dimutilasi oleh Babe dengan alasan untuk memudahkan membuang jenazah.

Babe lalu dijatuhi vonis penjara seumur hidup oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada 6 Oktober 2010. Hukuman tersebut di bawah tuntutan JPU yang menuntut hukuman mati. Jaksa kemudian mengajukan banding dan dikabulkan sehingga Babe dihukum mati. 

3. Ryan Jombang

Selanjutnya ada serial killer Ryan Jombang yang punya nama asli Very Idham Henyansyah.  Ryan melakukan pembunuhan berantai pada 11 korban. Aksi Ryan terungkap setelah ditemukan 7 potongan tubuh di lahan kosong di Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan pada 12 Juli 2008.

Salah satu potongan tubuh yang ditemukan polisi adalah kepala korban bernama Heri Santoso. Polisi menetapkan Ryan sebagai tersangka setelah ditangkap di Depok, Jawa Barat pada 15 Juli 2008.

Motif Ryan membunuh Heri Santoso kemudian memutilasinya adalah karena cemburu. Polisi lalu mengungkap ada 10 jasad pembunuhan Ryan lainnya yang ditanam di belakang rumahnya di Jombang, Jawa Timur. Ditambah Heri Santoso, total korban Ryan adalah 11 orang.

Atas perbuatannya, Ryan diadili di PN Depok dengan hukuman mati pada 6 April 2009. Ryan sempat mengajukan banding dan kasasi tapi ditolak sehingga tetap divonis eksekusi mati. Tapi hingga kini Ryan belum dieksekusi.

4. Wowon Cs

Terbaru adalah kasus serial killer Wowon Cs yang bermula dari tewasnya tiga orang sekeluarga di Bekasi. Awalnya tiga orang itu diduga keracunan tapi kemudian terkuak mereka dibunuh dengan cara diracun.

Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini  yakni Wowon Erawan alias AKI, Solihin alias Duloh dan M Dede Solehuddin. Mereka merupakan orang dekat para korban.

Ketiga tersangka diduga melakukan pembunuhan dengan memberi racun pada korban yang berjumlah empat orang. Tiga korban yang tewas dalam kasus ini adalah Ai Maimunah (40), Ridwan Abdul Muiz (20) serta M Riswandi (16) dan satu orang yang masih dirawat, yaitu NAS (5).

Ai merupakan istri baru tersangka Wowon, sedangkan Ridwan dan Riswandi adalah anak Maimunah dari suami pertamanya. Polisi mengungkap Solihin mengenalkan dirinya kepada para target sebagai orang yang memiliki ilmu untuk meningkatkan kekayaan, sementara itu Wowon ditugaskan mencari korban.

Hingga saat ini, total ada sembilan orang yang menjadi korban pembunuhan berantai oleh Wowon dan Dede. Di Bekasi, ada tiga jenazah ditemukan. Ada juga satu orang yang selamat, namun diduga terlibat tindak kriminal pembunuhan menggunakan racun tersebut. 

Kemudian di Cianjur, polisi menemukan empat jenazah berupa kerangka di tiga lubang. Jenazah tersebut atas nama Bayu yang masih anak-anak di lubang pertama, Noneng dan Wiwik dalam satu lubang dan Farida di lubang ketiga. Meski begitu, polisi masih perlu mengidentifikasi lebih lanjut.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembunuhan Berantai Cianjur, Tim Forensik: Perkiraan Kami Laki-laki

Pembunuhan Berantai Cianjur, Tim Forensik: Perkiraan Kami Laki-laki

Bandung | Jum'at, 20 Januari 2023 | 19:20 WIB

Apa Itu Metode SCI yang Dipakai Polisi untuk Usut Kasus Sekeluarga Keracunan di Bekasi?

Apa Itu Metode SCI yang Dipakai Polisi untuk Usut Kasus Sekeluarga Keracunan di Bekasi?

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 18:42 WIB

Disetor Tiap Bulan Modus Bisa Digandakan, Aki Wowon dkk Kuras Duit 2 TKW Korban Serial Killer hingga Rp1 Miliar

Disetor Tiap Bulan Modus Bisa Digandakan, Aki Wowon dkk Kuras Duit 2 TKW Korban Serial Killer hingga Rp1 Miliar

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 18:25 WIB

Misteri Rumah Kontrakan Bekasi Terungkap: Meski Bangunan Tak Ada Listrik, Wowon Tetap Maksa Ngontrak

Misteri Rumah Kontrakan Bekasi Terungkap: Meski Bangunan Tak Ada Listrik, Wowon Tetap Maksa Ngontrak

Video | Jum'at, 20 Januari 2023 | 18:20 WIB

Daftar 9 Korban Pembunuh Berantai Wowon dan Cara Mereka Dibunuh

Daftar 9 Korban Pembunuh Berantai Wowon dan Cara Mereka Dibunuh

Metro | Jum'at, 20 Januari 2023 | 17:33 WIB

Terkini

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:59 WIB

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:32 WIB

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:19 WIB

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:16 WIB

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:15 WIB

Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama

Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:57 WIB

Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain

Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:54 WIB

Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk

Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:53 WIB