Perjalanan Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI, Keluarga Terus Tuntut Keadilan

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 02 Februari 2023 | 13:57 WIB
Perjalanan Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI, Keluarga Terus Tuntut Keadilan
Dwi Syafiera Putri, memegang foto anaknya, Muhammad Hasya Atallah Saputra, mahasiswa UI yang berstatus tersangka usai tewas ditabrak AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Kasus kecelakaan yang menewaskan seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bernama Hasya Atallah Saputra (18) yang terjadi pada 6 Oktober 2022 kini kembali bergulir. Pelaku penabrak Hasya yang merupakan pensiunan Polri kembali diperiksa demi penyelidikan kasus yang lebih lanjut.

Tak hanya itu, orang tua Hasya juga menuntut keadilan atas kejadian yang membuat nyawa sang anak tak terselamatkan. Kini, kasus ini kembali diusut atas perintah Kapolri. 

Simak inilah perjalanan kasus tabrakan mahasiswa UI selengkapnya.

Kecelakaan di daerah Srengseng, Sawah Besar, Jakarta

Kecelakaan ini berawal saat Hasya sedang mengendarai motor menuju indekos tiba-tiba ditabrak oleh mobil pajero milik Eko, seorang purnawirawan Polri yang tiba tiba melintas dari arah kanan.

Pengakuan dari para saksi pun mengungkap bahwa mobil Eko sempat melindas Hasya. Akibat kecelakaan ini, Hasya pun dilarikan ke rumah sakit setelah 30 menit harus menunggu di pinggir jalan.

Eko tak mau bawa Hasya ke rumah sakit

Adi, ayah dari Hasya mengungkap bahwa Eko menolak untuk membawa anaknya ke rumah sakit. Adi yang mengaku kecewa dengan sikap Eko pun sempat bertanya kepada Eko soal tabrakan yang terjadi.

Adi pun mengungkap Eko sempat bersikap angkuh dengan menjawab,  "Saya yang nabrak, kamu mau apa" ujar Adi menirukan pernyataan Eko.

baca juga

Keluarga besar FISIP UI tuntut kasus diusut

Lama tak ada kabarnya, kasus tewasnya Hasya ini pun membuat keluarga besar FISIP UI berang dan mengungkap akan kembali menuntut kasus ini ke jalur hukum demi mendapatkan keadilan dari Hasya sebagai bagian dari FISIP UI.

Pimpinan dan keluarga besar FISIP UI mendorong pihak berwajib untuk menangani dan mengusut kasus secara transparan demi tegaknya keadilan bagi keluarga korban.

"Pimpinan dan keluarga besar FISIP UI mendorong upaya maksimal dari para pihak berwajib untuk menangani dan menyikapi kasus kecelakaan ini dengan bijaksana, transparan, sungguh-sungguh, dan sebenar-benarnya sesuai prosedur yang berlaku, demi menegakkan keadilan bagi keluarga dan kita semua yang ditinggalkan," tulis Pimpinan dan Keluarga Besar FISIP UI di akun Instagram, Sabtu (26/11/2022).

Respons kepolisian

Tak lama dari laporan ini diajukan ke kepolisian, pihak kepolisian pun melakukan gelar perkara pada 28 November 2022 lalu. Olah TKP serta pengumpulan bukti pun dilakukan demi mengusut kasus ini.

Hasya ditetapkan jadi tersangka

Kasus ini pun dibawa ke jalur hukum oleh pihak Hasya dan FISIP UI. Namun sayang, pihak kepolisian pun menyatakan bahwa Hasya-lah tersangka dalam kasus ini karena Hasya diduga mengambil lajur jalan yang seharusnya merupakan hak Eko. Bahkan, pihak Lantas Polda Metro Jaya seolah menyalahkan Hasya dalam kasus ini

"Jadi bukan kelalaian Pak Eko (ESBW). Pertama, dia kurang hati-hati mengendalikan sepeda motor. Saat itu dia berjalan, tiba-tiba ada orang belok, dia tidak bisa mengendalikan kendaraan. Dia jatuh dan dia yang menyebabkan terjadinya kecelakaan," papar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/01/2023).

Kapolri perintahkan kasus diusut kembali

Pihak keluarga Hasya yang merasa dibohongi dan tidak mendapat keadilan pun kembali menuntut kasus ini untuk diusut. Hal ini pun direspons langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan Polda Metro Jaya untuk kembali membuka kasus ini demi memberikan keadilan kepada Hasya. Polri juga membentuk tim investigasi dan konsultasi fakta agar kasus ini terungkap secara transparan.

Rekonstruksi ulang digelar

Polda Metro Jaya hari ini, Kamis (2/2/2023) menggelar rekonstruksi ulang kasus kecelakaan mahasiswa UI, Muhammad Hasya Atallah yang tewas tertabrak oleh mantan pejabat Polri yang juga eks Kapolsek Cilincing AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono.

Dalam rekonstruksi ini, penyidik melakukan sembilan adegan. Adegan demi adegan di peragakan, mulai dari jatuhnya sepeda motor Hasya, hingga ia terlindas oleh Mitsubishi Pajero yang dikemudikan Eko.

Pantauan Suara.com, Eko hadir langsung dalam proses rekonstruksi ini. Ia memerankan perannya, sebagai orang yang mengemudikan mobil Pajero hingga melindas Hasya.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampang Eks Kapolsek Cilincing Saat Jalani Rekonstruksi Kecelakaan Tewaskan Mahasiswa UI

Tampang Eks Kapolsek Cilincing Saat Jalani Rekonstruksi Kecelakaan Tewaskan Mahasiswa UI

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 13:38 WIB

Alasan DPR RI Batal Gelar Rapat Dengar Aspirasi Kasus Kematian Hasya

Alasan DPR RI Batal Gelar Rapat Dengar Aspirasi Kasus Kematian Hasya

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 13:04 WIB

Kapal Tujuan OKI Sumsel Terbakar di Selat Bangka, Begini Kondisi 19 Penumpang

Kapal Tujuan OKI Sumsel Terbakar di Selat Bangka, Begini Kondisi 19 Penumpang

Sumsel | Kamis, 02 Februari 2023 | 12:12 WIB

Kritik Pedas BEM UI untuk TGPF Kecelakaan Hasya Besutan Fadil Imran

Kritik Pedas BEM UI untuk TGPF Kecelakaan Hasya Besutan Fadil Imran

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 10:17 WIB

Kisah Afair Kompol D Beristri 2 Terbongkar Gegara Kecelakaan Mahasiswi Di Cianjur

Kisah Afair Kompol D Beristri 2 Terbongkar Gegara Kecelakaan Mahasiswi Di Cianjur

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 09:47 WIB

Terkini

Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR

Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:43 WIB

Ubah Keresahan Jadi Karya, Ayu Rianna Berbagi Tips di Yoursay Writing Class

Ubah Keresahan Jadi Karya, Ayu Rianna Berbagi Tips di Yoursay Writing Class

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:42 WIB

OJK Tanggapi Wacana Gaji ASN Dipindah dari BPD ke Himbara, Ganggu Likuiditas?

OJK Tanggapi Wacana Gaji ASN Dipindah dari BPD ke Himbara, Ganggu Likuiditas?

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:42 WIB

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Banten | Senin, 21 September 2026 | 14:40 WIB

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 14:38 WIB

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

News | Senin, 21 September 2026 | 14:35 WIB

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 14:34 WIB

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Riau | Senin, 21 September 2026 | 14:33 WIB

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

News | Senin, 21 September 2026 | 14:32 WIB

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

×