Panglima TNI Siap Sampaikan Pesan Komisi I DPR ke KSAD Dudung untuk Perbaiki Komunikasi

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Kamis, 02 Februari 2023 | 17:52 WIB
Panglima TNI Siap Sampaikan Pesan Komisi I DPR ke KSAD Dudung untuk Perbaiki Komunikasi
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyampaikan penjelasan usai mengikuti rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2023). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memastikan bakal menyampaikan pesan Komisi I DPR teruntuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman agar dapat memperbaiki komunikasi.

Sebelumnya, Dudung menjadi sorotan Komisi I lantaran absen di dalam rapat kerja tanpa alasan, saat harus membahas persoalan terkait Papua.

"Ya nanti kita sampaikan. Kan perintahnya nanti supaya disampaikan. Nanti saya sampaikan," kata Yudo usai rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2023).

Sementara terkait rapat yang tanpa kehadiran KSAD Dudung, Yudo mengaku hal itu tidak menjadi masalah. Mengingat KSAD sudah mengirim perwakilan untuk menggantikan dirinya menjawab pertanyaan mewakili Angkatan Darat. Kita kesannya ya semua yang tadi ditanyakan sudah kita jawab kan kan ada nag mewakili

"Nggak ada masalah. KSAD juga laporan saya akan diwakilkan wakasad dan toh tadi ada para asistennya di belakangan tadi kan banyak sekali. Masa segitu banyak nggak bisa jawab. Kan bisa jawab," kata Yudo

Yudo menegaskan ketidakhadiran Dudung di rapat dengan Komisi I karena yang bersangkutan sedang dalam kunjungan kerja ke Korea Selatan.

"Kemarin sudah izin saya dan saya sudah membuat surat ke Komisi I tentang ketidakhadiran beliau," ujar Yudo.

Dudung Absen Rapat

Komisi I DPR RI menyayangkan absennya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam rapat kerja dengan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono bersama tiga kepala staf angkatan.

baca juga

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid menanyakan kepada Wakil KSAD Letjen TNI Agus Subiyanto mengapa Dudung tidak hadir dan mengirim Agus sebagai perwakilan.

"Kami ingin menyampaikan kenapa kemudian digantikan oleh Wakasad? Karena saya juga baru tahu pagi ini pak," kata Meutya sebelum membuka rapat, Kamis (2/2/2023).

"Biasanya selalu ada komunikasi lebih awal tapi ini pak KASAD tidak hadir, kami, ya seluruh pimpinan baru tahu hari ini," kata Meutya.

Padahal rencananya, rapat kerja akan membahas tentang Papua. Di mana kehadiran lengkap kepala staf bersama Panglima TNI diperlukan.

"Meskipun kami yakin Pak Wakasad juga nanti bisa menjawab dengan baik," kata Meutya.

Selanjutnya, Meutya membacakan surat dari Panglima TNI terkait dengan agenda kegiatan KSAD Dudung. Dalam surat yang dibacakan, Dudung diketahui sedang dalam lawatan ke Korea Selatan. Salah satu agendanya mengunjungi Chief of Republic of Korean Army (Kepala Staf Angkatan Darat Korea Selatan) Jenderal Park Jeong Hwan.

Kendati mendapatkan informasi kegiatan KSAD dari surat Panglima TNI, Komisi I tetap menyayangkan absennya Dudung tanpa pemberitahuan langsung.

"Kami mungkin menyampaikan karena ini kami apresiasi surat dari panglima tapi biasanya, dari yang bersangkutan juga mengirimkan surat dan ya untuk sementara itu mugkin yang saya sampaikan kepada bapak ibu anggota," kata Meutya.

Meutya lantas menanyakan kepada pimpinan dan anggota Komisi I terkait keberlanjutan rapat jika tanpa kehadiran KSAD.

"Tidak apa-apa dimulai tanpa Pak KSAD atau bagaimana?" tanya Meutya.

Menanggapi pertanyaan itu, Anggota Komisi I DPR Dave Laksono memandang agar sebaiknya rapat tetap dilanjutkan. Mengingat Panglima TNI dan kepala staf angkatan lainnya sudah kadung hadir di ruangan.

"Akan tetapi ya cukup menjadi catatan untuk ke depannya menjaga hubungan kerja kita biar bagaimanapun anggaran TNI AD kita yang buat bersama-sama," kata Dave.

Dave lantas meminta KSAD ke depan untuk bisa lebih menghormati Komisi I.

"Perhatian untuk Kepala Staf Angkatan Darat bisa saling menghormati, menghormati Komisi I agar kita pun bisa menghormati Kepala Staf Angkatan Darat karena kita amat menghormati TNI Angkata Darat secara keseluruhan," kata Dave.

Sementara itu, Laksamana Yudo Margono meminta izin kepada pimpinan dan anggota Komisi I agar pelaksanaan rapat dilakukan secara tertutup.

"Kalau diizinkan tertutup nanti biar kami yang menjelaskan kepada media di luar," kata Yudo.

"Baik. Jadi oke ya," jawab Meutya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Ini, KSAD Jenderal Dudung Dicari-cari Komisi I DPR

Gara-gara Ini, KSAD Jenderal Dudung Dicari-cari Komisi I DPR

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 11:36 WIB

Tak Jadi Panglima TNI, Dudung Abdurrahman Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir

Tak Jadi Panglima TNI, Dudung Abdurrahman Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 17:12 WIB

Komnas HAM Minta Panglima TNI Lakukan Pengawasan Sidang Kasus Mutilasi 4 Warga di Mimika

Komnas HAM Minta Panglima TNI Lakukan Pengawasan Sidang Kasus Mutilasi 4 Warga di Mimika

News | Sabtu, 21 Januari 2023 | 21:22 WIB

Panglima TNI Mutasi 223 Perwira, Termasuk Kasum Letjen Eko Margiyono

Panglima TNI Mutasi 223 Perwira, Termasuk Kasum Letjen Eko Margiyono

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 13:03 WIB

Terkini

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

×