Puasa Ramadhan 2023 Berapa Hari Lagi? Yuk Hitung Mundur

Rifan Aditya

Jum'at, 03 Februari 2023 | 08:05 WIB
Puasa Ramadhan 2023 Berapa Hari Lagi? Yuk Hitung Mundur
Puasa Ramadhan 2023 Berapa Hari Lagi? - Ilustrasi Bulan Ramadhan (Pixabay).

Suara.com - Puasa Ramadhan 2023 berapa hari lagi? Mari kita hitung mundur mulai sekarang dan simak bagaimana perbedaan penghitungan NU dan Muhammadiyah berikut ini.

Seperti yang kita ketahui, organisasi seperti NU dan Muhammadiyah juga ikut menentukan 1 Ramadhan setiap tahunnya dengan metode yang berbeda, tak jarang keputusan yang mereka ambil juga berbeda hasilnya.

Jika NU menggunakan metode rukyat atau mengamati hilal secara langsung dalam menentukan 1 Ramadhan 2023, maka Muhammadiyah memakai metode hisab atau perhitungan.

NU

Laman NU Online menjelaskan penentuan awal bulan qamariyah dengan metode rukyat didasarkan atas pemahaman nash-nash tentang rukyat itu bersifat ta’abbudiy. 

Ada nash al-Quran yang dapat dipahami sebagai perintah rukyat, yaitu QS. Al-Baqarah ayat 185 tentang perintah puasa Ramadhan dan QS. Al-Baqarah ayat 189 tentang penciptaan ahillah. 

Selain itu, ada setidaknya 23 hadis yang menjadi dasar rukyat. Berikut di antaranya:

”Karena itu, barangsiapa di antara kamu menyaksikan (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia ber puasa pada bulan tersebut.” (QS. Al Baqarah: 185)

”Apabila bulan telah masuk ke-29 malam (dari bulan Sya’ban), maka janganlah kalian berpuasa hingga melihat hilal. Dan apabila mendung, sempurnakanlah bulan Sya’ban menjadi 30 hari.” (HR Bukhari dan Muslim).

baca juga

Muhammadiyah

Sementara itu, Muhammadiyah juga memiliki dasar yang kuat dengan menggunakan metode hisab dalam penentuan awal bulan qamariyah. 

Sebagaimana tertuang di QS Ar-Rahman ayat 5 yang berarti matahari dan bulan beredar menurut perhitungan.

Biasanya, Muhammadiyah lebih cepat satu hari dalam menentukan 1 Ramadhan, meski begitu perbedaan ini tak pernah menjadi alasan untuk memecah belah persatuan di Indoensia.

Karena adanya perbedaan tersebut, pemerintah hadir untuk menetapkan 1 Ramadhan dengan cara Sidang Isbat yang mempertimbangkan semua metode yang diakui.

Prediksi jatuhnya awal bulan Ramadhan bisa dilihat dari kalender yang ditetapkan pemerintah. Tahun ini pemerintah menetukan libur lebaran pada Sabtu dan Minggu, 22 - 23 April 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Bayar Fidyah Puasa Ramadhan Ibu Hamil dan Menyusui, Segera Lunasi

Aturan Bayar Fidyah Puasa Ramadhan Ibu Hamil dan Menyusui, Segera Lunasi

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 17:47 WIB

Idul Fitri 2023 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Penetapan 1 Syawal 1444 Hijriah

Idul Fitri 2023 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Penetapan 1 Syawal 1444 Hijriah

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 17:15 WIB

Doa Ramadhan Hari Ke-1 Sampai 30 Latin Lengkap dengan Artinya

Doa Ramadhan Hari Ke-1 Sampai 30 Latin Lengkap dengan Artinya

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 15:35 WIB

Jadwal Puasa Ramadhan 2023, Muhammadiyah Resmi Tetapkan Awal Puasa

Jadwal Puasa Ramadhan 2023, Muhammadiyah Resmi Tetapkan Awal Puasa

News | Kamis, 02 Februari 2023 | 15:16 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB