CEK FAKTA: Benarkah Suku Dayak Ngamuk dan Tolak Kedatangan Jokowi, IKN Terancam Gagal?

Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 04 Februari 2023 | 17:58 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Suku Dayak Ngamuk dan Tolak Kedatangan Jokowi, IKN Terancam Gagal?
CEK FAKTA: Benarkah Suku Dayak Ngamuk dan Tolak Kedatangan Jokowi, IKN Terancam Gagal? (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar kabar provinsi Kalimantan menolak kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tak hanya itu, kabar itu juga menyebut Suku Dayak mengamuk dan pembangunan proyek ibu kota negara atau IKN terancam gagal.

Kabar dengan narasi tersebut dibagikan melalui video oleh akun Twitter dengan nama akun CERITA RAKYAT @YolisDadar. Dengan huruf kapital, akun ini secara lantang mengabarkan Kalimantan menolak kedatangan orang nomor satu di Indonesia.

Tak sampai di situ, akun ini juga mengklaim bahwa penolakan itu membuat proyek IKN terancam gagal. Bahkan, akun CERITA RAKYAT ini mengatakan bahwa Suku Dayak mengamuk hingga menjadi viral.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

NEWS KALIMANTAN TOLAK KEDATANGAN JOKOWI… !! – IKN TERANCAM Gagal… !! SUKU DAYAK NGAMUK !! VIRAL HARI”.

CEK FAKTA: Benarkah Suku Dayak Ngamuk dan Tolak Kedatangan Jokowi, IKN Terancam Gagal? (Turnbackhoax.id)
CEK FAKTA: Benarkah Suku Dayak Ngamuk dan Tolak Kedatangan Jokowi, IKN Terancam Gagal? (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, kabar Kalimantan menolak kedatangan Presiden Jokowi hingga proyek IKN terancam gagal adalah tidak benar.

Faktanya, potongan video yang dibagikan itu bukan menolak kedatangan Jokowi. Cuplikan video itu sendiri berisi kecaman terhadap pernyataan Edy Mulyadi yang dinilai sebagai penghinaan terhadap orang Kalimantan.

baca juga

Salah satu potongan video itu identik dengan konteks informasi yang dibagikan akun YouTube Shello News.

Akun ini mengunggah video dengan informasi benar yang berjudul “Panglima Tambak Baya Titisan Panglima Burung: Kecam Komentar Edy Mulyadi Yang Menghina Warga Kalimantan”.

Isi video asli itu sama sekali tidak membahas penolakan Kalimantan dengan kedatangan Jokowi. Selain itu, hingga berita ini dipublikasikan, tidak ada informasi dan berita valid terkait Suku Dayak mengamuk dan menolak kedatangan sang presiden.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, maka narasi Presiden Jokowi ditolak datang oleh Kalimantan, lalu memicu amukan Suku Dayak hingga terancam gagalnya IKN adalah kabar hoaks.

Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Fakta: Jokowi-Polri Berhasil Endus Siasat Licik Anies Baswedan, Gawat..DKI Mau Dijadikan Sarang PKI, Benarkah?

Cek Fakta: Jokowi-Polri Berhasil Endus Siasat Licik Anies Baswedan, Gawat..DKI Mau Dijadikan Sarang PKI, Benarkah?

Blitz | Sabtu, 04 Februari 2023 | 17:25 WIB

Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Mesin Air di Pinggir Sungai

Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Mesin Air di Pinggir Sungai

Sumbar | Sabtu, 04 Februari 2023 | 17:04 WIB

CEK FAKTA: Boyong Anak, Nagita Slavina Pilih Pisah karena Raffi Ahmad Selingkuh, Benarkah?

CEK FAKTA: Boyong Anak, Nagita Slavina Pilih Pisah karena Raffi Ahmad Selingkuh, Benarkah?

Metro | Sabtu, 04 Februari 2023 | 16:52 WIB

CEK FAKTA: Carlos Fortes dan Taise Marukawa dari PSIS Semarang Ngebet Minta Dinaturalisasi Shin Tae yong?

CEK FAKTA: Carlos Fortes dan Taise Marukawa dari PSIS Semarang Ngebet Minta Dinaturalisasi Shin Tae yong?

Metro | Sabtu, 04 Februari 2023 | 16:45 WIB

Erina Gudono Ungkap Sifat Asli Kaesang Pangarep: Baik Banget Tapi Jadi Penggerutu dan Protektif Kalau......

Erina Gudono Ungkap Sifat Asli Kaesang Pangarep: Baik Banget Tapi Jadi Penggerutu dan Protektif Kalau......

Joglo | Sabtu, 04 Februari 2023 | 16:18 WIB

Serahkan Sertifikat Wakaf dan Gereja di Kalimantan Barat, Wamen ATR/Waka BPN Sebutkan Pentingnya Kepastian Hukum

Serahkan Sertifikat Wakaf dan Gereja di Kalimantan Barat, Wamen ATR/Waka BPN Sebutkan Pentingnya Kepastian Hukum

Metro | Sabtu, 04 Februari 2023 | 16:04 WIB

Terkini

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:44 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:39 WIB

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:27 WIB

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Pimpinan DPR Siap Temui Massa Aksi Besok

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:22 WIB

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:50 WIB