Update! Panglima TNI Ungkap Keberadaan Pilot Susi Air Sudah Terdeteksi

Ria Rizki Nirmala Sari, Muhammad Yasir

Rabu, 08 Februari 2023 | 18:55 WIB
Update! Panglima TNI Ungkap Keberadaan Pilot Susi Air Sudah Terdeteksi
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyampaikan penjelasan usai mengikuti rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2023). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengklaim telah mendeteksi keberadaan pilot pesawat Susi Air asal Selandia Baru, Philip Mark Mehrtens. Meski yang bersangkutan hingga kekinian belum ditemukan.

"Belum (ditemukan), tapi sudah terdeteksi," kata Yudo kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2/2023).

Kekinian, kata Yudo, TNI dan Polri tengah fokus melakukan pencarian terhadap pilot tersebut. Adapun tim gabungan TNI dan Polri sebelumnya telah berhasil mengevakuasi 15 pegawai bangunan dan Puskesmas.

"Sudah kita evakuasi 15, prioritasnya sekarang ini untuk mencari pilotnya," katanya.

Bantah Pilot Disandera

Sebelumnya Yudo membantah pilot Susi Air telah disandera oleh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM). Dia mengklaim pilot tersebut bukan disandera melainkan menyelamatkan diri.

"Nggak ada penyanderaan. Nggak ada penyanderaan, dia kan ini menyelamatkan diri," kata Yudo kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta pagi tadi.

Pesawat Susi Air yang Diduga Terbakar/ist
Pesawat Susi Air yang Diduga Terbakar/ist

Yudo ketika itu juga mengaku belum menerima informasi terkait adanya penyanderaan. Namun dia memastikan akan berupaya mengevakuasi pilot dan para penumpang.

"Saya belum ada informasi kalau yang dibawa itu. Nanti akan kita usahakan bisa evakuasi hari ini," kata dia

baca juga

OPM Sebut Panglima Sebar Hoaks

Terpisah, juru bicara TPNPB OPM Sebby Sambom balik membantah pernyataan Yudo. Sekaligus menegaskan pilot Susi Air tersebut telah disandera dan menuding Yudo telah menyebarkan hoaks.

"Itu Panglima TNI kah, Kapolri kah, Pangdam kah, Kapolda kah mereka tipu-tipu itu, itu namanya tukang hoaks," ujar Sebby.

Menurut klaim Sebby, kekinian pilot Susi Air tersebut bersama anggota TPNPB OPM tengah dalam perjalanan menuju markas. Dia sesumbar akan menunjukan bukti video apabila pilot Susi Air tersebut telah tiba.

"Foto dan video nanti dikirim, bukan melarikan diri," ujarnya.

Ancaman Eksekusi Pilot

TPNPB-OPM sempat mengklaim telah menyandera pilot Susi Air atas nama Kapten Philips Max Marthin dari Bandara Paro, Kabupaten Nduga, Papua, pada Selasa (7/2/2023). Mereka mengancam akan mengeksekusi pilot asal Selandia Baru tersebut apabila negosiasi dengan pemerintah gagal dilakukan.

"(Pilot) masih hidup dan dia akan buat negoisasi dengan Jakarta, jika Jakarta kepala batu, maka pilot akan dieksekusi," kata juru bicara TPNPB OPM Sebby Sambom saat dikonfirmasi, Selasa.

Sebby menyebut penyanderaan dilakukan oleh kelompok TPNPB OPM Ndugama-Derakma pimpinan Egianus Kogeya. Selain menyandera pilot, Sebby juga mengklaim pihaknya turut membakar pesawat Susi Air berjenis Pilatus Porter.

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom. (Ist)
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom. (Ist)

Sedangkan para penumpang, kata Sebby, dalam kondisi selamat dan tidak menjadi target sandera. Namun, tidak menutup kemungkinan kata dia akan ikut disandera apabila ada yang berasal dari luar Papua.

"Tapi jika penumpangnya orang imigran Indonesia, maka akan dijadikan sandera," terangnya.

Sebby mengungkap peristiwa penyanderaan ini merupakan yang kedua kali. Setelah sebelumnya juga diklaim terjadi pada 1996 lalu.

"Pertama penyelenggaraan Tim Lorenz pada tahun 1996 di Mapenduma," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesawat Susi Air Dibakar KKB di Nduga Papua, Begini Kronologinya Lengkapnya

Pesawat Susi Air Dibakar KKB di Nduga Papua, Begini Kronologinya Lengkapnya

Sumedang | Rabu, 08 Februari 2023 | 16:50 WIB

Pangdam Cenderawasih Klaim 15 Tukang Bangunan Berhasil Dievakuasi Usai Disandera TPNPB-OPM

Pangdam Cenderawasih Klaim 15 Tukang Bangunan Berhasil Dievakuasi Usai Disandera TPNPB-OPM

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 15:29 WIB

Keberadaan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens Masih Misteri, Rekan: Dia Ambil Risiko Besar Demi Keluarga

Keberadaan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens Masih Misteri, Rekan: Dia Ambil Risiko Besar Demi Keluarga

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 15:15 WIB

Pilot Susi Air Belum Ditemukan, Tim TNI-Polri Lanjutkan Pencarian di Paro Nduga

Pilot Susi Air Belum Ditemukan, Tim TNI-Polri Lanjutkan Pencarian di Paro Nduga

Metro | Rabu, 08 Februari 2023 | 15:14 WIB

Mengenal Kabupaten Nduga, Lokasi Insiden Pesawat Susi Air yang Dibakar

Mengenal Kabupaten Nduga, Lokasi Insiden Pesawat Susi Air yang Dibakar

Indotnesia | Rabu, 08 Februari 2023 | 15:12 WIB

Bukan Hanya Pilot Susi Air, Ada 15 Tukang Bangunan Diduga Disandera TPNPB-OPM

Bukan Hanya Pilot Susi Air, Ada 15 Tukang Bangunan Diduga Disandera TPNPB-OPM

News | Rabu, 08 Februari 2023 | 13:07 WIB

Terkini

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

×