Update Terkini Helikopter Kapolda Jambi: Terhalang Kabut Tebal, Heli Penyelamat Mutar-mutar 2 Jam Lalu Pulang Lagi

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 21 Februari 2023 | 10:55 WIB
Update Terkini Helikopter Kapolda Jambi: Terhalang Kabut Tebal, Heli Penyelamat Mutar-mutar 2 Jam Lalu Pulang Lagi
Persiapan evakuasi melalui jalur udara oleh Tim SAR gabungan TNI, Polri dan Basarnas di Muara Emat, Kerinci, Jambi, Senin (20/2). ANTARA/HO-Basarnas)

Suara.com - Mabes Polri memberikan keterangan terkait update penyelamatan korban kecelakaan helikopter Kapolda Jambi di hutan Kerinci. Hingga Selasa (21/2/2023) pagi, proses evakuasi masih dilakukan.

Namun kabut tebal dan hujan masih jadi kendala, bahkan empat helikopter penyelamat sempat berputar-putar selama dua jam lebih di sekitar TKP, lalu pulang lagi mendarat.

Dalam keterangannya, Selasa (21/2/2023), Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, proses evakuasi rombongan Kapolda Jambi masih terkendala kabut tebal. Selain itu, vegetasi hutan Kerinci yang masuk kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) juga menjadi kendala tersendiri.

Dedi menjelaskan, pada Selasa pagi, dikerahkan empat heli untuk proses evakuasi. Empat heli itu terdiri dari dua milik Polri, satu heli Super Puma milik TNI dan satu unit heli dari Basarnas.

"Setiap heli didampingi oleh satu dokter," ujar Dedi.

Menurut Dedi, proses evakuasi pada Selasa pagi ini dilaksanakan dalam dua tahap.

Tahap pertama ada 4 heli terbang pada pukul 7 pagi tadi. Tapi karena situasi kabut cukup pekat, kemudian vegetasi di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) juga rapat, hal ini menjadi kendala.

"Sehingga, setelah berputar-putar hampir 2 jam, karena situasi tidak memungkinkan, heli tersebut kembali mendarat untuk mengisi avtur. Kalau mengisi avtur berarti jam 9 tadi kurang lebih dikit, tadi 4 heli tersebut kembali terbang lagi untuk mencoba memaksimalkan proses evakuasi dengan prioritas adalah empat korban, yaitu Kapolda, kemudian kapten pilot, kemudian co-pilot dan satu korban lainnya," tutur Dedi.

Untuk satu korban lainnya, kata Dedi, nantinya tim medis yang ada di TKP yang akan menentukan assessmentnya. Sehingga empat korban ini bisa dievakuasi dengan skala prioritas.

Dedi juga menerangkan, tim yang ada di lokasi kecelakaan helikopter rombongan Kapolda Jambi saat ini berjumlah 26 orang dari sebelumnya 20 orang.

Tim itu terdiri dari Brimob ada 2 orang, TNI 2 orang, Basarnas 2 orang, Polres Kerinci dipimpin langsung oleh Kapolres ada 6 orang, lalu dari kedokteran kepolisian 2 orang dan dari masyarakat komunitas ada 2 orang. Kemudian dari Taman Nasional Kerinci Seblat ada 5 orang.

"Jadi 26 orang ini tugasnya utama medis dulu, penanganan medis dulu yang kita utamakan," ucap Dedi.

Selain itu, tim yang ada di TKP juga telah menggeser 50 meter dari titik koordinat kecelakaan helikopter di lokasi yang lebih landai untuk pendirian tenda.

Tim nantinya juga akan mencari titik lokasi yang lebih landai agar proses evakuasi lebih mudah. Karena tempat saat ini, selain vegetasi di Taman Nasional Seblat cukup rapat dan juga masih tergolong lereng yang cukup terjal.

"Kita masih mencari titik di mana yang lebih landai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono Menurun, Istri Ikut Proses Evakuasi di Posko Merangin

Kondisi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono Menurun, Istri Ikut Proses Evakuasi di Posko Merangin

Sumsel | Selasa, 21 Februari 2023 | 10:34 WIB

Istri Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono Ikut Proses Evakuasi, Faktanya Ini

Istri Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono Ikut Proses Evakuasi, Faktanya Ini

| Selasa, 21 Februari 2023 | 10:20 WIB

Update Evakuasi Kapolda Jambi, Kapolri Ikut Turun Tangan Bantu Teman Dekatnya

Update Evakuasi Kapolda Jambi, Kapolri Ikut Turun Tangan Bantu Teman Dekatnya

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 09:56 WIB

Bukan Terjatuh, Kadiv Humas Polri Sebut Helikopter yang Ditumpangi Kapolda Jambi Melakukan Pendaratan Darurat

Bukan Terjatuh, Kadiv Humas Polri Sebut Helikopter yang Ditumpangi Kapolda Jambi Melakukan Pendaratan Darurat

| Selasa, 21 Februari 2023 | 08:08 WIB

Mabes Polri: Helikopter Kapolda Jambi Mendarat Darurat, Bukan Jatuh

Mabes Polri: Helikopter Kapolda Jambi Mendarat Darurat, Bukan Jatuh

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 06:26 WIB

Kapolri Terbang Ke Jambi Siang Ini, Pantau Langsung Proses Evakuasi Korban Insiden Helikopter Di Hutan Kerinci

Kapolri Terbang Ke Jambi Siang Ini, Pantau Langsung Proses Evakuasi Korban Insiden Helikopter Di Hutan Kerinci

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 05:58 WIB

Kecelakaan Helikopter Rombongan Kapolda Jambi, Polri Antisipasi Ancaman Hewan Buas Saat Proses Evakuasi

Kecelakaan Helikopter Rombongan Kapolda Jambi, Polri Antisipasi Ancaman Hewan Buas Saat Proses Evakuasi

News | Senin, 20 Februari 2023 | 21:09 WIB

Terkini

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:57 WIB

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:46 WIB

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:13 WIB

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:07 WIB

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

Israel Larang Warga Palestina Shalat Id di Masjid Al-Aqsa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:58 WIB

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:43 WIB

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:31 WIB

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB