Apa Itu Topan Vamei? Penyebab Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Diguyur Hujan

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 03 Maret 2023 | 09:17 WIB
Apa Itu Topan Vamei? Penyebab Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Diguyur Hujan
Ilustrasi Topan Vamei - Apa itu topan vamei? (science.org)

Suara.com - Curah hujan tinggi kini kembali melanda hampir seluruh wilayah di Indonesia. Cuaca yang tak menentu pun membuat banyak wilayah di Indonesia terendam banjir.

Penyebab dari curah hujan yang meningkat ini adalah munculnya fenomena Badai Topan Vamei.

Lalu, apa sebenarnya Topan Vamei? Simak inilah penjelasa selengkapnya.

Pada dasarnya, fenomena badai tidak bisa terbentuk di dekat wilayah yang dilewati garis khatulistiwa. Namun, di tahun 2001 silam, sebuah badai ekstrim muncul sekitar 150 kilometer di utara garis khatulistiwa Laut Cina Selatan, dekat wilayah Singapura.

Para peneliti cuaca pun melakukan analisa baru dari perilaku atmosfer yang aneh dengan fenomena topan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa badai tersebut dapat terjadi hanya sekali setiap 1 abad.

Fenomena ini membuat para peneliti terkejut karena Topan Vamei ini menyapu bagian utara Singapura, pada garis lintang 1,3°LU, pada 2001 lalu. Dengan kecepatan angin mencapai 140 kilometer per jam, topan tersebut bahkan pernah membanjiri semenanjung Melayu selatan dan merusak dua kapal angkatan laut AS yang sedang berada di Laut Cina Selatan. 

Ahli meteorologi C. P. Chang dari Sekolah Pascasarjana Angkatan Laut di Monterey, California, dan rekan-rekannya di Februari Geophysical Research Letter mengungkap bahwa Topan Vamei ini menyebabkan munculnya pusaran badai dari Borneo atau Kalimantan, di atas Laut Cina Selatan yang memiliki temperatur hangat dan berlangsung selama berhari-hari.

Pada saat yang sama, gelombang kuat angin muson dingin dari timur laut berhembus melalui celah antara Kalimantan dan Indochina, diperkuat dengan pusaran badai dan membuatnya berputar tanpa bantuan rotasi bumi. Angin dan badai ini pun berlangsung cukup lama, sehingga menyebabkan fenomena alam seperti Vorteks Borneo dan  Lonjakan Lintas Utara Khatulistiwa atau Cross Equatorial Northly Surges (CENS).

Dua hal ini pun terjadi pada Laut Cina Selatan dan mendorong Vamei menjadi sebuah kekuatan yang disebut dengan topan. Para peneliti pun juga menghitung bahwa kondisi yang tidak biasa mungkin tidak akan terulang selama 100 hingga 400 tahun.

baca juga

Hal ini juga dibenarkan oleh Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menetapkan beberapa wilayah Indonesia mengalami cuaca ekstrim sehingga peringatan pun juga dikeluarkan demi keselamatan masyarakat terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lakukan Hal Ini Demi Ibu Eny, Tiko Rela Menerjang Hujan dan Banjir

Lakukan Hal Ini Demi Ibu Eny, Tiko Rela Menerjang Hujan dan Banjir

Soreang | Jum'at, 03 Maret 2023 | 09:04 WIB

Musim Hujan Landa Jakarta, PSI Minta Pemprov DKI Bareng TNI AU Rutin Tebar Garam ke Awan

Musim Hujan Landa Jakarta, PSI Minta Pemprov DKI Bareng TNI AU Rutin Tebar Garam ke Awan

News | Kamis, 02 Maret 2023 | 19:33 WIB

Warga Karawang Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Masih Akan Terjadi Hingga Tanggal Segini

Warga Karawang Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Masih Akan Terjadi Hingga Tanggal Segini

Purwasuka | Kamis, 02 Maret 2023 | 17:54 WIB

Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Benda Kota Tangerang Mulai Terserang Penyakit Kulit

Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Benda Kota Tangerang Mulai Terserang Penyakit Kulit

Serang | Kamis, 02 Maret 2023 | 17:24 WIB

Agar Aman dan Nyaman Mengemudikan Mobil saat Musim Hujan, Jangan Lupa Periksa Karet Kendaraan

Agar Aman dan Nyaman Mengemudikan Mobil saat Musim Hujan, Jangan Lupa Periksa Karet Kendaraan

Otomotif | Kamis, 02 Maret 2023 | 16:48 WIB

Terkini

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:15 WIB

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kaltim | Jum'at, 06 November 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:04 WIB

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

PKB Apresiasi Kapolri soal Penanganan Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Listyo Sigit

PKB Apresiasi Kapolri soal Penanganan Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Listyo Sigit

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

Ube dan Matcha Berpadu dengan Kopi, Jadi Inspirasi Menu Minuman Creamy

Ube dan Matcha Berpadu dengan Kopi, Jadi Inspirasi Menu Minuman Creamy

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 06:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Bareskrim Polri Tetapkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 06:00 WIB

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

×