Audiensi dengan Mahasiswa Papua soal Insiden Wamena, Komnas HAM: Ada Kekerasan Aparat TNI-Polri

Dwi Bowo Raharjo, Rakha Arlyanto

Jum'at, 03 Maret 2023 | 16:26 WIB
Audiensi dengan Mahasiswa Papua soal Insiden Wamena, Komnas HAM: Ada Kekerasan Aparat TNI-Polri
Komisioner Komnas HAM Hari Kurniawan. (Suara.com/Rakha)

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengakui ada tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat TNI dan Polri dalam kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua Pegunungan, pada 23 Februari 2023 lalu.

Hal itu disampaikan oleh Komisioner Komnas HAM Hari Kurniawan seusai melakukan audiensi dengan Front Mahasiswa Papua Anti Kekerasan pada Jumat (3/3/2023).

"Kalau memang tindakan kelompok dari aparat TNI-Polri memang ada kekerasan di situ. Kesimpulan awal ya," ujar Hari kepada wartawan.

Hari megatakan kekerasan aparat diarahkan kepada kelompok warga sipil. Meski begitu, Komnas HAM masih akan melakukan investigasi lebih lanjut.

"Baik itu ke masyarakat sipil. Ada dugaan aparat terlibat di situ, kalau saya belum brani mengungkapkan secara detail karena masih diinvestigasi," kata Hari.

Rencananya, Komisioner Komnas HAM akan berkunjung langsung ke Wamena. Meski demikian Hari tidak menyebut secara detail kapan kunjungan itu akan dilaksanakan.

Front Mahasiswa Papua Tetap Gelar Aksi di Depan Komnas HAM terkait Insiden Kekerasan di Wamena. (Suara.com/Rakha)
Front Mahasiswa Papua Tetap Gelar Aksi di Depan Komnas HAM terkait Insiden Kekerasan di Wamena. (Suara.com/Rakha)

"Dari komisioner belum, rencananya kami memang akan turun, tidak hanya ngomong urusan Wamena dan Dogiyai, tapi semua tapi semua urusan pelanggaran HAM di Papua," jelas Hari.

12 Orang Tewas

Polisi menangkap 13 terduga pelaku kericuhan berdarah di Sinakma, Wamena, Pegunungan Papua yang menelan belasan nyawa. Belasan orang tersebut kekinian tengah diperiksa secara intensif.

baca juga

"Kita Polri mengamankan dan sedang memeriksa 13 orang. Empat terindikasi, sembilan masih dalam pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo dikutip, Minggu (26/2/2023).

Dalam peristiwa ini, lanjut Benny, total ada 12 korban meninggal dua. Sepuluh di antaranya telah dimakamkan di Sinakma.

"Dua orang korban dari masyarakat sudah diterbangkan ke Jayapura menuju Medan. Dan 10 warga asli Sinakma juga telah dimakamkan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diguyur Hujan Deras, Front Mahasiswa Papua Tetap Gelar Aksi di Depan Komnas HAM terkait Insiden Kekerasan di Wamena

Diguyur Hujan Deras, Front Mahasiswa Papua Tetap Gelar Aksi di Depan Komnas HAM terkait Insiden Kekerasan di Wamena

News | Jum'at, 03 Maret 2023 | 15:36 WIB

Buntut Pidato Usik Ibu-Ibu Pengajian, Megawati Dilaporkan ke Komnas Perempuan

Buntut Pidato Usik Ibu-Ibu Pengajian, Megawati Dilaporkan ke Komnas Perempuan

Bandung | Rabu, 22 Februari 2023 | 23:11 WIB

Alami Kisah Misterius di Jaman Orba, Begini Sisi Kelam Petrus

Alami Kisah Misterius di Jaman Orba, Begini Sisi Kelam Petrus

Soreang | Rabu, 22 Februari 2023 | 19:03 WIB

Komnas HAM Penuhi Permintaan Kuasa Hukum, Jenguk Lukas Enembe ke Rutan KPK

Komnas HAM Penuhi Permintaan Kuasa Hukum, Jenguk Lukas Enembe ke Rutan KPK

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 19:18 WIB

Sejarah Hukuman Mati di Indonesia, Oesin Bestari Jadi Orang Pertama yang Dieksekusi

Sejarah Hukuman Mati di Indonesia, Oesin Bestari Jadi Orang Pertama yang Dieksekusi

News | Selasa, 14 Februari 2023 | 14:34 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×