Butterfly Effect Mario Dandy: 5 Pejabat Ini 'Digoreng' Abis Gegara Pamer Harta

Ruth Meliana

Senin, 20 Maret 2023 | 11:05 WIB
Butterfly Effect Mario Dandy: 5 Pejabat Ini 'Digoreng' Abis Gegara Pamer Harta
Ilustrasi Mario Dandy Satriyo. [Suara.com/Iqbal]

Suara.com - Kasus kekerasan yang dilakukan oleh Mario Dandi Satrio terhadap David seperti membuka kotak pandora dan menimbulkan butterfly effect. Sejak kasus tersebut bergulir, satu persatu aib pejabat publik di sejumlah instansi pemerintah terungkap ke publik.

Bekat Mario Dandy, kini publik jadi mengetahui kalau ada sejumlah pejabat negara yang memiliki harta tak wajar, yang tidak selaras dengan profil pekerjaannya. Tak hanya itu, terungkap pula gaya hedon keluarga pejabat tersebut yang gemar pamer harta kekayaan di media sosial.

Awalnya harta kekayaan ayah Mario Dandy, Rafael Alun Trisambodo yang merupakan pejabat eselon III di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, telah dikuliti.

Warganet mengungkap data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Rafael Alun ke publik, di mana dalam data tersebut ia diketahui memiliki harta kekayaan sebesar Rp56 miliar.

Angka tersebut semakin dinilai tak wajar ketika mengintip akun media sosial anak-anaknya, di mana di dalamnya terdapat sejumlah foto dan video koleksi motor, mobil dan rumah mewah miliknya.

Alhasil, kini Rafael Alun Trisambodo dipecat dari jabatannya dan berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Setelah Rafael Alun, ada sejumlah pejabat pemerintahan yang ikut terungkap harta kekayaannya yang tidak wajar. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

Eko Darmanto

Eko Darmanto adalah Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, yang merupakan bagian dari Kementerian Keuangan. Menurut data LHKPN pada 2021, diketahui kalau Eko Darmanto memiliki harta kekayaan mencapai Rp6,72 miliar.

baca juga

Namun data LHKPN tersebut dinilai tidak wajar. Sebab di media sosial publik menyoroti sosok Eko yang kerap memamerkan kemewahan, seperti berfoto dengan motor gede dan pamer naik pesawat terbang cessna.

Dan karena itu pula, akhirnya Menteri Keuangan Sri Mulyani memecat Eko Darmanto dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta. Tak hanya itu, ia juga berurusan dengan KPK dan PPATK.

Andhi Pramono

Sama seperti Eko Darmanto, Andhi Pramono juga menjabat sebagai Kepala Kantor Bea Cukai, namun ia menjabat sebagai Kepala Kantor Bea Cukai Makassar.

Menurut LHKPN yang ia laporkan pada Februari 2022, Andhi Pramono diketahui memiliki harta kekayaan mencapai Rp13,7 miliar.

Namun lagi-lagi publik menganggap harta kekayaan itu tidak berbanding lurus dengan apa yang nampak pada media sosial keluarganya.

Hal itu diungkap oleh akun Twitter @PartaiSocmed yang dikutip pada Rabu (8/3/3034) lalu. Akun tersebut mengunggah sejumlah foto dan video barang-barang mewah yang disebut milik Andhi dan keluarganya.

Di antaranya  ada sebuah rumah mewah berkelir putih di Kawasan CIbubur, yang disebut-sebut sebagai milik Andhi.

Akun itu juga mengunggah foto seorang perempuan belia yang disebut sebagai anak Andhi. Anaknya tampak mengenakan pakaian mahal seharga puluhan juta rupiah. Karena itulah Andhi Pramono masuk dalam radar pantauan PPATK.

Wahono Saputro

Wahono Saputro adalah rekan sejawat Rafael Alun Trisambodo yang bekerja di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan. Namun berbeda dengan Rafael, Wahono Saputro menjabat sebagai Kepala Kantor Pajak Jakarta Timur.

Ia sempat diperiksa KPK pada Selasa (14/3/2023) lalu untuk mengklarifikasi harta kekayaannya yang dinilai tidak wajar. Dalam LHKPN terakhir yang dilaporkan Wahono pada 2022, tercatat ia memiliki harta kekayaan mencapai 12,8 miliar.

Tak hanya itu, di hadapan KPK, Wahono juga diminta untuk mengklarifikasi kepemilikan saham di perusahaan yang terafiliasi dengan Rafael Alun.

Karena itulah Wahono terseret dalam pusaran kasus kepemilikan harta tak wajar pejabat Kementerian Keuangan.

Sudarman Harjasaputra

Tak hanya di lingkungan Kementerian Keuangan, pejabat pemerintahan yang diduga memiliki harta kekayaan tak wajar juga ditemukan di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Salah satunya adalah Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Timur Sudarman Hardjasaputra. Berdasarkan penelusuran di laman LHKPN KPK, Ia dijetahui memiliki harta kekayaan mencapai Rp14,7 miliar.

Namun publik menjadi curiga karena Sudarman dan keluarganya diketahui gemar memamerkan harta kekayaannya di media sosial.

Salah satunya foto-foto istrinya yang tengah plesir ke sejumlah negara, di antaranya Austria, Polandia, Jepang hingga Perancis. Karena itulah KPK berencana memanggil Sudarman untuk memeriksa harta kekayaannya yang dinilai tak wajar itu.

Esha Rahmanshah Abrar

Terbaru, pejabat negara yang dinilai memiliki harta kekayaan tak wajar adalah Esha Rahmansah Abrar yang merupakan PNS Golongan III C di Sekretariat Negara.

Ia akhirnya dinonaktifkan dari jabatannya setelah sejumlah foto istri Esha tengah memamerkan harta kekayaannya viral di media sosial.

Harta kekayaan dan gaya hidup mewah istri Esha itu dinilai tidak berbanding lurus dengan gaji dan tunjangan suaminya sebagai PNS Golongan III C.

Alhasil, Kemensetneg menonaktifkan Esha Rahmansah Abrar, sekaligus menggandengan KPK dan PPATK untuk menelusuri harta kekayaannya.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas! Inilah Pendapat Mahfud MD soal Sosok Mario Dandy, 'Dari yang saya lihat...'

Tegas! Inilah Pendapat Mahfud MD soal Sosok Mario Dandy, 'Dari yang saya lihat...'

Denpasar | Senin, 20 Maret 2023 | 11:00 WIB

CEK FAKTA: Mario Dandy Alami Depresi? Simak Penjelasannya

CEK FAKTA: Mario Dandy Alami Depresi? Simak Penjelasannya

Soreang | Senin, 20 Maret 2023 | 09:45 WIB

Sekda Riau SF Haryanto Ngaku Tas Mewah Istrinya KW, Netizen : Mana Mungkin Barang KW

Sekda Riau SF Haryanto Ngaku Tas Mewah Istrinya KW, Netizen : Mana Mungkin Barang KW

Poptren | Senin, 20 Maret 2023 | 09:18 WIB

Sosok Ini Ingin Mario Dandy Cs Dihukum Berat, Ternyata karena Hal Ini

Sosok Ini Ingin Mario Dandy Cs Dihukum Berat, Ternyata karena Hal Ini

Sumedang | Senin, 20 Maret 2023 | 08:18 WIB

SANGAR GAES! Ayah David Siap "Perang" Jika Kasus di RJ: Apa Kajari DKI Terima Titipan?

SANGAR GAES! Ayah David Siap "Perang" Jika Kasus di RJ: Apa Kajari DKI Terima Titipan?

Ntb | Senin, 20 Maret 2023 | 08:01 WIB

Istrinya Pamer Harta, Pegawai Kemensetneg Esha Rahmansah Abrar Dinonaktifkan

Istrinya Pamer Harta, Pegawai Kemensetneg Esha Rahmansah Abrar Dinonaktifkan

Tasikmalaya | Senin, 20 Maret 2023 | 07:38 WIB

Terkini

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

×