Jejak Kinerja KPK Era Firli Bahuri: Tiga Tersangka Kabur, Belum Ungkap Kasus 'Big Fish'

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Selasa, 28 Maret 2023 | 08:10 WIB
Jejak Kinerja KPK Era Firli Bahuri: Tiga Tersangka Kabur, Belum Ungkap Kasus 'Big Fish'
Ilustrasi Gedung KPK. (Suara.com/Ema)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan. Namun kini sorotan itu bukan dari publik, melainkan dari Dewan Pengawasnya.

Dalam tayangan di kanal YouTube resmi KPK, Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK Tumpak Hatorangan Panggabean menyatakan, empat tahun di bawah kepemimpinan Firli Bahuri, KPK sudah berjalan di jalur yang tepat.

Meski begitu, ia menyayangkan jika hingga kini KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri belum berhasil mengungkap kasus besar atau ‘the big fish’.

"KPK sampai saat ini masih on the track di dalam pemberantasan korupsi, baik bidang pencegahan maupun penindakan. Hanya sayangnya kita belum berhasil mengungkap kasus-kasus yang besar, kasus-kasus yang kita beri nama dulu 'the big fish' itu jarang terjadi dilakukan oleh KPK," ujar Tumpak, dikutip pada Senin (27/3/2023).

Menurut dia, KPK di bawah Firli lebih banyak mengungkap kasus korupsi dengan sistem Operasi Tangkap Tangan (OTT). Adapun OTT tersebut, lanjut Tumpak, lebih banyak yang melibatkan aparatur negara.

"Cuma sayangnya itu, ya, saya bilang kita kurang bisa membongkar kasus-kasus yang sifatnya besar, karena kita mesti tahu juga bahwa kegiatan KPK itu harusnya terasa menyejahterakan masyarakat banyak, ada yang dirasa oleh publik," ucapnya.

Lantas seperti apa jejak kinerja Firli bahuri selama memimpin KPK? Berikut ulasannya.

Kinerja 100 hari pertama

Firli Bahuri dilantik menjadi Ketua KPK sejak Jumat (20/12/2019). Ia dan lima pimpinan KPK lainnya dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Dalam 100 hari pertama, Indonesia Corruption Watch (ICW), memberikan catatan mengenai kinerja KPK di bawah pimpinan Firli. Hasilnya, menurut ICW, dalam 100 hari pertama, kinerja KPK masih minim prestasi dan cenderung memunculkan kontroversi.

"Tepat pada pekan ini genap 100 hari lima Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih memimpin lembaga anti rasuah itu. Alih-alih menunjukkan kinerja yang lebih baik dari periode sebelumnya, justru yang dihasilkan adalah berbagai kontroversi. Karena itu pula, kepercayaan publik terhadap KPK turun drastis," kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana pada Senin (23/3/2020) silam.

Menuai sejumlah kontroversi

Dalam penilaian kinerja 100 pertama itu, peneliti ICW Kurnia Ramadhana juga menyatakan KPK menuai sejumlah kontroversi.

Di antaranya adalah KPK gagal menangkap dua buronan korupsi, yakni Harun Masiku dan Nurhadi. Kurnia juga menyoroti tidak transparannya informasi penanganan perkara pada publik.

Tiga tersangka kabur di era Firli

Dalam masa kepemimpinan Firli, diketahui ada tiga tersangka korupsi yang kabur ketika kasusnya ditangani oleh KPK.

Tiga tersangka itu yakni politikus PDI Perjuangan Harun Masiku, mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming serta Ricky Ham Pagawak yang merupakan Bupati Mamberamo Tengah, Papua.

Hal itu kemudian ditanggapi oleh peneliti Transparency International Indonesia (TII) Alvin Nicola. Ia menduga hal itu bisaterjadi karena adanya kebocoran informasi di internal Lembaga tersebut.

Menurut Alvin, kebocoran itu disebabkan lemahnya independensi dan pengawasan di tubuh KPK, sebagai imbas dari revisi Undang-Undang KPK.

Karena itulah ia meminta agar Dewan pengawas melakukan evaluasi besar-besaran terhadap proses penindakan yang dilakukan KPK di bawah kepemimpinan Furli Bahuri.

Kepercayaan publik menurun

Pada Mei 2022, Lembaga survey Indikator Politik Indonesia (IPI) menggelar survei mengenai kinerja lembaga penegak hukum di Indonesia.

Survei tersebut menyasar responden warga negara Indonesia (WNI) berusia 17 tahun ke atas dan berjumlah 1.213 orang. Hasil dari survei itu menyatakan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung lebih tinggi dibanding KPK.

Menurut survei itu, tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung melesat hingga 60,5 persen. Sementara posisi KPK berada di bawah sejumlah Lembaga lainnya.

"KPK, di bawah Kejagung, pengadilan, dan MPR. Ini KPK di antara lembaga penegak hukum, tingkat trust-nya paling rendah sekarang," kata Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi, Rabu (8/6/2022).

Citra KPK di bawah Firli Bahuri sulit diselamatkan

Pada Maret 2022, peneliti ICW Kurnia Ramadhana kembali mengeluarkan pernyataan mengenai kinerja Firli Bahuri sebagai pimpinan KPK.

Pernyataan itu sekaligus mengomentari hasil survei Litbang salah satu media nasional yang menyatakan 48,2 persen publik tidak puas dengan kinerja KPK.

Kurnia lalu menilai, tingginya persentase ketidakpuasan masyarakat itu menunjukkan kalau KPK semakin dijauhi masyarakat.

Ia juga menyatakan kalau ketidakpuasan publik terhadap kinerja KPK pada kepemimpinan Firli Bahuri sudah sulit diselamatkan.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Pemerintah Korupsi, KPK Geledah Kantor Kementrian ESDM

Waduh! Pemerintah Korupsi, KPK Geledah Kantor Kementrian ESDM

| Selasa, 28 Maret 2023 | 04:33 WIB

CEK FAKTA: Rumah Mewah Ganjar Pranowo Disita KPK, Terkait Aliaran Dana 300 T, Benarkah?

CEK FAKTA: Rumah Mewah Ganjar Pranowo Disita KPK, Terkait Aliaran Dana 300 T, Benarkah?

| Senin, 27 Maret 2023 | 23:16 WIB

KPK Segera Periksa Harta SF Hariyanto, Buntut Anak-Istri Pamer Kekayaan

KPK Segera Periksa Harta SF Hariyanto, Buntut Anak-Istri Pamer Kekayaan

Riau | Senin, 27 Maret 2023 | 21:14 WIB

KPK Telisik Korupsi Cukai Rokok di Pelabuhan Bebas Bintan Kepri, Nilainya Ratusan Miliar Rupiah

KPK Telisik Korupsi Cukai Rokok di Pelabuhan Bebas Bintan Kepri, Nilainya Ratusan Miliar Rupiah

News | Senin, 27 Maret 2023 | 20:44 WIB

Kasus Pemotongan Gaji Capai Puluhan Miliar, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Korupsi di Kementerian ESDM

Kasus Pemotongan Gaji Capai Puluhan Miliar, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Korupsi di Kementerian ESDM

News | Senin, 27 Maret 2023 | 19:46 WIB

Terkini

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB