5 Fakta Horor Paryanto Dikubur Hidup-hidup oleh Mbah Slamet: Pesan Terakhir Bikin Merinding

Ruth Meliana

Rabu, 05 April 2023 | 10:50 WIB
5 Fakta Horor Paryanto Dikubur Hidup-hidup oleh Mbah Slamet: Pesan Terakhir Bikin Merinding
Polisi kembali melakukan penggalian dan temukan 10 mayat lainnya yang diduga korban pembunuhan oleh ST. (Suara.com/Citra Ningsih).

Suara.com - Paryanto (53) warga Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu dari belasan korban dukun pengganda uang Slamet Tohari alias Mbah Slamet asal Banjarnegara, Jawa Tengah. Dia menjadi kunci utama terungkapnya kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Mbah Slamet.

Seperti diketahui, Mbah Slamet melakukan penipuan dengan kedok dukun penggandaan uang sebelum membunuh para korbannya.

Simak fakta mengerikan Paryanto yang kabarnya dikubur hidup-hidup oleh Mbah Slamet berikut ini.

Pesan terakhir Paryanto takut mati

GE, anak Paryanto, memperlihatkan pesan yang dikirim sang ayah ketika bertemu dengan Mbah Slamet. Pesan itu dikirim oleh Paryanto pada Kamis (23/3/2023) sekitar pukul 00:54 WIB, detik-detik sebelum dihabisi oleh dukun pengganda uang.

Paryanto rupanya sudah merasa gelisah dan curiga dengan gerak-gerik Mbah Slamet. Ia akhirnya mengirim pesan ke sang anak untuk melapor polisi jika dirinya tidak memberikan kabar hingga karena Minggu (26/3/2023).

Selain itu, GE mengungkap sang ayah sempat mengaku takut mati dalam pesan tersebut. Ketakutan itu membuat Paryanto mengirimkan lokasi kediaman Mbah Slamet ke WhatsApp sang anak.

Rekaman suara Paryanto kirim lokasi Mbah Slamet

Bukan hanya pesan teks, Paryanto juga mengirim setidaknya 3 pesan suara pada anaknya. Dalam rekaman itu, terdengar suara parau Paryanto yang ketakutan.

baca juga

Paryanto terdengar memberikan lokasi kediaman Mbah Slamet yang tinggal di rumah orang tua. 

"Di share lock ini rumah orang tuanya (mbah Slamet). Takut (ayah) kenapa-napa gitu. Lokasi (ayah) di rumahnya dia (rumah orang tua mbah Slamet), masih satu kampung (jarak) sekitar 100 meter. Sama aja di kampungnya Slamet," ucap Paryanto dalam rekaman suara.

Paryanto minum air kemasan pemberian Mbah Slamet

Paryanto dalam rekaman suaranya itu juga cerita merasa ngeri karena dibawa oleh Mbah Slamet ke hutan dalam kondisi tidak sadar. Dia menceritakan ke anak sempat minum air kemasan yang diberikan oleh Mbah Slamet.

Dalam pengakuannya, Paryanto merasakan gejala mengantuk terus dan bicaranya sudah seperti orang mabuk. Ia bahkan sudah beberapa kali ketiduran saat dibawa ke hutan.

"Ayah agak sedikit ngeri, apalagi tadi (dibawa Mbah Slamet) ke hutan. Ayah bawaannya ngantuk mulu. Kepala ayah langsung tidur di bawah. Ini saja (kondisi) ayah kaya mabuk, ngomong sendiri kaya orang gila," kata Paryanto dalam rekaman suara.

Nyawa Paryanto terancam

Pesan suara itu menjadi dasar GE untuk mencurigai kondisi sang ayah. Walau diminta untuk menunggu hingga Minggu (26/3/2023), keluarga memutuskan untuk berangkat ke Banjarnegara pada Jumat (24/3/2023) sore.

GE juga merasakan ada yang tidak beres dari pesan sang ayah. Khawatir dengan kondisi sang ayah, pihak keluarga yang terdiri dari 6 anggota pun enggan membuang-buang waktu dan langsung berangkat dari Sukabumi ke Banjarnegara.

Paryanto dikubur hidup-Hidup

Menurut hasil autopsi, Paryanto dikubur hidup-hidup oleh Mbah Slamet. Disebutkan bahwa Paryanto dipaksa menenggak minuman ringan yang dicampur obat tidur dan potasium ketika ritual.

Hal itu disampaikan Heri Purnama Tanjung, kuasa hukum keluarga korban di Sukabumi pada Selasa (4/4/2023). Dia mengatakan untuk mendatangkan uang hasil penggandaan dari yang disetorkan Paryanto kepada pelaku Mbah Slamet, harus dilakukan ritual  bertapa tanpa tidur. 

Kronologinya Paryanto diberi minuman ringan dalam kemasan yang sudah dicampur racun. Ketika Paryanto sudah minum racun, Mbah Slamet mempersiapkan kuburan dengan menggali lubang sambil menunggu reaksi racun dalam tubuh korban.

Saat itu, kondisi korban memang sudah lemas dan tidak berdaya, tetapi masih hidup. Mbah Slamet kemudian memasukkan korban ke dalam liang lahat yang sudah disiapkannya, dan mengubur Paryanto hidup-hidup.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengulik Sepak Terjang Dukun Slamet di Banjarnegara, Residivis Uang Palsu yang Bertransformasi jadi Pengganda Uang

Mengulik Sepak Terjang Dukun Slamet di Banjarnegara, Residivis Uang Palsu yang Bertransformasi jadi Pengganda Uang

Joglo | Rabu, 05 April 2023 | 10:48 WIB

Rekam Jejak Mbah Slamet: Eks Napi Uang Palsu Jadi Dukun Pengganda Uang

Rekam Jejak Mbah Slamet: Eks Napi Uang Palsu Jadi Dukun Pengganda Uang

News | Rabu, 05 April 2023 | 09:59 WIB

Korban Serial Killer Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Jadi 12 Orang, Terakhir Pasutri Asal Lampung

Korban Serial Killer Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang Jadi 12 Orang, Terakhir Pasutri Asal Lampung

News | Rabu, 05 April 2023 | 09:43 WIB

CEK FAKTA: Pesulap Merah Kuliti Kesaktian Ibu Ida Dayak, Ternyata Main Trik Dukun

CEK FAKTA: Pesulap Merah Kuliti Kesaktian Ibu Ida Dayak, Ternyata Main Trik Dukun

Metro | Rabu, 05 April 2023 | 09:39 WIB

Cerita Panjang Kasus Si Pembunuh Berantai 'Mbah Slamet' Dukun Palsu Pengganda Uang

Cerita Panjang Kasus Si Pembunuh Berantai 'Mbah Slamet' Dukun Palsu Pengganda Uang

Jawa Tengah | Rabu, 05 April 2023 | 08:56 WIB

Modus Gandakan Uang Rp 40 Juta Jadi Rp 5 Miliar, Ini Sosok Mbah Slamet Dukun Serial Killer

Modus Gandakan Uang Rp 40 Juta Jadi Rp 5 Miliar, Ini Sosok Mbah Slamet Dukun Serial Killer

Video | Rabu, 05 April 2023 | 09:00 WIB

Terkini

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

×