Duduk Perkara Kasus Penyerangan Mapolres Jeneponto hingga Satu Anggota Polisi Terluka

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Jum'at, 28 April 2023 | 08:36 WIB
Duduk Perkara Kasus Penyerangan Mapolres Jeneponto hingga Satu Anggota Polisi Terluka
Mapolres Jeneponto diserang ratusan orang tak dikenal. (Antara)

Suara.com - Penyerangan Mapolres Jeneponto, Sulawesi Selatan terjadi pada Kamis (27/4/2023) dini hari. Penyerangan ini menyebabkan satu orang anggota Polres Jeneponto terkena luka tembak.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Setyo Boedi turun tangan untuk meninjau lokasi penyerangan. Kondisi Mapolres Jeneponto yang berantakan akibat penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) pun membuat para anggota Polres Jeneponto mengamankan beberapa dokumen penting yang berada di dalam Mapolres.

Isu soal penyebab penyerangan Mapolres Jeneponto ini pun masih simpang siur. Beberapa sumber pun menyebut penyerangan Mapolres Jeneponto ini disebabkan oleh ulah oknum TNI.

Duduk perkara kasus tersebut kini masih ditangani polisi. Namun, beberapa pihak menduga penyerangan ini berhubungan dengan kasus pengeroyokan anggota TNI beberapa hari sebelum penyerangan terjadi.

Penyerangan ini bermula ketika para anggota Propam yang sedang berjaga pada pukul 01.45 mendengar suara banyak orang dari bagian luar pagar Mapolres Jeneponto.

Para anggota yang sedang berjaga pun melihat setidaknya ada puluhan bahkan ratusan orang berteriak. Mereka kemudian seketika menyerang Mapolres Jeneponto. Serangan ini dilakukan dengan pelemparan batu dan bom molotov ke arah Propam Mapolres Jeneponto bahkan mengenai bagian bangunan Masjid Asy Syurti yang berada di lingkungan Mapolres Jeneponto.

Tak hanya melakukan perusakan terhadap fasilitas dan bangunan Mapolres Jeneponto, beberapa pelaku pun melepaskan tembakan sehingga mengenai seorang anggota Polres Jeneponto berinisial MM yang kebetulan sedang berada di dalam kantor Propam Mapolres Jeneponto. 

Tembakan tersebut pun mengenai perut hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Video penyerangan para oknum tak bertanggung jawab ini pun ramai di media sosial. Dari video tersebut, terdengar beberapa suara dari orang tak dikenal tersebut meneriakkan untuk menyerang Mapolres Jeneponto dengan membabi buta. 

Penyerangan secara membabi buta ini pun membuat beberapa fasilitas Mapolres Jeneponto hancur dan berantakan. Laporan soal penyerangan ini pun sampai di telinga Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Setyo Boedi yang langsung menuju Mapolres Jeneponto pasca penyerangan untuk mengetahui penyebab dari penyerangan ini. Hal ini pun dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes, Komang Suartana.

"Kita sedang bersama Pak Kapolda lagi menuju ke Polres Jeneponto," kata Suartana dalam keterangannya pada Kamis, (27/4/2023) pagi.

Walaupun muncul isu penyerangan ini berkaitan dengan pengeroyokan yang terjadi pada anggota Kodam V/Brawijaya, Pratu Irsan pada Rabu (26/4/2023) dini hari kemarin, namun pihak Kodam maupun Polda Sulsel belum dapat memastikan penyebab utamanya. Hingga kini, kasus ini masih didalami dan koordinasi antara TNI Polri tetap berjalan.

Kapendam XIV/ Hasanuddin Angkat Bicara

Kapendam XIV/ Hasanuddin, Kolonel Inf Rio Purwantoro angkat bicara soal penyerangan dan pelemparan batu terhadap Mapolres Jeneponto, yang berada di Jalan Sultan Hasanuddin, Empoang, Binamu, Jeneponto, pada Kamis (27/4/2023) dini hari.

Rio membantah jika penyerangan tersebut diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI. Rio menyebut, pasukan yang terdekat dari Mapolres Janeponto yakni Yonif 726/Tml, yang berjarak 2-3 jam perjalan.

"Saat ini satuan tersebut sedang karantina untuk berangkat penugasan operasi dan tidak ada kegiatan cuti, setiap 2 jam sekali pun dilaksanakan apel pengecekan," kata Rio dalam keterangannya, yang diterima Suara.com, Kamis malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Oknum TNI Lakukan Penyerangan Mapolres Jeneponto, Kapendam XIV/Hasanuddin: Pasukan Sedang Dikarantina

Bantah Oknum TNI Lakukan Penyerangan Mapolres Jeneponto, Kapendam XIV/Hasanuddin: Pasukan Sedang Dikarantina

News | Jum'at, 28 April 2023 | 07:22 WIB

Kronologi Anak Polisi Lakukan Penganiayaan, Disebut Mirip Kasus Mario Dandy

Kronologi Anak Polisi Lakukan Penganiayaan, Disebut Mirip Kasus Mario Dandy

Your Say | Jum'at, 28 April 2023 | 07:15 WIB

Rekam Jejak AKBP Achiruddin Hasibuan Terungkap! Pukuli Orang Tua, Kini Beri Instruksi Anak untuk Aniaya Mahasiswa

Rekam Jejak AKBP Achiruddin Hasibuan Terungkap! Pukuli Orang Tua, Kini Beri Instruksi Anak untuk Aniaya Mahasiswa

| Jum'at, 28 April 2023 | 01:42 WIB

Alasan Ekonomi, Nenek Berusia 65 Tahun Ajak Cucu Jualan Narkoba di Mataram NTB, Sekarang Mendekam di Penjara

Alasan Ekonomi, Nenek Berusia 65 Tahun Ajak Cucu Jualan Narkoba di Mataram NTB, Sekarang Mendekam di Penjara

| Kamis, 27 April 2023 | 22:19 WIB

Warganet Soroti Gestur Tubuh AKPB Achiruddin Hasibuan saat Tiba di Mapolda Sumatera Utara

Warganet Soroti Gestur Tubuh AKPB Achiruddin Hasibuan saat Tiba di Mapolda Sumatera Utara

| Kamis, 27 April 2023 | 21:20 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB