Profil Sunan Kalijaga, Penggagas Tradisi Lebaran Ketupat di Indonesia

Rifan Aditya

Sabtu, 29 April 2023 | 11:36 WIB
Profil Sunan Kalijaga, Penggagas Tradisi Lebaran Ketupat di Indonesia
Sunan Kalijaga - Profil Sunan Kalijaga, Penggagas Tradisi Lebaran Ketupat di Indonesia

Suara.com - Sudah tahukah kamu bahwa Indonesia memiliki tradisi lebaran ketupat? Lebaran ketupat merupakan tradisi masyarakat Jawa, salah satu dari cara merayakan hari raya Idul Fitri. Sosok dibalik tradisi ini adalah Sunan Kalijaga. Lantas seperti apa profil Sunan Kalijaga dan bagaimana hubungan antara keduanya terjalin? 

Sejarahnya dimulai dari penyebaran agama Islam di tanah Jawa. Sunan Kalijaga sebenarnya adalah seorang putra mahkota bernama Raden Mas Sahid. Namun, ia terpilih menjadi salah satu Wali di tanah jawa untuk menyebarkan agama Islam. Caranya dalam menyebarkan agama Islam adalah dengan meleburkan ajaran agama ke dalam tradisi tanah Jawa. 

Sunan Kalijaga ini memperkenalkan ketupat dalam bentuk lebaran ketupat dengan filososi sebagai berikut. 

Dikutip dari nu.or.id, Ketupat memiliki istilah pendek berupa Kupat, yang dalam bahasa Jawa artinya Ngaku Lepat dan Ngaku Papat. Ngaku Lepat bermakna mengakui kesalahan-kesahan yang sudah diperbuat.

Sedangkan Ngaku Papat memiliki arti empat tindakan. Maka, makna di balik ketupat ini adalah mengakui kesalahan-kesalahan yang sudah diperbuat baik yang dingaja maupun tidak disengaja. 

Sedangkan lebaran dalam bahasa Jawa memiliki makna melimpah. Oleh karenanya, saat hari raya idul Fitri kita akan melihat ketupat melimpah dan orang-orang juga berbagai rezeki melalui zakat fitrah. Ini juga menandakan kebaikan dan rasa persaudaran berlimpah pada hari raya tersebut.

Lebaran ketupat sendiri diperingati setiap tanggal 8 syawal setelah dilaksanakannya puasa syawal. Pada tanggal 1 syawal, orang-orang akan memperingati hari raya idul fitri, momen di mana umat Islam melaksanakan shalat ied.

Kemudian, di hari kedua, tanggal 2 syawal sampai tanggal 7 syawal, umat Islam melaksanakan puasa sunnah bulan syawal. Puasa ini dilaksanakan bagi mereka yang mampu. Kemudian, tanggal 8 Syawal, mereka merayakan lebaran ketupat. Pada momen ini, kita dapat melihat sajian ketupat dengan lauknya yang berlimpah. 

Lantas siapa Sunan Kalijaga sebenarnya? Kenapa ia repot-repot memperkenalkan lebaran ketupat kepada masyarakat? Cek profilnya di bawah ini.

baca juga

Profil Sunan Kalijaga

Berdasarkan catatan infobiografi, Sunan Kalijaga bernama asli Joko Said, lahir tahun 1450 M. Ia adalah putra adipati Tuban, sehingga sebenarnya ia adalah seorang pangeran. 

Sebagai anak, Joko Said sering melawan ayahnya karena menetapkan pajak tinggi kepada rakyatnya. Puncak pembangkangannya adalah ia membongkar lumbung panen Kadipaten dan membagi-bagikan padi dari lumbung kepada rakyat yang menderita kelaparan. 

Tindakannya itu membuat Joko Said dihukum. Joko Said diusir dari Kadipaten. Pengusiran ini membuat Joko Said semakin keras, ia menjadi perampok yang ditakuti di seluruh uban. Akan tetapi, ia bertindak seperti robin hood, perampok yang membagikan hasil rampokan kepada rakyat miskin. 

Suatu hari, ia bertemu dengan Sonan Bonang. Pertemuan ini mengubah perjalanan hidupnya. Ia memutuskan menjadi murid Sonan Bonang. Syarat menjadi muridnya adalah menjaga tongkatnya di pinggir sungai sampai sang sunan kembali.

Ketika sang sunan kembali, tiga tahun kemudian, Sonan Bonang melihat kesungguhan Joko Said. Pada saat itu, Sonan Bonang lalu mengganti nama Joko Said menjadi Sunan Kalijaga. Sunan Bonang memberinya pakaian dan ajaran Agama.

Sunan Kalijaga kemudian melanjutkan dakwahnya dengan nama Sunan Kalijaga.  Cara Sunan Kalijaga memberikan dakwah agama Islam kepada masyarakat Jawa adalah menyatukan ajaran agama dengan budaya masyarakat setempat.

Itulah kenapa tercipta lebaran ketupat. Pada masanya, ketupat sudah menjadi bagian dari kuliner lokal. Sunan Kalijaga memperkuatnya dengan filosofi dan ajaran agama. 

Demikian itu profil Sunan Kalijaga, salah satu Wali Songo yang menggagas tradisi lebaran ketupat. Semoga dapat dipahami.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asal Usul Lebaran Ketupat, Tradisi Umat Muslim di Jawa Setiap 8 Syawal

Asal Usul Lebaran Ketupat, Tradisi Umat Muslim di Jawa Setiap 8 Syawal

News | Jum'at, 28 April 2023 | 09:32 WIB

Dirayakan Satu Minggu usai Idul Fitri, Apa Itu Lebaran Ketupat

Dirayakan Satu Minggu usai Idul Fitri, Apa Itu Lebaran Ketupat

Purwokerto | Kamis, 27 April 2023 | 21:00 WIB

Kapan Lebaran Ketupat 2023?

Kapan Lebaran Ketupat 2023?

News | Senin, 24 April 2023 | 12:15 WIB

Apa Itu Lebaran Ketupat? Tradisi Seminggu Setelah Idul Fitr

Apa Itu Lebaran Ketupat? Tradisi Seminggu Setelah Idul Fitr

News | Minggu, 23 April 2023 | 06:09 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

×