5 Kontroversi Denny Siregar, Terbaru Sebut Anies Bawedan Simbol Kaum Radikal

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 29 April 2023 | 12:56 WIB
5 Kontroversi Denny Siregar, Terbaru Sebut Anies Bawedan Simbol Kaum Radikal
Bjorka Sebut Denny Siregar Picu Polarisasi, Apa Artinya? (Dok. Facebook/dennysiregar)

Suara.com - Pernyataan pegiat media sosial Denny Siregar berujung kontroversi. Dia menyebut Anies Baswedan sebagai simbol kaum radikal. Menurut Denny, Anies menjadi bakal calon presiden (bacapres) satu-satunya yang bakal memainkan politik identitas pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

"Itulah kenapa sosok Anies ditolak, karena dia jadi simbol kaum radikal," kata Denny dikutip pada Sabtu (29/3/2023).

Meski demikian, Denny menganggap kalau apa yang dilakukan Anies tersebut menjadi sebuah kabar baik. Sebab, permainan politik identitas itu nantinya bakal dilahap oleh orang-orang yang melawan radikalisme.

"Ini sebenarnya kemenangan buat kita-kita yang sejak lama melawan radikalisme di Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Denny meyakini bahwa dua calon lainnya yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto tak akan memainkan politik identitas serta polarisasi agama.

Bukan kali ini saja sosok Denny berujung kontroversial. Simak konroversi Denny Siregar yang menyebut Anies Baswedan sebagai simbol kaum radikal berikut ini.

1. Hina Rakyat Aceh Terkait Qanun Poligami

Denny Siregar pernah dilaporkan ke Bareskrim Polri karena dianggap menghina dan menyebarkan ujaran kebencian pada rakyat Aceh tahun 2019 lalu. Ketika itu Denny dilaporkan karena pernyataannya melalui video di media sosial menyinggung pelegalan poligami dalam rencana penyusunan qanun (peraturan daerah) tentang hukum keluarga.

Dalam video durasi 3 menit itu, Denny menjelaskan kondisi Aceh yang menjunjung tinggi syariat Islam. Dia menyebut Aceh adalah provinsi termiskin se-Sumatera tapi justru mengurusi aturan poligami.

2. Kasus Video Penghinaan ke Jokowi

Denny Siregar juga pernah dilaporkan terkait penghinaan termasuk fitnah. Sebelumnya Denny melaporkan Ina Yuniarti atas tuduhan penyebaran video bermuatan ancaman 'penggal kepala Jokowi' saat unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu pada Agustus 2019 lalu.

Namun Ina dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan berdasarkan vonis majelis hakim PN Jakarta Pusat. Dalam putusannya, Ina disebut hanya merekam gambar dan tidak mengenal laki-laki dalam video yang mengatakan akan memenggal kepala Jokowi.

Pengacara Ina Yuniarti, Abdullah Alkatiri menyatakan akan melaporkan pelapor dan Denny Siregar terkait tudingan fitnah pada kliennya. Namun Denny tak ambil pusing soal rencana Alkatiri tersebut.

3. Unggahan Video Pengeroyokan Suporter di Bandung

Pada September 2019 lalu, Aliansi Santri Indonesia melaporkan Denny Siregar terkait kasus penistaan agama ke Bareskrim Mabes Polri karena mengunggah video pengeroyokan suporter di Bandung. Denny dianggap menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya lewat unggahan video Twitter. 

Video yang disebarkan Denny adalah rekaman kerusuhan suporter Persija dan Persib dengan suara kalimat Tauhid (Lailahaillallah). Dia juga mencuitkan hubungan ajaran islam dengan ISIS. 

Aliansi Santri menyebut cuitan Denny itu merupakan bentuk penistaan agama. Tapi setelah diklarifikasi, kumandang tahlil dalam video pengeroyokan terbukti hoaks karena editan.

4. Tolak Jabatan Erick Thohir Jadi Viral

Cuitan Denny Siregar lewat akun @DennySiregar7 menolak jabatan Komisaris dari Menteri BUMN, Erick Thohir sempat viral. Denny Siregar mengunggah fotonya tengah dibisiki Erick Thohir disertai alasan menolak jabatan Komisaris tersebut.

"Lagi Gala Premier Sayap Sayap Patah sama kang @erickthohir. Ditanyain, 'Bro mau jadi Komisaris ?'  Gua jawab, 'Gak ah, kang. Males ngantor, gak bisa pake sendal jepit'" tulis akun @DennySiregar7. Gara-gara cuitan ditawari jabatan oleh Erick Thohir, nama Denny Siregar jadi trending.

5. Pernah Tulis Tentang Ahok dan Jokowi

Denny Siregar pernah menulis soal Ahok dan Jokowi yang jadi kontroversi. Diketahui Denny adalah sosok yang kerap mengaku sebagai pendukung Ahok. Bahkan Denny juga dilabeli netizen dengan sebutan buzzer politik.

Denny Siregar pernah merilis buku berjudul "Semua Melawan Ahok" pada tahun 2016. Selain buku, Denny juga aktif menulis di blog dan Facebook. Satu tulisan Denny yang viral adalah berjudul "Membunuh Jokowi" yang dia bagikan lewat akun Facebook pada 5 Mei 2018.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deklarasikan Dukungan untuk Ganjar di Pilpres 2024, Relawan GP Berkemajuan: Dia Tokoh Paham Pancasila

Deklarasikan Dukungan untuk Ganjar di Pilpres 2024, Relawan GP Berkemajuan: Dia Tokoh Paham Pancasila

Kotak Suara | Sabtu, 29 April 2023 | 12:43 WIB

Terlihat Tak Ada Kecocokan, Sandiaga Uno Disebut Gak Bisa Duet bareng Ganjar di Pilpres 2024

Terlihat Tak Ada Kecocokan, Sandiaga Uno Disebut Gak Bisa Duet bareng Ganjar di Pilpres 2024

Kotak Suara | Sabtu, 29 April 2023 | 11:30 WIB

Menerka Cawapres Prabowo: Namanya Sudah Dikantongi, Siapa Paling Layak?

Menerka Cawapres Prabowo: Namanya Sudah Dikantongi, Siapa Paling Layak?

Kotak Suara | Sabtu, 29 April 2023 | 11:13 WIB

Denny Siregar Minta Publik Tak Tanya-tanya Soal Pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024: Terserah Partai!

Denny Siregar Minta Publik Tak Tanya-tanya Soal Pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024: Terserah Partai!

Joglo | Sabtu, 29 April 2023 | 10:56 WIB

Keras! Denny Siregar Sebut Anies Baswedan Simbol Kaum Radikal

Keras! Denny Siregar Sebut Anies Baswedan Simbol Kaum Radikal

News | Sabtu, 29 April 2023 | 10:19 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB