Kejanggalan Kematian AKBP Buddy Versi Keluarga, Mustahil Bunuh Diri Tabrakkan Diri ke Kereta

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 30 April 2023 | 09:03 WIB
Kejanggalan Kematian AKBP Buddy Versi Keluarga, Mustahil Bunuh Diri Tabrakkan Diri ke Kereta
Ilustrasi garis polisi - Kejanggalan Kematian AKBP Buddy Versi Keluarga, Mustahil Bunuh Diri Tabbrakkan Diri ke Kereta. (Pixabay)

Suara.com - Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Buddy Alfrits Towoliu ditemukan tewas di lintasan kereta api di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur pada Sabtu (29/4/2023) sekitar pukul 10.15 WIB. Dugaan sementara polisi, kematiannya terjadi karena bunuh diri. Namun, pihak keluarga menyebut ada yang janggal.

Paman dari Buddy, Cyprus A Tatali, mengklaim bahwa keponakannya tidak mungkin bunuh diri. Terlebih karena gangguan jiwa atau faktor ekonomi. Ia memastikan personel polisi itu dalam keadaan mental yang sehat. Keluarganya juga disebut sejahtera.

"Kalau karena bunuh diri, kita menolak. Karena apa? Pertama, dia tidak ada gangguan jiwa. Kedua, keluarga sejahtera dan bahagia," ujar Cyprus kepada wartawan, melansir KOMPAS TV, Minggu (30/4/2023).

Lebih lanjut, Cyprus menjelaskan bahwa istri Buddy memiliki pekerjaan sendiri sebagai pengusaha. Belum lagi anaknya yang saat ini tengah mengenyam pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol). Untuk itu, ia tidak percaya jika Buddy tewas bunuh diri karena faktor ekonomi.

"Istrinya juga bukan ibu rumah tangga, tapi usaha. Anaknya satu akpol. Sejahtera itu, tidak mungkin kan kalau (bunuh diri) dari segi ekonomi," lanjut Cyprus.

Sebelumnya, dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Buddy tewas karena bunuh diri. Sebelum mengakhiri nyawanya, ia tengah menderita sakit empedu. Ia bahkan sempat berobat dan menerima perawatan medis dari rumah sakit.

"Untuk sementara, diduga bunuh diri. Jauh sebelumnya, yang bersangkutan ini sakit. Kemudian, jalani beberapa medis yang tentunya (jadi) bahan untuk proses penyelidikan. Sakitnya adalah di empedu," kata Trunoyudo kepada wartawan, Sabtu (29/4/2023).

Dugaan lain juga diungkap oleh Cyprus. Ia mengatakan jika Buddy mungkin dibunuh, lalu jasadnya dibuang ke rel kereta api. Adapun langkah itu, menurutnya, dilakukan pelaku untuk menghilangkan jejak pembunuhan.

"Kalau menduga, dibunuh baru dibuang di tengah rel kereta. Kan (itu) salah satu cara hilangkan jejak atau juga dibakar," kata Cyprus.

baca juga

Lalu, kejanggalan lain kembali diceritakan Cyprus. Ia menyebut jika Buddy ke kantornya pada Sabtu pukul 09.00 WIB dan janjian bertemu dengan seseorang bernama Pak Bibi. Ia datang ke sana untuk memeriksa perbaikan di ruang kerjanya.

"Pagi, dia janjian dengan yang namanya Pak Bibi. Bibi itu dipanggil ke kantornya untuk merehab gedung ruangan dia," kata Cyprus.

Namun anehnya, Buddy pergi ke kantor dengan ojek online. Sebab biasanya, ia mengendarai mobilnya sendiri. Belum lagi, ia sangat terburu-buru untuk bertemu seseorang, seperti atasannya. Hal ini memicu kecurigaan keluarga.

"Berangkatnya anehnya dia naik Grab, padahal dia ada mobil pribadi. Berarti orang yang telepon itu minimal di atas dia kan, kita menduga. Kenapa dia bela-belain naik Grab?" lanjutnya.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Tak Yakin AKBP Buddy Alfrits Tewas Bunuh Diri, Curiga Ada Permainan Besar Mafia Narkoba

Keluarga Tak Yakin AKBP Buddy Alfrits Tewas Bunuh Diri, Curiga Ada Permainan Besar Mafia Narkoba

News | Minggu, 30 April 2023 | 07:51 WIB

Keluarga Duga Ada Permainan dalam Tewasnya Kasat Narkoba Polres Jaktim Buddy Alfrits Towoliu

Keluarga Duga Ada Permainan dalam Tewasnya Kasat Narkoba Polres Jaktim Buddy Alfrits Towoliu

News | Minggu, 30 April 2023 | 00:07 WIB

Ditemukan Tewas di Rel Stasiun Jatinegara, Kasat Narkoba Polres Jaktim Diduga Bunuh Diri, Punya Riwayat Sakit Empedu

Ditemukan Tewas di Rel Stasiun Jatinegara, Kasat Narkoba Polres Jaktim Diduga Bunuh Diri, Punya Riwayat Sakit Empedu

Jakarta | Minggu, 30 April 2023 | 05:05 WIB

Keluarga Tolak Dugaan Bunuh Diri dalam Kasus Meninggalnya Kasat Narkoba Polres Jaktim

Keluarga Tolak Dugaan Bunuh Diri dalam Kasus Meninggalnya Kasat Narkoba Polres Jaktim

News | Sabtu, 29 April 2023 | 22:54 WIB

Kronologi Tewasnya Kasat Narkoba Polres Jaktim Diduga Bunuh Diri di Rel KA

Kronologi Tewasnya Kasat Narkoba Polres Jaktim Diduga Bunuh Diri di Rel KA

News | Sabtu, 29 April 2023 | 18:50 WIB

5 Fakta Kasat Narkoba Polres Jaktim Diduga Bunuh Diri: Pernah Diberi Sambo Penghargaan

5 Fakta Kasat Narkoba Polres Jaktim Diduga Bunuh Diri: Pernah Diberi Sambo Penghargaan

News | Sabtu, 29 April 2023 | 18:40 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×