Mengenal Lebih Jauh Sosok Anies Baswedan, Bakal Capres 2024 yang Sarat Kontroversi

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 30 April 2023 | 17:45 WIB
Mengenal Lebih Jauh Sosok Anies Baswedan, Bakal Capres 2024 yang Sarat Kontroversi
Ilustrasi Anies Baswedan - Mengenal Lebih Jauh Sosok Anies Baswedan, Bakal Capres 2024 yang Sarat Kontroversi (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Anies Baswedan menjadi sosok pejabat yang kerap menjadi sorotan dan perbincangan publik. Lebih lagi, saat ini ia resmi diusung menjadi calon presiden dalam pagelaran Pemilu 2024. 

Ia juga dikenal sebagai eks Gubernur DKI Jakarta, sejak menjabat sebagai gubernur terdapat banyak kebijakan dan program yang dilaksanakan untuk mengubah DKI Jakarta sebagai kota Metropolitan.

Mantan orang nomor satu di Jakarta tersebut menjadi satu dari tiga nama yang diusung dan direkomendasikan oleh partai Nasional Demokrat (NasDem) sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024.

Lantas, seperti apakah profil Anies Baswedan tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Profil Anies Baswedan

Anies Baswedan lahir di Kuningan, Jawa Barat pada 7 Mei 1969 dari pasangan Rasyid Baswedan dan Aliyah Rasyid. Ia mempunyai dua orang adik bernama Ridwan Baswedan dan Abdillah Baswedan. Meskipun lahir di Kuningan, ia dibesarkan di Kota Yogyakarta.

Diketahui, Anies mulai mengenyam pendidikan di usia 5 tahun yakni di Taman Kanak-kanak (TK) Masjid Syuhada. Setelah berusia 6 tahun, ia melanjutkan pendidikan ke Sekolah Dasar (SD) Laboratori Yogyakarta.

Semasa kecilnya, Anies dikenal sebagai seorang yang mudah dalam bergaul dan juga mempunyai banyak teman. Setelah lulus dari SD, ia melanjutkan sekolahnya ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Yogyakarta. Setelah itu, ia melanjutkan sekolahnya ke SMA 2 Yogyakarta.

Anies melanjutkan pendidikan ke yang lebih tinggi yakni di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan mengambil jurusan di Fakultas Ekonomi pada 1989 - 1995.

Setelah berhasil meraih gelar sarjana, Anies kemudian melanjutkan pendidikan S2-nya di UNiversitas Maryland, College Park, Amerika Serikat (AS). Merasa masih tidak cukup, ia kemudian melanjutkan pendidikan S3nya dan berhasil meraih gelar Doctor of Philosophy, Departemen Ilmu Politik di Northern Illinois University, AS.

Pada saat menimba ilmu di AS, ia berkarir sebagai Research Assistant di Kantor Penelitian, Evaluasi, dan Studi Kebijakan. Kemudian, pada tahun 2004-2005, ia berkarir sebagai Research Manager, IPC Inc, Bannockburn, Illinois, USA.

Setelah itu, ia melanjutkan karirnya sebagai Senior Researcher, Lembaga Survei Indonesia pada tahun 2005-2007. Tak hanya itu, ia juga pernah berkarir di National Advisor for decentralization and regional autonomy, Kemitraan untuk Pembaruan Tata Pemerintahan selama satu tahun.

Setelah itu, ia melanjutkan karirnya di Research Director, Institut Indonesia Pusat Analisis Kebijakan Publik pada tahun 2005-2009.

Di tahun 2007, ia juga mengemban jabatan sebagai Rektor dan Presiden di Universitas Paramadina Presiden. Dari tahun 2008 sampai dengan saat ini, Anies juga dikenal sebagai anggota Dewan Pemimpin Muda untuk Indonesia di Jakarta.

Tak hanya itu, pada tahun 2009 sampai sekarang, Anies juga menjabat sebagai Dewan Penasehat Bina Antarbudaya di Jakarta, Indonesia.

Kemudian, pada tahun 2010 -2013, Anies menginisiasi gerakan Indonesia mengajar dan menduduki jabatan sebagai Founder dan Chairman di Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar,

Barulah setelah itu, Anies merintis karirnya di dunia pemerintahan di Indonesia. Pada tahun 2011, ia menjadi anggota sebagai Panitia Seleksi Komisaris KPU dan BAwaslu sampai dengan pada tahun 2012.

Sebelumnya, pada tahun 2009, ia menduduki jabatan sebagai Dewan Manajer AMINEF di Jakarta sampai dengan tahun 2013. Puncak karirnya ada pada tahun 2014 saat ia terpilih menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dalam Kabinet Kerja masa kerja 2014 sampai 2019.

Ia juga berhasil terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta pada sejak tahun 2017. Saat ini, Anies diusung oleh NasDem untuk menjadi capres pada Pemilu 2024 mendatang.

Kontroversi Anies Baswedan

1. Disebut Curi Start Kampanye

Seperti diketahui, sejak September 2022 Anies mulai gencar melakukan kunjungan ke berbagai daerah bersama dengan NasDem. Ia bahkan pernah mengunjungi Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menjadi basis suara dari partai PDIP.

Kontroversi Anies pun dimulai saat ini bersafari politik ke Aceh, ia mengunjungi salah satu masjid yang diduga untuk melakukan kampanye. Ia dinilai melakukan kecurangan kampanye pemilu. Namun, Bawaslu sendiri tidak menemukan pelanggaran yang dituduhkan oleh beberapa pihak.

2. Anies Bicara ‘Baju Batik Pelanggaran’

Anies juga pernah menuai kontroversi setelah menyebut ‘pakai baju batik adalah pelanggaran’. Pernyataan tersebut tersebar hingga menuai komentar dari warganet.

Namun, setelah diselidiki, ternyata video Anies tersebut merupakan potongan dari tayangan YouTube yang dimana saat itu Anies tengah berbicara terkait dengan transformasi pendidikan Indonesia dan tengah menjelaskan asal usul batik.

3. Penggantian Puluhan Nama Jalan

Terdapat beberapa kebijakan Anies yang dinilai menuai kontroversi, salah satunya penggantian puluhan nama jalan. Kebijakan Anies tersebut dinilai berdampak pada perubahan data administrasi warga setempat seperti misalnya KTP, BPKB, STNK dan lain sebagainya.

4. Penamaan Rumah Sehat untuk Jakarta

Tak hanya mengganti nama jalan, ia juga mengganti nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di lima wilayah Jakarta menjadi Rumah Sehat. Hal tersebut ditujukan agar bisa mengubah pola pikir warga terkait dengan rumah sakit.

Kebijakan tersebut dinilai merupakan kebijakan ngawur, karena beberapa pihak menilai bahwa gubernur seharusnya membuat kebijakan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat tidak hanya sebuah istilah.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepak Terjang Dirut Waskita Karya Destiawan Soewardjono, Tersangka Korupsi Pencairan Dana

Sepak Terjang Dirut Waskita Karya Destiawan Soewardjono, Tersangka Korupsi Pencairan Dana

News | Minggu, 30 April 2023 | 13:05 WIB

Ramai Disandingkan Dengan Sandiaga, Ganjar Ungkap Kriteria Cawapresnya

Ramai Disandingkan Dengan Sandiaga, Ganjar Ungkap Kriteria Cawapresnya

Kotak Suara | Minggu, 30 April 2023 | 11:45 WIB

Santer Dijodoh-jodohkan Dengan Sandiaga, Ganjar Pranowo: Semua Punya Peluang Sama

Santer Dijodoh-jodohkan Dengan Sandiaga, Ganjar Pranowo: Semua Punya Peluang Sama

Kotak Suara | Minggu, 30 April 2023 | 11:37 WIB

Menebak Manuver Golkar Hadapi Capres Ganjar, Tinggalkan KIB Merapat ke Demokrat?

Menebak Manuver Golkar Hadapi Capres Ganjar, Tinggalkan KIB Merapat ke Demokrat?

Kotak Suara | Minggu, 30 April 2023 | 10:38 WIB

Waktu Makin Mepet, Ganjar Sebut Dinamika Politik Makin Kencang

Waktu Makin Mepet, Ganjar Sebut Dinamika Politik Makin Kencang

Kotak Suara | Minggu, 30 April 2023 | 10:02 WIB

Menilik Alasan Amien Rais Ingin Cawapres Anies dari Indonesia Timur

Menilik Alasan Amien Rais Ingin Cawapres Anies dari Indonesia Timur

Kotak Suara | Sabtu, 29 April 2023 | 21:12 WIB

Terkini

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB