Berkenalan dengan LockBit: Peretas BSI yang Ngaku Curi 1,5 TB Data Rahasia Nasabah

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 13 Mei 2023 | 17:13 WIB
Berkenalan dengan LockBit: Peretas BSI yang Ngaku Curi 1,5 TB Data Rahasia Nasabah
Ilustrasi hacker - Berkenalan dengan LockBit: Peretas BSI yang Ngaku Curi 1,5 TB Data Rahasia Nasabah (Unsplash/Mika Baumeister)

Suara.com - Setelah publik sempat dihantui oleh teror peretas alias hacker beralias Bjorka, kini muncul sosok bernama LockBit yang mengaku telah meretas sejumlah 1,5 TB (terabyte) data milik Bank Syariah Indonesia (BSI).

Adapun sebelumnya para nasabah BSI sempat mengeluhkan galat dan tak bisa melakukan transaksi. Setelah ditelusuri, ransomware yang dikirimkan oleh LockBit menjadi biang kerok dari galat tersebut.

Mari berkenalan dengan sosok LockBit yang menjadi awal mula galat yang dialami para nasabah BSI.

Mengenal LockBit: Geng hacker gemar tanam ransomware

Berbeda dengan Bjorka, LockBit bukan merupakan perseorangan melainkan sebuah geng hacker yang telah beroperasi sejak 2019 silam.

Bak pepatah 'mati satu, tumbuh seribu', geng ini tetap aktif meski berkali-kali ditumpas. Kini, LockBit telah merintis beberapa perangkat pemeras alias ransomware hingga versi 3.0.

Geng ini gemar menebar ransomware ke korbannya yang notabene merupakan perusahaan dan perbankan besar seperti BSI. Mereka telah melancarkan serangan di berbagai negara seperti AS, Italia, dan Jerman. Uniknya, mereka menghindari negara-negara Eropa Timur.

Adapun ransomware yang mereka tanam adalah sebuah perangkat yang mencegah sebuah sistem milik perusahaan untuk berjalan dengan optimal. Mereka akan memeras para perusahaan untuk memberikan mereka uang tebusan dan sebagai gantinya mereka akan melepas ransomware tersebut dari sistem.

Tak main-main, LockBit akan menyebarluaskan data milik korbannya jika urung membayar uang tebusan, seperti yang terjadi pada data agen pajak Italia, L'Agenzia delle Entrate (AdE).

baca juga

Selain ransomware, mereka juga melancarkan serangan DDoS untuk menghalau layanan sebuah perusahaan atau pihak tertentu dapat digunakan oleh para pelanggan atau pengguna.

Jadi sosok yang bertanggung jawab bikin nasabah BSI naik pitam

Menyinggung bahasan sebelumnya, LockBit menjadi biang kerok di balik galat BSI yang sempat membuat nasabah naik pitam gegara tak bisa melakukan transaksi.

Akun Twitter Fusion Intelligence Center (@DarkTracer) mengumumkan bahwa LockBit telah meretas masuk ke dalam sistem milik BSI dan mengaku mencuri data dalam jumlah yang besar yakni 1,5 TB.

Data tersebut terdiri atas 1,5 TB milik para nasabah dan pegawai yakni nomor telepon, alamat, nama, informasi dokumen, jumlah akun, nomor kartu, transaksi dan lebih banyak lagi.

"Kami juga ingin menginformasikan, telah meretas 1,5 terabite data pribadi," bunyi surat ancaman LockBit, kicauan @darktracer_int, Sabtu (13/5/2023).

LockBit juga memberikan tenggat waktu yang cukup sempit kepada BSI untuk membayar uang tebusan.

"Kami memberikan wakktu ke manajemen bank 72 jam untuk mengontak kami dan menegosiasikan masalah ini," lanjut tulis LockBit.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut BSI Eror Berhari-hari, DPR Minta Jajaran Direksi Dicopot

Buntut BSI Eror Berhari-hari, DPR Minta Jajaran Direksi Dicopot

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2023 | 16:52 WIB

Layanan Perbankan BSI Terus Alami Gangguan, Nasabah Ramai-ramai Mau Pindah ke Bank Lain

Layanan Perbankan BSI Terus Alami Gangguan, Nasabah Ramai-ramai Mau Pindah ke Bank Lain

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2023 | 16:54 WIB

Manajemen Bilang BSI Mobile Sudah Normal, Tapi Nasabah Masih Ngeluh Nggak Bisa

Manajemen Bilang BSI Mobile Sudah Normal, Tapi Nasabah Masih Ngeluh Nggak Bisa

Bisnis | Jum'at, 12 Mei 2023 | 12:52 WIB

Sempat Menyerang Sistem BSI, Apa Itu Ransomware dan Bagaimana Mengatasinya?

Sempat Menyerang Sistem BSI, Apa Itu Ransomware dan Bagaimana Mengatasinya?

News | Kamis, 11 Mei 2023 | 13:32 WIB

Erick Thohir Akui Ada 'Serangan' ke BSI: Keamanan IT Bagian dari Transformasi BUMN

Erick Thohir Akui Ada 'Serangan' ke BSI: Keamanan IT Bagian dari Transformasi BUMN

Bisnis | Kamis, 11 Mei 2023 | 09:35 WIB

Erick Thohir Akui Ada Serangan Siber dalam Erornya Layanan Perbankan BSI

Erick Thohir Akui Ada Serangan Siber dalam Erornya Layanan Perbankan BSI

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2023 | 15:20 WIB

Terkini

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Meroket 1.004 Persen, Jumlah Rekening Emas BRI di BRImo Tembus 3 Juta

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:28 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×