Teka-Teki Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Megawati, Satu Gerbong Dukung Capres?

Farah Nabilla

Selasa, 20 Juni 2023 | 12:32 WIB
Teka-Teki Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Megawati, Satu Gerbong Dukung Capres?
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Suara.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menceritakan mimpi bersama Presiden Joko Widodo dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Cerita mimpi itu rupanya terjadi satu hari setelah Ketua DPP PDI-P Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu.

Dalam mimpinya, SBY menceritakan bahwa kedatangan mereka sudah dinanti oleh sosok Presiden Indonesia ke-8. Meski tak menyebut sosok Presiden ke 8 RI yang dimaksud, SBY menyebut sepanjang perjalanan menyapa masyarakat bersama Jokowi dan Megawati. Lantas apa makna teka-teki mimpi SBY? Simak penjelasan berikut ini.

Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Megawati & Jokowi

SBY menceritakan mimpi naik kereta bersama Jokowi dan Megawati dalam akun Twitter miliknya @SBYudhoyono pada Senin (19/6/2023). Dalam mimpi itu, mereka naik kereta di Stasiun Gambir 

Di Stasiun Gambir, ada sosok presiden RI ke-8 yang menunggu kedatangan mereka bertiga. Mereka semua akhirnya berbincang-bincang sambil minum kopi. Namun presiden RI ke-8 itu diceritakan tidak ikut perjalanan naik kereta bersama SBY, Jokowi dan Megawati ke Solo.

Selama perjalanan kereta, SBY, Jokowi dan Megawati berkesempatan menyapa masyarakat. Setelah sampai di Solo, mereka berpisah untuk ke tujuan masing-masing. Cuitan SBY itu langsung mendapat beragam reaksi dari warga Twitter yang berusaha untuk menerawang maksud dari mimpi tersebut.

Kode Demokrat Merapat ke PDIP?

Mimpi SBY itu terjadi sehari setelah sang putra sulung, AHY bertemu dengan Puan Maharani, putri Megawati. Diketahui keduanya bertemu di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Minggu (18/6/2023). 

Setelah olahraga masing-masing, AHY dan Puan sempat berdiskusi lebih dari satu jam sambil menyantap bubur bersama. Dalam pernyataan setelah pertemuan, AHY mengakui bahwa PDIP dan Demokrat memiliki masa lalu yang kurang berjalan baik. 

baca juga

Selama dua dekade terakhir, komunikasi PDIP dan Demokrat memang sangat jauh dari yang diharapkan. Walau begitu AHY optimistis pertemuannya dengan Puan akan menjadi oase bagi hubungan politik kedua partai.

"Politik rekonsiliasi semacam ini sangat dibutuhkan dan dinantikan masyarakat Indonesia," ujarnya.

Begitu juga dengan Puan yang menyebut pertemuan PDIP dan Demokrat sebagai momen istimewa yang ditunggu sejak lama.

"Pertemuan ini tentu saja sudah dinanti-nantikan," ujarnya.

Oleh karenanya Puan memastikan komunikasi antara PDIP dan Demokrat kemarin bukan yang terakhir karena pembicaraan lanjutan akan terus dilakukan. Meski masing-masing saat ini sudah punya pilihan dalam Pilpres 2024, Puan menyebut politik sangat dinamis. 

Diketahui PDIP mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres sedangkan Partai Demokrat yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) mendukung Anies Baswedan.

"Politik itu penuh dinamika, sangat dinamis. Tentu untuk mencapai satu titik temu di tengah saja perlu waktu untuk bicara-bicara terus," jelas Puan.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Nekat Fitnah di Depan Mata, Jokowi Tegas Ancam Prabowo Begini

CEK FAKTA: Nekat Fitnah di Depan Mata, Jokowi Tegas Ancam Prabowo Begini

Sumatera | Selasa, 20 Juni 2023 | 12:19 WIB

CEK FAKTA: Nangis di Depan Jokowi, Suami Puan Maharani Ketahuan Korupsi BTS

CEK FAKTA: Nangis di Depan Jokowi, Suami Puan Maharani Ketahuan Korupsi BTS

Liberte | Selasa, 20 Juni 2023 | 12:17 WIB

Viral Cucu Jokowi Jan Ethes Jadi Player Escort Emiliano Martinez, Ini Momen Uniknya

Viral Cucu Jokowi Jan Ethes Jadi Player Escort Emiliano Martinez, Ini Momen Uniknya

Bola | Selasa, 20 Juni 2023 | 12:02 WIB

Pantesan Jokowi Sampai Bilang Jangan Salah Pilih Pemimpin di Pemilu 2024, Said Didu Bongkar yang Jadi Sumber Segala Masalah

Pantesan Jokowi Sampai Bilang Jangan Salah Pilih Pemimpin di Pemilu 2024, Said Didu Bongkar yang Jadi Sumber Segala Masalah

Liberte | Selasa, 20 Juni 2023 | 11:53 WIB

Dapat Player Escort Cucu Presiden Jokowi, Emiliano Martinez Ungkap Hal Kebanggan

Dapat Player Escort Cucu Presiden Jokowi, Emiliano Martinez Ungkap Hal Kebanggan

Joglo | Selasa, 20 Juni 2023 | 11:24 WIB

Meski Kalah dari Argentina, Jokowi Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Bagus Mainnya

Meski Kalah dari Argentina, Jokowi Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Bagus Mainnya

Linimasa | Selasa, 20 Juni 2023 | 11:20 WIB

CEK FAKTA: Presiden Jokowi Habisi Surya Paloh di Depan Umum, Karena Ini

CEK FAKTA: Presiden Jokowi Habisi Surya Paloh di Depan Umum, Karena Ini

Liberte | Selasa, 20 Juni 2023 | 11:19 WIB

Presiden Jokowi Beli Sapi Limosin Milik Peternak Asal Tasikmadu, Beratnya Capai 620 Kilogram!

Presiden Jokowi Beli Sapi Limosin Milik Peternak Asal Tasikmadu, Beratnya Capai 620 Kilogram!

Surakarta | Selasa, 20 Juni 2023 | 11:14 WIB

Terkini

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:57 WIB

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:47 WIB

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:41 WIB

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:39 WIB

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:31 WIB

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:22 WIB

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:15 WIB

×