Pengakuan Memilukan Anak Kedua Jadi Saksi Kunci Ibu Bunuh Diri di Jember

Ruth Meliana

Selasa, 20 Juni 2023 | 17:14 WIB
Pengakuan Memilukan Anak Kedua Jadi Saksi Kunci Ibu Bunuh Diri di Jember
Rumah ibu berinisial HK yang gantung diri usai membunuh dua anaknya di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Sabtu (17/6/2023). [ANTARA/Zumrotun Solichah]

Suara.com - Anak kedua HK, ibu yang gantung diri di Jember, berinisial RZK (6), menjadi saksi kunci peristiwa itu. Ia berpotensi mengetahui bagaimana ibunya bunuh diri, lalu kakak dan adiknya meninggal dunia. Menurut pihak kepolisian, ia sempat menyampaikan pengakuan yang terbilang sangat memilukan.

RZK mengaku kepada ayahnya, bahwa ia takut dengan ibunya. Polisi pun akan memeriksa saksi kunci tersebut karena ia merupakan sosok yang membukakan pintu saat sang ayah datang. Menurut pihak kepolisian, ia juga menjadi orang pertama yang melihat aksi nekat HK.

"Kita masih menunggu (pemeriksaan RZK), karena anak tersebut yang membukakan pintu di mana orang tua dari anak tersebut pulang setelah berjualan cilok. Namun, (ia) hanya menyampaikan kepada bapaknya 'Takut... Takut sama ibu'," kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama, kepada wartawan, Senin (19/6/2023).

"Nanti akan kita mintai keterangan. Apalagi yang menemukan pertama kali adalah anak kedua. Dia bisa disebut sebagai saksi kunci dari kasus (bunuh diri) ini," tambahnya.

Dika mengatakan, psikologis anak kedua HK jelas terganggu karena melihat langsung ibu dan kedua saudaranya meninggal dunia. Oleh sebab itu, untuk memperoleh keterangannya, polisi perlu meminta izin dari psikiater yang mendampingi. 

Tak hanya itu, polisi juga wajib berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Hal ini dilakukan mengingat anak kedua yang masih di bawah umur. Jadi, perlu penanganan khusus untuk kita mendapatkan keterangan.

Sebelumnya, seorang ibu, Husnul Khotimah atau HK (31) gantung diri di rumah usai membunuh dua anak kandungnya LN (7) dan SK (6 bulan). Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, pada Sabtu (17/6/2023) sekitar pukul 01.00 WIB.

Orang pertama yang menemukan ketiga jasad adalah sang suami, AR (36) yang baru pulang berjualan cilok. Ia lantas berteriak hingga para tetangga datang dan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Sebelumnya, ia diketahui cukup lama menunggu sampai RZK membukakan pintu.

Sampai saat ini polisi juga masih belum bisa memastikan apakah betul HK yang membunuh dua anaknya tersebut. Hal itu bakal segera diketahui, usai mereka memeriksa anak kedua yang menjadi saksi kunci. Namun, butuh waktu karena RZK masih berusia sangat muda.

baca juga

Hasil visum jasad

Selain berupaya meminta keterangan anak kedua, polisi juga sudah mendapatkan hasil visum tiga orang bersangkutan. Hal ini akan menjadi salah satu petunjuk penyidik untuk mengungkap penyebab kematian HK beserta anak pertama dan ketiganya.

Berdasarkan hasil tersebut, anak ketiga memiliki lebam. Ada indikasi bahwa ia meninggal karena kehabisan oksigen dengan cara dibekap. Namun, polisi tidak menemukan bekas cekikan. Sementara anak pertama, dilaporkan mengalami luka di bibir dan ditemukan bekas jeratan di leher.

Jeratan tersebut didukung oleh temuan tali jemuran dan kawat di lokasi kejadian. Kemudian, untuk HK, diduga bunuh diri karena tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Polisi hanya menemukan jeratan bekas tali jemuran di sekitar lehernya.

HK mengalami depresi

Kapolres Jember, AKBP Nur Hidayat mengatakan bahwa HK mengalami depresi sejak tahun 2018 lalu. Hal ini diketahui polisi berdasarkan keterangan sang suami, AR. Lalu, ia pun mulai menerima perawatan medis di Rumah Sakit dr Soebandi Jember.

Lebih lanjut, Nur Hidayat menuturkan jika HK rutin berobat ke rumah sakit. Dalam perawatan mengatasi gangguan mental itu, HK ditangani oleh dokter jiwa di Rumah Sakit dr Soebandi Jember. Ia juga disebut rajin meminum meminum obat yang diresepkan dari pihak rumah sakit.

Beberapa bulan lalu, pengobatan HK terhenti. Menurut pernyataan AKBP Nur Hidayat, hal ini dikarenakan AR yang tidak mampu lagi membayar iuran BPJS. Disebutkan bahwa HK mengikuti program kesehatan itu yang secara mandiri, di mana tiap bulannya diwajibkan melakukan pembayaran.

Setelahnya pembayaran BPJS terhenti, HK pun tidak lagi meminum obat depresi. Kemudian, sejak bulan Mei lalu, meski tidak lagi mengonsumsi obat-obatan, ia diketahui terlihat biasa saja dan normal sampai akhirnya terjadi peristiwa yang menggemparkan itu.

Catatan Redaksi: 

Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilu, 5 Fakta Ibu di Jember Bunuh Dua Anaknya Lalu Gantung Diri: Obat Habis, Tak Mampu Bayar BPJS

Pilu, 5 Fakta Ibu di Jember Bunuh Dua Anaknya Lalu Gantung Diri: Obat Habis, Tak Mampu Bayar BPJS

News | Selasa, 20 Juni 2023 | 16:38 WIB

WNA Asal Kazakhstan Ditemukan Tewas di Hotel Kawasan Kuta

WNA Asal Kazakhstan Ditemukan Tewas di Hotel Kawasan Kuta

Bali | Selasa, 20 Juni 2023 | 16:24 WIB

Curhat Ibu Nikita Willy yang Sedih Usai Anaknya Menikah

Curhat Ibu Nikita Willy yang Sedih Usai Anaknya Menikah

Bestie | Selasa, 20 Juni 2023 | 16:11 WIB

Eva Manurung Sakit Hati Pernah Diusir dari Rumah Gegara Ibu Inara Rusli: Aku Sampai Bengong

Eva Manurung Sakit Hati Pernah Diusir dari Rumah Gegara Ibu Inara Rusli: Aku Sampai Bengong

Your Say | Selasa, 20 Juni 2023 | 15:46 WIB

NGERI! Anggota Propam Polres Musi Rawas Tewas Tembak Kepala Sendiri, Polda Sebut Bundir

NGERI! Anggota Propam Polres Musi Rawas Tewas Tembak Kepala Sendiri, Polda Sebut Bundir

Deli | Selasa, 20 Juni 2023 | 15:01 WIB

Eva Manurung Sempat Mau Loncat dari Lantai 19, Gegara Virgoun Mualaf dan Ngotot Nikahi Inara Rusli

Eva Manurung Sempat Mau Loncat dari Lantai 19, Gegara Virgoun Mualaf dan Ngotot Nikahi Inara Rusli

Your Say | Selasa, 20 Juni 2023 | 14:35 WIB

Terkini

Apakah New Balance 530 Cocok untuk Lari Jarak Jauh atau Hanya Sepatu Fashion? Ini Penjelasannya

Apakah New Balance 530 Cocok untuk Lari Jarak Jauh atau Hanya Sepatu Fashion? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:36 WIB

Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak

Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak

Surakarta | Rabu, 23 September 2026 | 18:36 WIB

5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga

5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:35 WIB

Fenomena Overproud Film Hollywood, Mengapa Netizen Indo Haus Validasi Barat

Fenomena Overproud Film Hollywood, Mengapa Netizen Indo Haus Validasi Barat

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:35 WIB

Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran

Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:33 WIB

Apa Saja Opsi Motor Matic Baru di Bawah Rp25 Juta? Ini 6 Opsinya

Apa Saja Opsi Motor Matic Baru di Bawah Rp25 Juta? Ini 6 Opsinya

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 18:31 WIB

Series Still Single: Saat Jodoh Tidak Sesuai Ramalan Zodiak

Series Still Single: Saat Jodoh Tidak Sesuai Ramalan Zodiak

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:30 WIB

Kemenhut Selamatkan 100 Hewan Liar dari Area Karhutla di 6 Provinsi

Kemenhut Selamatkan 100 Hewan Liar dari Area Karhutla di 6 Provinsi

Video | Rabu, 23 September 2026 | 18:30 WIB

Deretan Momen Manis Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan: Kaki Diinjak hingga Nebeng Pulang

Deretan Momen Manis Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan: Kaki Diinjak hingga Nebeng Pulang

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 18:28 WIB

Pengusaha Bisa Tersenyum, Insentif Pajak 2026 Tembus Rp576 Triliun

Pengusaha Bisa Tersenyum, Insentif Pajak 2026 Tembus Rp576 Triliun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:26 WIB

×