5 Fakta Kesehatan Fajri Pria Obesitas 300 Kg, Meninggal Akibat Komplikasi

Aulia Hafisa

Senin, 26 Juni 2023 | 14:13 WIB
5 Fakta Kesehatan Fajri Pria Obesitas 300 Kg, Meninggal Akibat Komplikasi
Moch Fajri (27), pria obesitas yang memiliki bobot tubuh 300 kilogram dievakuasi menggunakan forklift dan bak terbuka ke RSUD Kota Tangerang. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Pria pengidap obesitas ekstrem dengan bobot mencapai 300 kg, Muhammad Fajri (27), meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kamis (22/6/2023) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. Fakta kesehatan Fajri, sang pria obesitas ini pun menjadi pertanyaan banyak orang. Pasalnya, sangat jarang orang yang memiliki bobot hingga 300 kg yang bisa mengakibatkan komplikasi kesehatan. 

Fajri dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani 14 hari perawatan di RSCM. Meninggalnya Fajri cukup mengagetkan bagi dokter yang merawatnya. Berikut lima fakta kesehatan Fajri sang pria obesitas. 

1. Meninggal Setelah Kritis 

Fajri dikabarkan sempat mengalami kritis saat menjalani perawatan di RSCM. Dia juga mengalami infeksi multiple saat menjalani perawatan. Dia mengalami syok sepsis, yakni infeksi yang disebabkan oleh faktor kompleks sebelum dinyatakan meninggal dunia. Sebelumnya, Fajri dirawat dengan pantauan intensif dari 14 dokter spesialis antara lain dokter spesialis ginjal, hipertensi, dan pencernaan akibat disfungsi multiorgan. 

2. Jalani Perawatan Intensif 

Selama berada di RSCM, Fajri menjalani perawatan intensif. Tim dokter melakukan terapi intensif dengan melibatkan beberapa ahli. Beberapa terapi yang dijalani Fajri selama menjalani perawatan adalah alat bantu pernapasan, jantung, dan ginjal. Pasalnya organ dalam Fajri juga sudah tak berfungsi dengan baik. Namun, tidak dipungkiri, komplikasi menjadi hambatan berat di samping obesitas. 

3. Ditempatkan di ICU Khusus

Fajri menempati ICU khusus selama berada di RSCM. Pihak rumah sakit sengaja mendesain ruangan khusus untuk Fajri yang mengalami gangguan kompleks. Ruangan itu dibuat agar sedapat mungkin mengakomodasi kebutuhannya selama menjalani terapi yang melibatkan belasan dokter spesialis tersebut. Di samping itu RSCM juga menyiapkan tempat tidur khusus agar istirahat Fajri menjadi lebih nyaman. 

4. Terkendala Obesitas 

baca juga

Tim dokter menyebutkan kendala terbesar saat menangani Fajri adalah obesitas akut yang mencapai 300 kg. Akibat kegemukan ini dokter kesulitan menggerakkan tubuh Fajri yang berat ke posisi yang dibutuhkan saat terapi. Obesitas juga membuat ruang gerak Fajri kurang gesit. 

5. Indeks Massa Tubuh Tiga Kali Orang Normal 

Indeks Massa Tubuh Fajri mencapai 91. Padahal normalnya, setiap orang memiliki indeks massa tubuh maksimal 35. Itu artinya massa tubuh Fajri nyaris tiga kali dari orang pada umumnya atau over-obesitas. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Obesitas 300 Kg Berpulang ke Rahmatullah, Begini Proses Pemakaman Muhammad Fajri

Pria Obesitas 300 Kg Berpulang ke Rahmatullah, Begini Proses Pemakaman Muhammad Fajri

Soreang | Sabtu, 24 Juni 2023 | 07:00 WIB

Obesitas Jadi Masalah Kesehatan Serius yang Tidak Disadari : Begini Resikonya

Obesitas Jadi Masalah Kesehatan Serius yang Tidak Disadari : Begini Resikonya

Purwokerto | Jum'at, 23 Juni 2023 | 16:53 WIB

Fajri Pria 300 Kg Meninggal Dunia, Waspadai 6 Bahaya Obesitas yang Bisa Meningkatkan Risiko Kematian

Fajri Pria 300 Kg Meninggal Dunia, Waspadai 6 Bahaya Obesitas yang Bisa Meningkatkan Risiko Kematian

Lifestyle | Jum'at, 23 Juni 2023 | 17:00 WIB

Terkini

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:24 WIB

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:21 WIB

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:19 WIB

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:10 WIB

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik

Dapat Kado Keranda Mayat dari BEM UI, Kapolri Akui Polri Belum Sempurna dan Butuh Kritik

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

Kepalanya Busuk, Bawahnya Pasti Busuk! BEM UI Meradang Usai Aksi Bawa Keranda Dihadang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:51 WIB

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

Kado Keranda Mayat BEM UI Dilucuti Polisi, Demo #MatinyaReformasiPolri Ricuh

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:47 WIB

Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga

Tarif Transjabodetabek Bisa Berubah Total, Pola Jauh-Dekat Beda Harga

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:47 WIB

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:39 WIB

×