5 Fakta Penemuan Mayat Terbungkus Karpet di Tol Ngawi, Diduga Purnawirawan TNI

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 07 Juli 2023 | 14:36 WIB
5 Fakta Penemuan Mayat Terbungkus Karpet di Tol Ngawi, Diduga Purnawirawan TNI
Ilustrasi penemuan mayat. [ANTARA/Ridwan Triatmodjo]

Suara.com - Mayat seorang pria yang diduga bernama Sumiran (57), ditemukan dalam kondisi terbungkus karpet di sekitar tol kawasan Ngawi. Pembunuhan itu dilakukan oleh dua pemuda berinisial JRP (21) dan AAF (16) di sebuah rumah kontrakan di Ponorogo pada Jumat (23/6/2023).

Kasus itu terungkap usai warga menemukan bercak darah di rumah kontrakan tersebut. Sementara kedua penghuninya menghilang. Lalu, hal ini dihubungkan dengan penemuan mayat di Ngawi. Diketahui, korban adalah purnawirawan TNI. Berikut kelima fakta selengkapnya.

1. Korban Purnawirawan TNI

Mayat pria yang ditemukan terbungkus karpet itu merupakan seorang purnawirawan TNI. Hal tersebut diketahui usai seorang wanita bernama Suciani, meyakini mayat ini adalah suaminya. Ia bahkan sudah membawanya untuk dimakamkan.

Suciani mengklaim mayat itu sebagai suaminya berdasarkan beberapa ciri yang dikenali. Mulai dari struktur gigi, bekas luka di kaki, hingga tinggi badan 165 cm. Ia amat yakin bahwa mayat tersebut adalah sang suami yang bernama Sumiran, pensiunan TNI.

Ia juga sempat melapor ke polisi bahwa suaminya hilang sejak 25 Juni. Sementara jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga yang meyakini itu adalah salah satu anggotanya. Lalu, kasus pembunuhan ini pun telah dilimpahkan ke Polres Ponorogo.

2. Pelaku Cekik Korban hingga Membungkusnya dengan Karpet

Korban meninggal setelah dicekik dan dipukul menggunakan batu. Kedua pelaku kemudian membungkusnya dengan karpet dan membawa jasad korban memakai mobil Honda Jazz. Adapun hal ini disampaikan oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Wimboko.

Para pelaku mengarahkan mobil milik korban ke arah tol dan begitu melintas di jalan Tol Ngawi-Solo KM 557, keduanya membuang mayat di kolong jembatan. Alasan mereka melakukan hal itu yakni untuk menghilangkan jejak. AKBP Wimboko menyebut mereka meyakini tidak akan ketahuan.

baca juga

3. Mobil Korban Dijual

Usai membuang mayat korban, kedua pelaku kabur ke wilayah Jambi menggunakan mobil korban dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di sana, mereka memutuskan untuk menjual mobil milik korban itu. Kendaraan yang seharusnya bisa laku ratusan juta hanya dijual oleh mereka senilai Rp20 juta.

Kekinian, mobil tersebut sudah berpindah tangan ke orang lain. Setelah berhasil menjual murah mobil milik korban, kedua pelaku membeli motor RX King. Kendaraan roda dua itu saat ini telah disita polisi sebagai barang bukti. Sementara keberadaan mobil milik korban masih dicari.

4. Pelaku Ditangkap di Lokasi Berbeda

Dua pelaku itu berhasil ditangkap pada Selasa (4/7/2023) malam dan kekinian sudah diamankan oleh polisi. Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Merangin, Iptu Mulyono. Ia mengetahuinya dari Polres Ponorogo dan tim Siber Polda Jambi.

Mulyono juga mengatakan bahwa dua pelaku itu ditangkap di lokasi yang berbeda. Pelaku pertama diringkus di Kabupaten Sarolangun, sedangkan yang lainnya di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Saat ini, polisi masih akan terus menyelidiki lebih lanjut.

5. Motif Pembunuhan karena Diremehkan

Salah satu pelaku saat diperiksa di Satreskim Polres Ponorogo mengaku bahwa ia dan pelaku lainnya tidak mengenal korban sebelumnya. Lalu, mereka pun berkenalan melalui media sosial dan korban menjanjikan pekerjaan sebagai penjaga angkringan.

Ketika ditanya soal motif pembunuhan, pelaku menyatakan bahwa hal tersebut terjadi karena mereka merasa diabaikan dan diremehkan oleh korban. Oleh sebab itu, keduanya emosi dan nekat melakukan pembunuhan.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Baru Kasus Pembunuhan Noven, Kapolres Kembali Panggil Personel Lama dan Bentuk Tim Khusus

Babak Baru Kasus Pembunuhan Noven, Kapolres Kembali Panggil Personel Lama dan Bentuk Tim Khusus

Bogor | Kamis, 06 Juli 2023 | 22:46 WIB

Cekcok Berujung Maut, Pelaku Pembunuhan Bos Angkringan di Ponorogo Kecewa dengan Korban

Cekcok Berujung Maut, Pelaku Pembunuhan Bos Angkringan di Ponorogo Kecewa dengan Korban

Jatim | Kamis, 06 Juli 2023 | 21:15 WIB

Pernah Digerebek Kasus Cewek Open BO, Ulah Satrio Simpan Mayat Bayi di Kulkas Bikin Bos Kontrakan Tambah Pusing

Pernah Digerebek Kasus Cewek Open BO, Ulah Satrio Simpan Mayat Bayi di Kulkas Bikin Bos Kontrakan Tambah Pusing

News | Kamis, 06 Juli 2023 | 18:32 WIB

Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Elf Tabrak Truk Tronton di Tol Sragen, 2 Orang Tewas

Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Elf Tabrak Truk Tronton di Tol Sragen, 2 Orang Tewas

Surakarta | Kamis, 06 Juli 2023 | 18:07 WIB

Inkar Janji Pekerjaan Berujung Tragis: Bos Angkringan di Ponorogo Dibunuh dan Jenazahnya Dibuang di Pinggir Tol Ngawi

Inkar Janji Pekerjaan Berujung Tragis: Bos Angkringan di Ponorogo Dibunuh dan Jenazahnya Dibuang di Pinggir Tol Ngawi

Ponorogo | Kamis, 06 Juli 2023 | 15:07 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×