Mau Dipindah Prabowo, Di Mana Lokasi Makam Pangeran Diponegoro?

Farah Nabilla | Suara.com

Sabtu, 15 Juli 2023 | 11:33 WIB
Mau Dipindah Prabowo, Di Mana Lokasi Makam Pangeran Diponegoro?
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berziarah ke makam Pangeran Diponegoro, saat melalukan rangakaian safari politik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (20/6/2018). [Suara.com/Lirzam Wahid]

Suara.com - Makam pahlawan nasional, Pangeran Diponegoro diminta oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo untuk dipindahkan ke kampung halamannya di Yogyakarta. Menurutnya, hal ini dapat dijadikan sebagai penghormatan terhadap mendiang.

"Mungkin saya sodorkan suatu pemikiran dengan seizin rakyat Sulawesi Selatan, kita kembalikan beliau (Pangeran Diponegoro) ke kampung halamannya sendiri,” kata Prabowo dalam Rakernas XVI Apeksi di Makassar, Kamis (13/7/2023).

Diketahui bahwa Pangeran Diponegoro disemayamkan di Makassar, Sulawesi Selatan. Hal ini dikarenakan sebelum wafat, ia sempat diasingkan ke sana.

Lantas, di mana tepatnya lokasi makam sang pahlawan itu? Seperti apa pula kisahnya?

Lokasi Makam Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro merupakan pahlawan nasional asal Yogyakarta yang memimpin perang di Jawa pada tahun 1825-1830. Namun, ketika meninggal, ia tidak disemayamkan di tempat kelahirannya itu. Makamnya ini justru berada di wilayah Makassar.

Adapun lokasi tepatnya di Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo, Makassar. Pemakamannya yang tak dilakukan di kampung halaman, membuat banyak orang penasaran. Alasannya sendiri karena ia berhasil ditangkap oleh Belanda dan diasingkan ke Manado.

Lalu, pengasingan Pangeran Diponegoro dipindahkan ke Benteng Rotterdam, Makassar. Meski telah diasingkan selama 21 tahun di sana, namun masyarakat tidak ada yang mengetahuinya. Satu-satunya momen yang diketahui, yakni saat ia wafat.

Kompleks makam Pangeran Diponegoro sendiri tampak sederhana, bahkan bisa dibilang sempit. Sebab, tempat peristirahatan sang pahlawan itu dihimpit oleh sejumlah bangunan yang menjulang tinggi di tengah-tengah kota.

Bangunan makamnya itu terdiri dari pintu gerbang, pendapa, mushala, hingga 66 makam. Kemudian, dua makam berukuran besar yang berdampingan di sana merupakan tempat Pangeran Diponegoro dan istrinya, RA Ratu Ratna Ningsih.

Ada pula 25 makam berukuran sedang dan 39 makam kecil. Makam ini merupakan tempat 6 anaknya, 30 orang cucu, 19 orang cicit, serta 9 pengikutnya. Keberadaannya di Makassar juga diketahui saat anak cucunya menikahi orang Bugis.

Keberadaan makam Pangeran Diponegoro menjadi bukti kedekatan masyarakat Sulawesi Selatan dengan Yogyakarta. Di Makassar sendiri, sosoknya sangat dicintai bahkan sudah dianggap sebagai orang atau pahlawan yang berasal dari Makassar.

Masyarakat di sana juga tidak rela apabila makam Pangeran Diponegoro dipindahkan ke Yogyakarta, meski itu adalah tempat kelahirannya. Adapun pemindahan makam pahlawan pernah dilakukan, yakni makam Tan Malaka pindah dari Kediri ke Sumatera Barat.

Terkait ide Prabowo, Cucu generasi kelima Pangeran Diponegoro, yakni Raden Hamzah Diponegoro menyebut hal itu sebagai bahasa politik. Sebab, yang menyatakannya adalah tokoh politik. Ia juga mengatakan keinginan sang Menhan tidak akan terwujud.

Pasalnya, diketahui bahwa Pangeran Diponegoro sudah memiliki banyak keturunan di Makassar. Masyarakat di sana pun sudah menganggapnya sebagai bagian dari mereka. Untuk itu, keinginan Prabowo, menurut Hamzah, bakal sulit untuk direalisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Usul Makam Pangeran Diponegoro Dipindahkan, Loyalis Ganjar: Semakin Berbahaya

Prabowo Usul Makam Pangeran Diponegoro Dipindahkan, Loyalis Ganjar: Semakin Berbahaya

| Sabtu, 15 Juli 2023 | 10:29 WIB

Gagal Menang Lagi Usai Ditahan Imbang Dewa United 2-2, Persib Langsung Ditunggu Juara Bertahan

Gagal Menang Lagi Usai Ditahan Imbang Dewa United 2-2, Persib Langsung Ditunggu Juara Bertahan

| Sabtu, 15 Juli 2023 | 10:01 WIB

Buntut Kerusuhan Suporter PSM Makassar, Ini Sanksi dari Komdis PSSI

Buntut Kerusuhan Suporter PSM Makassar, Ini Sanksi dari Komdis PSSI

| Sabtu, 15 Juli 2023 | 09:40 WIB

PSSI Berikan Hukuman untuk PSM Makassar: Tegas, Namun Masih Sangat Kurang!

PSSI Berikan Hukuman untuk PSM Makassar: Tegas, Namun Masih Sangat Kurang!

Your Say | Sabtu, 15 Juli 2023 | 08:54 WIB

Komite Disiplin PSSI Sudah Dua Kali Sidang, Waduh! Klub Ini Dapatkan Hukuman Terbanyak

Komite Disiplin PSSI Sudah Dua Kali Sidang, Waduh! Klub Ini Dapatkan Hukuman Terbanyak

| Sabtu, 15 Juli 2023 | 08:50 WIB

Tak Mampu Kalahkan Dewa United, Marc Klok Tebar Ancaman Persib Fokus Kalahkan PSM Makassar

Tak Mampu Kalahkan Dewa United, Marc Klok Tebar Ancaman Persib Fokus Kalahkan PSM Makassar

Bola | Sabtu, 15 Juli 2023 | 06:35 WIB

Prabowo Usul Makam Pangeran Diponegoro Dipindah ke Jogja, Denny Siregar: Kayak Gada Kerjaan Aja

Prabowo Usul Makam Pangeran Diponegoro Dipindah ke Jogja, Denny Siregar: Kayak Gada Kerjaan Aja

| Sabtu, 15 Juli 2023 | 06:32 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?

Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha

Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:58 WIB

Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?

Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:55 WIB

Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal

Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:50 WIB

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:46 WIB

Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional

Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB

Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi

Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:33 WIB

Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo

Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:04 WIB

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:56 WIB

Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin

Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:55 WIB