Sosok Pelaku Mutilasi Keji di Sleman: Dikenal Kalem, Setahun Ngekos Tak Pernah Lapor RT

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 17 Juli 2023 | 09:37 WIB
Sosok Pelaku Mutilasi Keji di Sleman: Dikenal Kalem, Setahun Ngekos Tak Pernah Lapor RT
Tampang Terduga Pelaku Mutilasi Sleman yang Ditangkap di Bogor (Ist)

Suara.com - Kasus mutilasi kembali terjadi di Indonesia. Kali ini peristiwa tersebut terjadi di Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pelakunya berjumlah dua orang pria yang berinisial W dan RD. Sementara itu, korbannya adalah mahasiswa asal Pangkal Pinang berinisial R yang berkuliah di salah satu kampus swasta Yogyakarta.

Dua pelaku telah ditangkap kepolisian dari Polda DIY. Dari tangan mereka, polisi menyita sejumlah barang ukti di antaranya kompor, cangkul, pisau palu dan lakban.

Hingga kini kepolisian masih mendalami kasus mutilasi ini, untuk mengetahui apa motif di balik pembunuhan keji itu.

Lantas seperti apakah sosok pelaku yang berinisial W dan RD? Simak ulasannya berikut ini.

Berasal dari dua daerah berbeda

Meski melakukan aksinya di Sleman DIY, W dan RD bukanlah warga asli Yogyakarta. Mereka berasal dari dua daerah yang berbeda.

RD diketahui memiliki identitas yang beralamat di Jakarta namun berdomisili di Bogor, Jawa Barat. Sementara W merupakan warga Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Setahun ngekos tak pernah lapor RT

Salah satu pelaku mutilasi berinisial W diketahui sudah setahun tinggal di rumah kos di daerah Krapyak, Triharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, DIY.

Namun selama tinggal di sana, ia belum pernah sekali pun melapor ke ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. Hal itu diungkapkan oleh Ketua RT 04 Krapyak, Triharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, Ngatijo (59).

Menurut dia, karena W belum pernah melapor padanya, ia mengaku tidak mengetahui dengan pasti seperti apa sosok W.

Habisi korban di rumah kos

Saat melakukan konferensi pers pada Minggu (16/7/2023), Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi mengatakan, kedua pelaku, W dan RD menghabisi korbannya di kamar kos.

Endriadi tidak menjelaskan detil kronologi pelaku menghabiskan korbannya, namun ia menyatakan polisi mendapati sejumlah barang bukti di TKP.

Barang bukti yang ditemukan, di antaranya pisau, cangkul, kompor, tabung gas hingga panci. Polisi masih menelusuri apakah pelaku turut memasak tubuh korban, atau hanya memutilasinya saja.

Sempat melarikan diri ke Bogor

Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi melanjutkan, usai melakukan aksi pembunuhan dengan cara mutilasi, pelaku W dan RD sempat melarikan diri ke wilayah Bogor, Jawa Barat.

Ia tidak menyebutkan dengan rinci, pelaku bersembunyi di wilayah Bogor sebelah mana, namun ia memastikan kedua pelaku ditangkap di daerah tersebut pada Sabtu (15/7/2023) lalu.

Pelaku dikenal sosok kalem dan tenang

Kepala Dusun Gatak, Desa Sukomulyo, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Arif Masrur mengaku mengenal W sebagai salah satu warganya.

Ia lantas mengungkap sosok W ketika di kampung halamannya. Menurut Ahmat Riyadi, tersangka W merupakan pria yang dikenal kalem dan tenang.

Arif juga mengatakan kalau W tidak pernah berbuat onar di kampung halamannya. Karena itulah ia seakan-akan tidak percaya kalau W merupakan pelaku mutilasi di Sleman DIY.

Tak hanya itu, Arif juga menyebut tersangka W sangat ramah pada tetangganya di kampung.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Tampang Terduga Pelaku Mutilasi Sleman yang Ditangkap di Bogor

Begini Tampang Terduga Pelaku Mutilasi Sleman yang Ditangkap di Bogor

Bogor | Senin, 17 Juli 2023 | 09:32 WIB

Poin Maksimal, Bek Barito Putera Bersyukur Menang

Poin Maksimal, Bek Barito Putera Bersyukur Menang

Bestie | Minggu, 16 Juli 2023 | 18:00 WIB

Lawan PSS Sleman, PS Barito Putera Tampil Perkasa, Rahmad Darmawan: Rezeki

Lawan PSS Sleman, PS Barito Putera Tampil Perkasa, Rahmad Darmawan: Rezeki

Bestie | Minggu, 16 Juli 2023 | 17:45 WIB

Fakta Terbaru Seputar Pelaku Mutilasi di Sleman: Identitas, Pekerjaan dan Aksi Keji Mereka

Fakta Terbaru Seputar Pelaku Mutilasi di Sleman: Identitas, Pekerjaan dan Aksi Keji Mereka

News | Minggu, 16 Juli 2023 | 17:26 WIB

Kesaksian Ketua RT terkait Terduga Pelaku Mutilasi di Sleman, Setahun Tak Lapor hingga Sempat Pulang Sebelum Kabur

Kesaksian Ketua RT terkait Terduga Pelaku Mutilasi di Sleman, Setahun Tak Lapor hingga Sempat Pulang Sebelum Kabur

Jogja | Minggu, 16 Juli 2023 | 17:20 WIB

Terkini

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:15 WIB

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:01 WIB

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:51 WIB