Indikasi Perpecahan di Tubuh PDIP Lewat Kunjungan Budiman Sudjatmiko ke Prabowo

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 20 Juli 2023 | 10:07 WIB
Indikasi Perpecahan di Tubuh PDIP Lewat Kunjungan Budiman Sudjatmiko ke Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berjabat tangan dengan politisi PDIP Budiman Sudjatmiko saat melakukan pertemuan di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (INDOSTRATEGIC), Khoirul Umam, melihat ada indikasi perpecehan di internal PDI Perjuangan menyisul kunjungan Budiman Sudjatmiko ke kediaman bakal capres dari Gerindra Prabowo Subianto.

Menurutnya kedatangan Budiman pada Selasa (18/7) ke Kertanegara itu mengindikasikan kian terpecahnya barisan internal PDIP yang tengah mengusung Ganjar Pranowo.

"Di saat yang sama, statement Budiman yang menggarisbawahi tentang pentingnya pemimpin militer, senior dan berpengalaman mengadapi ketidakpastian global, juga menyiratkan secara jelas dukungan politiknya pada pencapresan Prabowo di Pilpres 2024 mendatang," tutur Umam dalam keterangannya, Kamis (20/7/2023).

Umam mengatakan manuver Budiman berkunjung ke Ketua Umum Partai Gerindra tampaknya betul-betul di luar kontrol PDIP.

Umam memandang Budiman melakukan manuver sebagai reaksi atas upaya pihak-pihak tertentu di internal PDIP yang mencoba meminggirkan peran Budiman.

"Hal itu diindikasikan oleh tidak diberikannya posisi pencalegan yang layak bagi Budiman, dan dirinya juga tidak dilibatkan dalam tim pemenangan pencapresan Ganjar Pranowo. Karena itu, Budiman merasa tidak punya beban dan memilih untuk menjadi 'partikel bebas' yang seolah tidak ingin didikte oleh aturan organisasi konstitusi partai PDIP," kata Umam.

Umam berujar merapatnya Budiman ke Prabowo sekaligus menunjukkan sinyal semakin kuat konsolidasi kalangan mantan aktivis 98 di lingkaran Prabowo.

"Hal ini tentu unik sekaligus ironis. Unik karena Prabowo akhirnya bisa meyakinkan simpul-simpul jaringan kekuatan yang dulu sangat efektif mendegradasinya di Pilpres 2014 dan 2019. Tapi juga ironis karena sejarah Reformasi 1998 juga mewariskan tanggung jawab moral perjuangan kepada jaringan aktivis 98 yang kini bertransformasi jadi politisi dan sel-sel relawan itu," tutur Umam.

"Tentunya manuver ini akan memantik kekecewaan besar dari masyarakat yang masih peduli sejarah reformasi, namun nature politik hari ini memang telah berubah," tandasnya.

baca juga

Bakal Dipanggil PDIP

Budiman Sudjatmiko dipastikan bakal mendapat panggilan dari PDIP usai bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada Selasa (18/7/2023) malam.

Kepastian itu disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Komarudin Watubun.

"Pasti kami panggil. Semua diperlakukan sama," ujar Komarudin saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.

Komarudin merujuk pada pemanggilan klarifikasi terhadap politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon yang dilakukan oleh partai pada Senin (10/7/2023).

PDI Perjuangan sebelumnya juga meminta klarifikasi kepada Effendi Simbolon yang seolah-olah memberikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres dalam acara Rakernas Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI), beberapa waktu lalu.

"Sama juga dengan Budiman. Tidak akan dibedakan walau Budiman menyatakan, 'Wah, ini saya tidak mewakili partai, (tetapi) mewakili pribadi',” kata Komarudin.

Lebih lanjut, ia menegaskan, pribadi dalam kapasitas politis PDIP merupakan pribadi yang memiliki kartu tanda anggota (KTA) PDI Perjuangan.

"Dan semua yang ber-KTA PDI Perjuangan itu terikat oleh aturan partai, bukan bebas sebebas seperti masyarakat biasa yang bukan berorganisasi," katanya.

Karena itu, Budiman akan dipanggil untuk diminta mengklarifikasi.

Sebelumnya, Budiman Sudjatmiko menyatakan, pertemuannya dengan Prabowo tidak mewakili partai, tetapi atas keinginan pribadinya.

"Saya ingin mengatakan bahwa ini tidak mewakili partai, ini pribadi," katanya usai bertemu Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan pada Selasa (18/7/2023) malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Power Ketum Parpol Menurun Habis: Restu Jokowi Paling Diperebutkan Ganjar, Prabowo dan Anies

Power Ketum Parpol Menurun Habis: Restu Jokowi Paling Diperebutkan Ganjar, Prabowo dan Anies

Liberte | Kamis, 20 Juli 2023 | 09:29 WIB

Bertamu ke Prabowo, PDI Perjuangan Pastikan Panggil Budiman Sudjatmiko

Bertamu ke Prabowo, PDI Perjuangan Pastikan Panggil Budiman Sudjatmiko

Serang | Kamis, 20 Juli 2023 | 09:31 WIB

Ganjar, Prabowo, Anies Capres Dimata Survei, Bisa Kuasai Suara Jatim Kalau Pinang Sandi, Minatkah?

Ganjar, Prabowo, Anies Capres Dimata Survei, Bisa Kuasai Suara Jatim Kalau Pinang Sandi, Minatkah?

Serang | Kamis, 20 Juli 2023 | 09:26 WIB

CEK FAKTA: Partai Komunis Cina Biayai Kampanye Ganjar Pranowo, Rp200 Juta untuk Satu Kali Kegiatan

CEK FAKTA: Partai Komunis Cina Biayai Kampanye Ganjar Pranowo, Rp200 Juta untuk Satu Kali Kegiatan

Joglo | Kamis, 20 Juli 2023 | 09:27 WIB

Makna Kemeja Garis-garis Hitam Putih yang Dipakai Ganjar: Simbol Politik, Didesain Jokowi

Makna Kemeja Garis-garis Hitam Putih yang Dipakai Ganjar: Simbol Politik, Didesain Jokowi

News | Kamis, 20 Juli 2023 | 09:27 WIB

Terkini

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

×