Pertemuan kader PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko dengan bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto di Kartanegara, Selasa (18/7/2023) menjadi sorotan sejumlah kalangan. Termasuk PDIP tempat Budiman bernaung dan menjadi rumah politiknya.
Karena itu Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Komarudin Watubun memastikan akan memanggil aktivis 1998 tersebut untuk minta klarifikasinya.
"Pasti kami panggil. Semua diperlakukan sama," ujar Komarudin saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.
Ia merujuk pada pemanggilan politisi lainnya dari PDIP Effendi Simbolon oleh partai pada Senin (10/7/2023) lalu.
Sebelumnya Effendi Simbolon juga sempat dimintai keterangan oleh partai berlogo banteng tersebut yang seolah-olah dia memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto dalam acara Rakernas Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI), beberapa waktu lalu.
"Sama juga dengan Budiman. Tidak akan dibedakan walau Budiman menyatakan, 'Wah, ini saya tidak mewakili partai, (tetapi) mewakili pribadi',” kata Komarudin.
"Dan semua yang ber-KTA PDI Perjuangan itu terikat oleh aturan partai, bukan bebas sebebas seperti masyarakat biasa yang bukan berorganisasi," sambungnya.
Karena itu, dia merasa partai perlu memanggil yang bersangkutan untuk mengklarifikasi kunjungannya ke kediaman Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Budiman sempat menyatakan bahwa kunjungannya tersebut tidak mewakili partai tapi atas nama pribadi.
"Saya ingin mengatakan bahwa ini tidak mewakili partai, ini pribadi," katanya usai bertemu Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan pada Selasa (18/7/2023) malam.